HUBUNGAN LINGKAR PINGGANG DENGAN TEKANAN DARAH MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MON GEUDONG TAHUN 2015

Ira Arianti, Cut Asmaul Husna

Abstract


Obesitas sentral adalah kondisi kelebihan lemak perut atau lemak pusat. Peningkatan kejadian obesitas sentral berpengaruh pada peningkatan berbagai macam penyakit termasuk hipertensi. Lingkar pinggang merupakan salah satu pengukuran antropometri yang menggambarkan obesitas sentral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkar pinggang dengan tekanan darah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mon Geudong tahun 2015. Jenis penelitian observasional analitik dengan metode cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 70 orang berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel diambil dengan metode stratified random sampling. Berdasarkan uji statistik, dari 70 orang responden terdapat 15 orang  dengan lingkar pinggang normal, terdiri dari 60% responden dengan tekanan darah normal, 13,3%  pra hipertensi, 20% hipertensi derajat 1, dan 6,7% hipertensi derajat 2. Responden dengan lingkar pinggang tidak normal didapatkan sebanyak 55 orang, terdiri dari 41,8% responden dengan tekanan darah normal, 18,2%  prahipertensi, 27,3% hipertensi derajat 1 dan 12,7% hipertensi derajat 2. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lingkar pinggang dengan tekanan darah (p value = 0,651).


Keywords


lingkar pinggang; tekanan darah; obesitas sentral; hipertensi

Full Text:

PDF

References


Setiati, S, Alwi, I, Sudoyo, AW, Simadibrata, M, Setyohadi, B, & Syam, FA. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Interna Publishing, 2014.

World Health Organization. A global brief on hypertension, Silent Killer, Global Public Health Crisis. Geneva: World Health Organization, 2013.

World Health Organization. Expert meeting on population sodium reduction srategies for prevention and control of noncommunicable disease in the south-east asia region. Geneva: World Health Organization, 2012.

Kementrian Kesehatan RI. Laporan Riskesdas. Jakarta :Kementrian Kesehatan RI, 2013.

Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. Data kasusdankematianpenyakittidakmenularkotaLhokseumawetahun 2015. Lhokseumawe,2015.

Jameson, JL & Loscalzo, J. Harrison Nefrologi dan Gangguan Asam Basa. Jakarta: EGC, 2013.

Liubov, BN, Sohar, E &Laor, A,Neck circumference as a simple screening measure for identifying overweight and obese patients, The North Association for The study of Obesity 2012, 9 (8): 1071-1076.

Boivin, Brochu & Marceau, P,Regional differences in adipose tissue metabolism in obese men. Metabolism clinical and experimental 2007. 56: 533-540.

Supariasa, N, Bakri, B & Fajar, I. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC 2002

Jalal, F, Liputo, N, Susanti, N & Oenzil, F. Hubungan lingkar pinggang dengan kadar gula darah, trigliserida, dan tekanan darah. Universitas Andalas. 2006.

Bell, Ge, K & Popkin, BM 2001, ‘Weight gain and its predictors in Chinese adults. ’International Journal of Obesity2001, 25(7): 1079-1086.

Gharipour, M, Sarrafzadegan, N, Sadeghi, M, Andalib, E, Talaie, M, Shafie, D, & Aghababaie, E, Predictors of metabolic syndrome in the iranian population: waist circumference, body mass index, or waist to hip ratio?, Hindawi, 2013,(198384): 4.

Sunarti & Maryani, E. Rasio lingkar pinggang dan pinggul dengan penyakit jantung koroner di RSUD kabupaten Sukoharjo, Buletin Penelitian Sistem Kesehatan2013, 16 (1): 73-82.

Anggara, DFH & Prayitno, Faktor-faktor yang berhubungan dengan tekanan darah di Puskesmas Telaga Murni Cikarang Barat’, Jurnal Ilmiah Kesehatan2013, 5 (1)

Bustan, MN,Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Rineka Cipta, 1997.

Muniroh, Lailatul, Wirjatmadi, Bambang, & Kuntoro, Pengaruh pemberian jus buah belimbing dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik penderita hipertensi, The Indonesian Journal of Public Health 2007, 4 (1).

Kane, RL, Ouslander, JG & Abrass, IB, Essentials of Clinical Geriatrics. McGraw-Hill Inc, New York. 2004.

Andarmoyo, S & Nurhayati, T, Laki-laki dan riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner berisiko terhadap penyakit jantung koroner, Artikel Penelitian, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ponorogo. 2013.

Debra, AK, Medical nutrition in hypertension, dalam Krause’s food, nutrition and diet therapy, Saunders, Philadelphia. 2004.

Sugianti, E, Faktor risiko obesitas sentral pada orang dewasa di Sulawesi Utara, Gorontalo dan DKI Jakarta, Artikel Penelitian, Departemen Gizi Masyarakat IPB, Bogor. 2009.

Aprilia, M, Hubungan pengukuran rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan badan dengan glukosa darah puasa lansia, Skripsi, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang. 2010.

Martins, IS & Marinho, SP , The potential of central obesity antropometric indicators as diagnostic tools, Rev Saúde Pública 2003, 37(6): 760-767.

Janghorbani, M, Amini, M, Willett, CW, Gouya, MM, Delavari, A, Alikhani, S, & Mahdavi, First nationwide survey of prevalence of overweight, underweight and abdominal obesity in iranian adults, Obesity 2007, 15(11): 797–2808.

Kantachuvessiri, A, Sirivichayakul, C, KaewKungwal J., Tungtrongchitr R, & Lotrakul M, Factors associated with obesity among workers in a metropolitan waterworks authority, South east Asian J Trop Med Public Health 2005, 36(4).

Lipoeto, NI, Yerizel, E, Edward, Z, &Widuri, I, Hubungan nilai antropometri dengan kadar glukosa darah, Medika 2007.

Amelinda, RT & Wirawanni, Y 2014, Hubungan lingkar leher dan lingkar pinggang dengan kadar trigliserida orang dewasa di SMA Negeri 2 Semarang dan SMP Negeri 9 Semarang, Journal of Nutrition College. 2014, 3(4): 653.

World Health Organization. Obesity: Preventing and managing the global epidemic: report of aWHO consultation, Geneva : World Health Organization, 2000.

Kautsar, F, Syam, A Salam, A, Obesitas, Asupan Natrium dan Kalium terhadap Tekanan Darah Mahasiswa, Jurnal MKMI 2014, 10(4): 187-192.

Oviyanti, PN , Hubungan antara lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah pada subjek usia dewasa, Skripsi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. 2010.

Yalcin, BM., Sahin, EM. & Yalcin, E, Which anthropometric measurement is most closely related to elevated blood pressure, Fam Pract 2005,22(5): 541-547.




DOI: https://doi.org/10.29103/averrous.v3i1.449

Article Metrics

 Abstract Views : 527 times
 PDF Downloaded : 534 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 AVERROUS

License URL: https://creativecommons.org


Copyright © AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh

Diterbitkan Fakultas Kedokteran Universitas Malikusaleh

Unimal LogoCreative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License