EFEKTIVITAS PROGRAM GENERASI BERENCANA PUSAT INFORMASI KONSELING (PIK) REMAJA BAGI SISWA SMA NEGERI DI KOTA BANDA ACEH

Intan Liana

Abstract


Pemerintah telah mengupayakan program generasi berencana bagi remaja untuk mengendalikan persoalan terkait remaja. Namun, masih terdapat remaja yang berperilaku negatif sex bebas (12,5%), menonton film porno (90%) penyalahgunaan napza, dan lain sebagainya.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas program generasi berencana dalam kelompok pusat informasi konseling remaja bagi  siswa kelas 2 SMA Negeri di Kota Banda Aceh, yang dilakukan pada Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain Cross-sectional penelitian pada bulan April 2016.  Responden  adalah peserta PIK-Remaja sebanyak 134 siswa dan yang bukan perserta PIK-Remaja juga sebanyak 134 siswa. Analisis data menggunakan uji T-test Independent. Hasil penelitian membuktikan bahwa ada perbedaan rata-rata pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi (p value = 0,014), sikap remaja (p value = 0,012), Perilaku seksual remaja (p value = 0,015), dan motivasi remaja (p value = 0,001) antara siswa yang mengikuti PIK-Remaja dengan siswa yang tidak mengikuti PIK-Remaja. Disarankan kepada guru hendaknya memberikan motivasi kepada siswa untuk mengikuti kelompok PIK, dan pihak pemerintah untuk mengevaluasi program ini untuk dikemas dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan remaja khususnya di Aceh.


Keywords


motivasi; PIK-remaja; dan perilaku

Full Text:

PDF

References


Wirdhana, Indra, Kurikulum Diklat Teknis GENRE, Jakarta: BKKBN, 2013.

BKKBN, 2011. Generasi Berencana Yang Sehat dan Berakhlak Mulia, Jakarta: 2011.

Memprihatinkan, Sisi Gelap Kehidupan ABG di Aceh, Banda Aceh Serambi Indonesia,: Kompas.com, 2014.

BNN RI, Analisa Data Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredapan Gelap Narkoba, Jakarta: 2014.

Jesica L. Moris, Hamid Rushwan. adolescent sexual and reproduktive health : the global challengess., International journal of gynecology and obstetric 131 (2015) 540-542.

Kumalasari, Intan, dkk., Kesehatan Reproduksi untuk Mahasiswa Kebidanan dan Keperawatan, Jakarta selatan : salemba medika, 2012.

Yeni Lucin, Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Seks Pranikah Terhadap pemanfaatan pusat informasi konseling kesheatan reproduksi remaja pada remaja di kota Palangkaraya, Tesis. UGM 2012.

Soetjiningsih, Tumbuh kembang remaja dan permasalahannya, Jakarta: Sagung Seto, 2007.

Sarwono, W.S., Psikologi Remaja, Jakarta: PT Rajawali Press, 2011.

Adnani, Hariza, Motivasi Belajar dan sumber Informasi Tentang Kesehatan Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku seksual Remaja di SMUN 2 Banguntapan Bantul, Jurnal Kesehatan, Yogyakarta : Surya Medika, 2007.

Ayu tambe, et al., Understanding sexual and reproduktive health need of adolescent : evidence from a formative evaluation in Wakiso district, Uganda. Reproduktive health (2015) 12;35. DOI 10.1186/s 12978-015-0026-7 Biomed central.

Zaini Fatoni, dkk., Implemantasi Kebijakan Kesehatan Reproduksi di Indonesia : sebelum dan sesudah reformasi., Jurnal Kependudukan Indonesia. Vol.10 No. 1 Juni 2015. 65-74. E-ISSN : 2502-8537 (Online).




DOI: https://doi.org/10.29103/averrous.v4i2.1034

Article Metrics

 Abstract Views : 332 times
 PDF Downloaded : 47 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 AVERROUS

License URL: https://creativecommons.org


Copyright © AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh

Diterbitkan Fakultas Kedokteran Universitas Malikusaleh

Unimal LogoCreative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License