Analisis kandungan gizi pakan pellet yang diformulasikan dari bahan baku nabati berbeda terhadap kecukupan gizi ikan herbivora

Muliani Muliani, Munawwar Khalil, Murniati Murniati, Rachmawati Rusydi, Riri Ezraneti

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dari pakan pelet yang diformulasikan dari bahan baku nabati yang berbeda dan sesuai dengan kecukupan gizi ikan herbivora. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif Analisis dengan pendekatan Kuantitatif dengan perlakuan sebagai berikut: A : pelet yang diformulasikan dari tepung daun kelor, B : pelet yang diformulasikan dari tepung daun pegagan, C : pelet yang diformulasikan dari tepung daun gamal, D: pelet yang diformulasikan dari tepung kedelai. Parameter uji dalam penelitian ini adalah kandungan gizi pakan seperti protein, karbohidrat, lemak abu dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan gizi pakan yang paling baik terdapat pada pakan dari jenis tepung daun gamal dengan jumlah protein adalah 32,28%, karbohidrat 36,30%, lemak 8,45%, abu 10,77% dan air 12,20%. Selanjutnya pakan dari jenis tepung daun kelor dengan jumlah protein adalah 32,20%, karbohidrat 36,88%, lemak 6,97%, abu 11,85% dan Air 12,10%. Kemudian diikuti oleh pakan dari jenis tepung daun pegagan dengan jumlah protein adalah 28,33%, karbohidrat 34,67%, lemak 9,73%, abu 12,15% dan air 14,10% dan terakhir pakan dari jenis tepung biji kedelai dengan jumlah protein adalah 29,35%, karbohidrat 35,30%, lemak 13,08%, abu 11,28% dan air 12,10%.

Kata kunci: pakan; gamal; kelor; pegagan; kedelai

Abstract

This study aims to determine the nutritional content of pellet feed which is formulated from different vegetable raw materials and following the nutritional adequacy of herbivorous fish. The method used in this study is Descriptive Analysis Method with Quantitative approach with the following treatment: A: pellets formulated from Moringa leaf flour, B: pellets formulated from gotu kola leaf flour, C: pellets formulated from gamal leaf flour, D: pellets formulated from soy flour. The test parameters in this study are feed nutrient content such as protein, carbohydrates, ash and water. The results showed that the best nutrient content in the diet of gamal leaf flour with the amount of protein was 32.28%, carbohydrate 36.30%, fat 8.45%, ash 10.77% and water 12.20 %. Furthermore, feed on the type of Moringa leaf flour with the amount of protein was 32.20%, carbohydrate 36.88%, fat 6.97%, ash 11.85% and water 12.10%. Then followed by feed from the type of gotu kola leaf flour with the amount of protein is 28.33%, carbohydrate 34.67%, fat 9.73%, ash 12.15% and water 14.10% and finally feed on the type of soybean flour with the amount of protein is 29.35%, carbohydrate 35.30%, fat 13.08%, ash 11.28% and water 12.10%.

Keywords: feed; gamal; moringa; gotu kola; soybean



Full Text:

PDF

References


Afrianto, E., Liviawaty, E., 2005. Pakan Ikan.Kanisius.Yogyakarta.

Darsudi, 2008. Analisis Kandungan Proksimat Bahan Baku dan Pakan Buatan/Pelet untuk Kepiting Bakau (Scylla paramamosain). Bul. Tek Lit. Akuakultur, (7(1).

Gupta, K., Barat, G.K., Wagle, D.S., Chawla, H. K. L., 1998. Nutrient Content and Antinutritional Factor in Conferential Leavy Vegetables. Food Chemistry. 31, 105-116.

Irfak, K., 2013. Desain Optimal Pengolahan Sludge Padat Biogas Sebagai Bahan Baku Pakan Ikan Lele. Di Magetan, Jawa Timur. Skripsi. Fakultas Pertanian UB. Malang

.

Mathius, I. W., Van Eys, J.E., Rangkuti, M., 1999. Penggunaan Campuran Rumput Gajah dan Daun Singkong Kering dengan Penambahan Tepung Jagung atau Dedak Padi oleh Domba dan Kambing yang sedang Tumbuh. Proceeding. Pertemuan Ilmiah Penelitian Ruminansia Kecil. Nopember 1983. Puslitbang Peternakan Bogor. Hal: 72 – 76.

Merantica, W., 2007. Pemanfaatan Meat and Bone Meal (MBM) Sebagai Penganti Tepung Ikan pada Pakan Ikan Nila. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Mudjiman, A., 2008. Makanan Ikan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Murtidjo, B. A., 2001. Pedoman Meramu Pakan Ikan. Kanisius: Yogyakarta.

Nuraeni, C., 2004. Pengaruh Lemak Patin sebagai Sumber Lemak dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) [skripsi]. Departemen Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Rasyaf, M., 1992. Pengelolaan Peternakan. Kanisius, Yogyakarta.

Sahwan, F.M., 2001. Pakan Ikan dan Udang. Jakarta: Penebar Swadaya.

Sutikno, 2011. Pengaruh Penambahan Tepung Daging Ikan Patina Asap Dengan Jumlah Berbeda Terhadap Mutu Rempeyek Selama Penyimpanan Suhu Kamar. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Riau.

Trubus, 2014. Majalah Indonesia. Artikel Bahan-Bahan Yang Berguna Dalam Meningkatkan Konsumsi sehari-hari. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Zaenuri, R., Suharto B., Haji, A.T.S., 2013. Kualitas Pakan Ikan Berbentuk Pelet Dari Limbah Pertanian. Jurnal Sumberdaya Alam & Lingkungan. Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya.




DOI: https://doi.org/10.29103/aa.v6i2.1636

Article Metrics

#### view : 218 times
PDF 10 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Copyright (c) Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal   

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.