HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN LAMA RAWAT PASIEN ANAK DIARE DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM CUT MEUTIA KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2015
DOI:
https://doi.org/10.29103/averrous.v3i2.434Keywords:
diare, kadar hemoglobin, lama rawat pasien anak.Abstract
Diare merupakan keadaan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali/hari pada bayi dan lebih dari 3 kali/hari pada anak disertai perubahan konsistensi feses menjadi cair dengan atau tanpa darah. Pada saat diare, proses penyerapan zat besi terganggu, akibatnya kadar hemoglobin (Hb) akan menurun dan akan mempengaruhi lama rawat pasien anak diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar Hb dengan lama rawat pasien anak diare di BLUD RSU Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif. Sumber data berasal dari rekam medik dengan sampel penelitian 36 pasien anak diare. Analisis data menggunakan Fishers Exact Test (α=0,05). Pasien diare terbanyak berusia 1 - <3 tahun (69,4%), anak laki-laki lebih banyak daripada perempuan (63,9%), dan pasien anak diare lebih banyak mengalami dehidrasi ringan-sedang (63,9%) dan tidak ada yang mengalami dehidrasi berat. Pasien anak diare lebih banyak memiliki kadar Hb tidak normal (83,3%). Lama rawat pasien anak diare dengan lama rawat ‰¥4 hari lebih banyak daripada <4 hari (52,8%). Semua pasien anak diaredengan kadar Hb normal (6 orang) memiliki lama rawat ‰¥4 hari, sedangkan pasien anak diare dengan kadar Hb tidak normal sebanyak 17 orang lama rawatnya <4 hari dan 13 orang dengan lama rawat ‰¥4 hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar hemoglobin dengan lama rawat pasien anak diare di BLUD RSU Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara tahun 2015 (p = 0,020).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Journal as the first party to publish the article.











