Case-Based Learning in Forensic Accounting Education

Komang Adi Kurniawan Saputra

Abstract


This study aims to examine the influence of the case based learning method application and motivation toward understanding of forensic accounting with emotional intelligence as moderator. The population of this research is the undergraduate students of accounting department who have taken forensic accounting course at Warmadewa University. Sampling technique in this research is purposive sampling with certain criteria such the student who have taken forensic accounting course. The research design is survey research design by distributing questionnaires to respondents. Data analysis uses a moderated regression analysis (MRA). The results of this research shows that the application of case-based learning method and motivation have a significant positive effect on forensic accounting comprehension, and it is proved that emotional intelligence is able to moderate the influence of application of case based learning method and motivation toward the understanding of forensic accounting

Keywords


Case Based Learning; Education; Emotional Intelligence; Forensic Accounting

Full Text:

PDF

References


Ariyanti, Ita. (2010). Pengaruh Minat dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Neger Semarang Angkatan 2008/2009. Skripsi.

Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang.

Atmadja, A. T., Saputra, S., & Komang, A. K. (2014). The Effect Of Emotional Spiritual Quotient (ESQ) To Ethical Behavior In Accounting Profession With Tri Hita Karana Culture’s As A Moderating Variable. Research Journal of finance and Accounting, 5(7), 187-197.

Atmadja, A. T., & Saputra, K. A. K. (2015). The Effect of Total Quality Management, Emotional Intelligence. Critical Sociology, Creativity and Mentality of Education Accounting. International Research Journal of Finance and Economics, (139), 47-61.

Atmadja, A. T., & Saputra, K. A. K. (2018). Pengaruh Budaya Universitas Terhadap Kinerja Mahasiswa Akuntansi Dengan Kreativitas Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Mahasiswa Akuntansi di Perguruan Tinggi Se-Kabupaten Buleleng). Jurnal Akuntansi Aktual, 5(1), 22-30.

Bolgna, J. G., dan Linquist, R. J. (1995). Fraud Auditing and Forensic Accounting. New York: Wiley.

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. 2004. Praktik Baik dalam Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi: Buku I tentang Proses Pembelajaran. Jakarta.

Fitriaman. 2006. Perilaku Etis Auditor Internal Pemerintah dalam Perspektif ESQ. Tesis Program Studi Akuntansi, Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Malang.

Gaspersz, Jefry. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Akuntansi Berbasis Problem Terhadap Peningkatan Softskills Mahasiswa Jurusan Akuntansi Pada PTN dan PTS di Kota Ambon. Dinamika Akuntansi, Keuangan dan Perbankan, Vol.4, No.1, Hal: 1- 10

Goleman, Daniel. 2000. Working With Emotional Intelligence. Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.

Hafsah. (2013). Pengaruh IQ dan EQ Terhadap Prestasi Pembelajaran Komputerisasi Akuntansi pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi UMSU Medan. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis. Vol. 13, No. 2, Hal. 152-173.

Handoko, Hani T, dan Reksohadiprodjo Sukanto.(1996). Organisasi Perusahaan. Edisi kedua Yogyakarta: BPFE

Harsono. Dwiyanto, Djoko. (2005). Pembelajaran Berpusat Mahasiswa. Pusat Pengembangan, Pendidikan Universitas Gadjah Mada: Yogyakarta.

Haryanto. (2007). Teori Yang Melandasi Pembelajaran Konstruktivistik. Program Studi Teknologi Pendidikan FIP UNY

Hopwood, William S., et al. (2008). Forensic Accounting. By The McGraw-Hill Companies, Inc., 1221 Avenue of the Americas, New York, NY,10020.

Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo. (2009). Metode Penelitian Bisnis (Untuk Akuntansi dan Manajemen). BPFE Yogyakarta.

Iprianto. (2009). Tesis :Persepsi Akademisi dan Praktisi Akuntansi terhadap Keahlian Akuntan Forensik. Program Studi Magister Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Diponegoro: Semarang

Melandy, Rissyo RM, Fitri Widiastuti, Nurna Aziza, (2007). Sinkronisasi Komponen Kecerdasan

Emosional dan Pengaruhnya Terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi dalam Sistem Pendidikan Tinggi Akuntansi, SNA X Makassar.

Moerista, Jeany Vidya. (2015). Pengaruh Penerapan Metode Student-Centered Learning, Cooperative Learning, Case-Based Learning Terkait Pemahaman Mahasiswa Pada Pembelajaran Akuntansi Keperilakuan. Jurnal Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Mutmainah, Siti. (2009). Jurnal Fakultas Ekonomi: Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Berbasis Kasus yang Berpusat pada Mahasiswa terhadap Efektivitas Pembelajaran Akuntansi Keperilakuan. Universitas Diponegoro: Semarang.

Rachmi, Filia. (2010). Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, dan Perilaku Belajar Terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi (Studi Empiris pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Gajah Mada Yogyakarta).Skripsi.Universitas Diponegoro.

Rezaee, Z., Reinstein, A., dan Lander, G. H. (1996). Integrating Forensic Accountinginto The Accounting Curriculum. Accounting Education, 1, 147–162.

Rezaee, Z., dan Burtin, E. J. (1997). Forensic Accounting Education: Insights from Academicians and Certified Fraud Examiner Practitioners.Managerial Auditing Journal, 12, 479–489.

Rezaee, Z. (2002). Forensic Accounting Practices, Education, and Certifications.Journal of Forensic Accounting, 3, 207–223.

Rismawati, dan Jumawan Jasman. (2014). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Berbasis Kasus yang Berpusat pada Mahasiswa Terhadap Efektivitas Pembelajaran Perpajakan. Jurnal Akuntansi, Vol. 01, No. 02. Hal.65-83.

Rumate, Frans A. (2005). Pendekatan Konstruktivisme dalam Pembelajaran. Bagian Kegiatan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Dirjen Dikti

Said, Fairuz El. (2005). .Artikel Pendidikan: Konsep SCL (Student Centered Learning). 28 Agustus 2010.

Saputra, K. A. K., Koswara, A. T. M. K., & Atmadja, A. T. (2017). Pengaruh Penerapan Metode Case-Based Learning dan Motivasi Terhadap Pemahaman Akuntansi Forensik Dengan Kecerdasan Emosional Sebagai Variabel Pemoderasi. Simposium Nasional Akuntansi XX, Universitas Jember.

Supardi. (2011). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Berpusat pada Mahasiswa, Pembelajaran berbasis Kasus, dan Pembelajaran Kooperatif terhadap efektifitas pembelajaran Akuntansi Keuangan Lanjutan II. Skripsi. Fakultas Ekonomi, Universitas Bengkulu.

Suprianto, Edy dan Septian Harryoga. (2015). Faktor-faktor Penentu Tingkat Pemahaman Akuntansi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol. 18, No.3, Hal.75-90.

Suryaningrum, Sri dan Trisnawati, Eka Indah. (2003). “Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi”, Simposium Nasional Akuntansi VI, Surabaya.

Suryaningrum, S., Heriningsih, Sucahyo, dan Afufah, Afifah. (2004). “Pengaruh Pendidikan Tinggi Akuntansi Terhadap Kecerdasan Emosional”, Simposium Nasional Akuntansi VII, Denpasar.

Tuanakotta, Theodorus M. (2012). Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif. Penerbit: Salemba Empat.

Tungga, A., Wikrama, A., Saputra, K. A. K., & Vijaya, D. P. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis. Cetakan Ke-1. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.

Upami, Lilik. (2012). Pengaruh Gaya Belajar Motivasi, dan Pemahaman Akuntansi Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa Akuntansi. Skripsi. Universitas Maritim Raja Ali Hajai Tanjungpinang

Wulandari, Soliyah. (2014). Pengaruh Motivasi Belajar, Perilaku Belajar Dan Model Pembelajaran Konstruktivisme Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Kelas Reguler Fakultas Ekonomi Dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal Bisnis dan Manajemen, Vol. 4, No. 1, Hal. 37-48.




DOI: https://doi.org/10.29103/ijevs.v1i6.1763

Article Metrics

#### view : 117 times
PDF 22 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Komang Adi Kurniawan Saputra


International Journal for Educational and Vocational Studies (IJEVS)

E-ISSN : 2684-6950