DEMAM REUMATIK AKUT

Julia Fitriany, Iis Annisa

Abstract


Demam reumatik akut adalah konsekuensi autoimun dari infeksi streptokokus grup A. Demam reumatik akut menyebabkan respon inflamasi umum dan penyakit yang mengenai jantung, sendi, otak dan kulit secara selektif. Infeksi Streptococcus beta hemolyticus grup A pada tenggorok selalu mendahului terjadinya demam reumatik, baik pada serangan pertama maupun serangan ulangan. Manifestasi klinis demam reumatik dibagi menjadi manifestasi klinis mayor yaitu artritis, karditis, korea, eritema marginatum dan nodulus subkutan. Manifestasi klinis minor yaitu demam, artralgia, peningkatan LED dan C-reactive protein dan pemanjangan interval PR. Penatalaksanaan pada demam reumatik/penyakit jantung reumatik berupa eradikasi dari kuman Streptococcus beta hemolyticus grup A, obat-obat analgesik dan antiinflamasi, diet, istirahat dan mobilisasi serta pengobatan lain yang diberikan sesuai klinisnya seperti pengobatan korea.


Keywords


Demam reumatik akut, Streptococcus beta hemolyticus grup A

Full Text:

PDF

References


Alyssa, F.S. , Roro, R.. Penyakit Jantung Rematik pada Anak Laki-laki Usia 8 Tahun. J Medula Unila 7(2). 2017.

Rahayuningsih SE, Farrah A. Role of echoacardiography in diagnose of acute rhematic fever Paediatrica Indonesiana Vol 50 no 2 (supplement) March 2010

Alan Bisno, E.G.B., NK Ganguly, WHO Expert Consultation on Rheumatic Fever and Rheumatic Heart Disease, in WHO technical report series. World Health Organization: Geneva. 2001.

WHO. Rhematic fever and rheumatic heart disease.-report of a WHO expert Consultation. 2018.

Flyer DC. Rheumatic fever. Dalam: Keane JF, Lock JE, Flyer DC. Nadas’ pediatric cardiology. Edisi ke-2. Philadelphia: Elsevier: h. 387-400.2006.

Tanto, C. Kapita Selekta Kedokteran Edisi ke-4 Jilid 1. Jakarta: Media Aesculapius: hal 76-78. 2014.

Pusponegoro HD. Standar Pelayanan Medis Kesehatan Anak Edisi 1. Jakarta: Badan Penerbit IDAI: hal 149-153. 2004.

Abdullah, A. Demam Reumatik dan Penyakit Jatung Reumatik Permasalahan Indonesia.Jurnal Universitas Sutamtera Utara. 2008.

Rahayuningsih SE, Farrah A. Role of echoacardiography in diagnose of acute rhematic fever Paediatrica Indonesiana Vol 50 no 2 (supplement). March 2010.

Turi, B.S.R.Z.G., Rheumatic Fever, in Braunwald’s Heart Disease A Textbook of Cardiovascular Medicine, M.P.L. Eugene Braunwald, MD Robert O. Bonow, MD, Editor. Saunders Elsevier: Philadelphia. 2007.

Dianne dkk. Acute rheumatic fever and rheumatic heart disease. Jurnal NCBI.;8(4):324-30. 2017.

Flyer DC. Rheumatic fever. Dalam: Keane JF, Lock JE, Flyer DC. Nadas’ pediatric cardiology. Edisi ke-2. Philadelphia: Elsevier; h. 387-400.2006.

Behrman, R.E. Nelson, Ilmu Kesehatan Anak vol. 2 Ed. 15. Jakarta: EGC; hal 929-935. 1999.

Scott, dkk. Rheumatic heart disease screening: Current concepts and challenges. Jurnal NCBI: 10(1). 2017.

Mishra TK. Acute rheumatic fever and rheumatic heart disease: current scenario. JIACM;8(4):324-30.2007.

Hospital Care for Children. Demam Rematik. http://www.ichrc.org/610-demam-reumatik-akut. 2016.




DOI: https://doi.org/10.29103/averrous.v5i2.2078

Article Metrics

 Abstract Views : 627 times
 PDF Downloaded : 64 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 AVERROUS

License URL: https://creativecommons.org


Copyright © AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh

Diterbitkan Fakultas Kedokteran Universitas Malikusaleh

Unimal LogoCreative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License