PERBANDINGAN AKURASI PEMERIKSAAN METODE DIRECT SLIDE DENGAN METODE KATO-KATZ PADA INFEKSI KECACINGAN

Rizka Sofia

Abstract


Infeksi cacing yang sering terjadi pada anak-anak adalah cacing jenis soil-transmitted. Soil transmitted helminth (STH) merupakan cacing golongan Nematoda, khususnya yang berhabitat di intestinal. Pemeriksaan infeksi kecacingan dapat dilakukan secara kualitatif  dan kuantitatif. Pemeriksaan kualitatif yang sering digunakan adalah metode direct slide, sedangkan pemeriksaan kuantitatif yang sering digunakan adalah metode Kato Katz. Metode direct slide cepat dan baik untuk infeksi berat, tetapi untuk infeksi yang ringan sulit ditemukan telur-telurnya. Sedangkan, metode Kato Katz menunjukkan sensitifitas yang lebih baik untuk mendeteksi infeksi A.lumbricoides dan T.trichiura serta pada cacing tambang menunjukkan sensitifitas yang lebih rendah. Metode Kato katz memiliki kapasitas yang rendah untuk mendiagnosis cacing tambang, tetapi memiliki sensitifitas yang tinggi mendeteksi Schistosoma mansoni, A.lumbricoides dan T.trichiura. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan akurasi pemeriksaan infeksi kecacingan antara metode direct slide dengan metode Kato-Katz dengan melakukan pemeriksaan sampel feses. Penelitian ini akan dilakukan pada murid Sekolah Dasar Negeri 4 Lapang, Aceh Utara. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 58 sampel dengan menggunakan random sampling. Analisa data dilakukan dengan menghitung nilai sensitivitas dan spesivisitas metode direct slide dibandingkan dengan metode Kato-Katz dengan menggunakan tabel 2x2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sampel yang terinfeksi STH lebih banyak ditemukan dengan metode Kato-Katz. Hasil pengukuran dengan metode direct slide dan metode Kato-Katz menunjukkan prevalensi tertinggi infeksi STH adalah infeksi A. lumbricoides. Metode direct slide menghasilkan tingkat sensitifitas sebesar 89,09% dan spesifisitas sebesar 100%. Metode direct slide menghasilkan PPV sebesar 100% dan NPV sebesar 33,33%.


Keywords


infeksi kecacingan, direct slide, kato katz

Full Text:

PDF

References


Chatterjee KD. 2009. Parasitology: Protozoology and Helminthology. Thirteen Edition, Calcutta, New Delhi: Thomson Press.

Natadisastra D, Ridad A. 2009. Parasitologi Kedokteran: ditinjau dari organ tubuh yang diserang. Editor Djaenuddin Natadisastram D, Agoes R. Jakarta: Penerbit EGC.

Sandy S, Sumarni S, Soeyoko. 2015. Analisis Model Faktor Risiko yang Mempengaruhi Infeksi Kecacingan yang Ditularkan Melalui Tanah pada Siswa Sekolah Dasar di Distrik Arso Kabupaten Keerom, Papua. Media Litbangkes. Edisi 25. Vol. 1. hal: 1-14.

World Health Organization. 2011. Helminths Control in School-age Children: A guaide for managers of control programmes. Second Edition. France: WHO Press.

Samad H. 2009. Hubungan Infeksi dengan Pencemaran Tanah oleh Telur Cacing yang Ditularkan Melalui Tanah dan Perilaku Anak Sekolah Dasar Di Kelurahan Tembung Kecamatan Medan Tembung. Tesis. Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatra Utara.

Altiara, S. 2011. Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Cacingan pada Balita di RW 03 Kelurahan Panggung Kota Tegal. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Speich B, Knoop S, Mohammed K.A. et al. 2010. Comparative cost assessment of the kato-katz and Flotac Techniques for Soil-Transmitted Helmint Diagnosis in Epideiological Surveys. Parasites Vectors. Edisi 3. Vol. 7.

Peacock JL, Peacock PJ. 2011. Oxford Handbook Medical Statistics. New York: Oxford University Press Inch.

Tumbelaka, Alan R. 2002. Telaah Kritis Makalah Uji Diagnostik. Sari Pediatri. Edisi 4 Vol 2. Hal. 98 – 102

Santos, F.L.N., E.J.L Cerquera, and N.M Soares. 2005. Comparison of the thick smear and Kato-Katz techniques for diagnosis of intestinal helminth infections. Revista da Sociedade Brasileira de Medicina Tropical. Edisi 38. Vol. 2. Hal: 196-198.

Tarafder, MR., H Carabin, L Joseph, et al. 2010. Estimating the sensitivity and specificity of Kato-Katz stool examination technique for detection of hookworms, Ascaris lumbricoides and Trichuris trichiura infections in humans in the absence of a ‘gold standard’. Int J Parasitol. Edisi 40. Vol. 4. hal: 399-404.

Nikolay, B., S.J Brooker, R.L Pullan. 2014. Sensitivity of Diagnostic Tests for Human Soil-Transmitted Helminth Infections: A Meta-Analysis in The Absence of A True Gold Standard. International Journal for Parasitology. Edisi44. Hal: 765-774.




DOI: https://doi.org/10.29103/averrous.v3i1.452

Article Metrics

 Abstract Views : 793 times
 PDF Downloaded : 2102 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 AVERROUS

License URL: https://creativecommons.org


Copyright © AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh

Diterbitkan Fakultas Kedokteran Universitas Malikusaleh

Unimal LogoCreative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License