EKSTRAK MINYAK DARI SERAI DAPUR (Cymbopogon Citratus) DENGAN MENGGUNAKAN METODE MASERASI
DOI:
https://doi.org/10.29103/jtku.v10i2.5479Keywords:
Atsiri, metanol, n-Heksana, Yield, ekstraksi maserasi, densitas, kelarutan dalam alkohol, GC-MS.Abstract
Tanaman Serai Dapur (Cymbopogon citratus) adalah tanaman yang biasanya menghasilkan minyak atsiri yaitu yang termasuk dalam famili pinaceae. Minyak atsiri tanaman ini biasanya dihasilkan dari daun dan batangnya, yang mengandung citral. Citral adalah gabungan dari dua isomeraldehida monoterpene acylic. Senyawa citral ini membentuk turunan-turunan lain yaitu sitronella, sitronelol, dan geraniol. Pemisahan minyak Atsiri dari daun dan batang menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan dua jenis pelarut yang berbeda yaitu, metanol dan n-Hexana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui yield dan densitas tertinggi minyak Atsiri Serai Dapur yang diperoleh berdasarkan pengaruh perbedaan jenis pelarut yang digunakan terhadap proses maserasi serta menganalisa komposisi senyawa kimia dalam minyak atsiri yang dihasilkan oleh serai dapur dengan menggunakan alat GC-MC, dan menganalisa kelarutan minyak atsiri Serai Dapur dalam alkohol. Pada penelitian ini menggunakan variasi berat bahan baku/pelarut = (1:4) gr/ml, yaitu berat bahan baku (150 gr, 200 gr, 250 gr, dan 300 gr) dan Jenis Pelarut (metanol, dan n-Hexana), kemudian dilakukan ekstraksi secara maserasi (perendaman) yaitu selama 3 hari dan pemisahan dilakukan dengan menggunakan distilasi. Dari hasil penelitian yield minyak Serai Dapur tertinggi diperoleh pada jenis pelarut metanol dengan yield rata-rata sebesar 11,64%, dibandingkan pelarut n-Hexana sebesar 5,08%. Dan densitas minyak Atsiri tertinggi diperoleh pada pada pelarut metanol yaitu, sebesar 0,892 gr/ml, dibandingkan pelarut n-hexana yaitu 0,852 gr/ml, minyak atsiri Serai Dapur yang cepat larut dalam alkohol 80% diperoleh pada pelarut metanol yaitu 1:2 gr/ml, dibandingkan pelarut n-Hexana yaitu, 1:3 gr/ml. Dari Hasil Uji komponen utama minyak atsiri pada Sereh Dapur dengan GC-MS, diperoleh kadar sitronelal sebesar 85,05 %, kadar geraniol sebesar 7,16 % dan kadar sitronelol sebesar 5,06 %.
References
Anonim, 2007. Parameter Kualitas Minyak Atsiri, http://ferry atsiri.com/2007/11parameter - kualitas-minyak-atsiri.
Anonim, 2007. Cymbopogon winterianus,http://toiusd.multiply.com/journal/item/66/Cymbopogon_winterianus.
Anonim, 2006. Essential Oil of Lemongrass, http: //ferry-atsiri.com/2006/10/ minyak-sereh-dapur-lemongrass-oil.
Anita Dwi Puspita Sari, Leam Syam Proyogo, 2017. Perbandingan Metode Ekstraksi Maserasi dan Sokletasi Terhadap Kadar Fenolik total Ekstrak Etanol Daun Kersen ( Muntingia Calabura). ISSN 2528-5912, Program studi Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang.
Brady, E. James, 1999. Kimia Universitas Asas dan Struktur, Jilid 1, edisi 5, Jakarta: Binarupa Aksara.
Basalmah, R.S., 2006. Optimalisasi Kondisi Ekstraksi Sereh Wangi: Waktu, Suhu, dan Nisbah. Skripsi, Departemen Kimia Fakultas MIPA, Institut Pertanian Bogor. BPS, 2016. Kota Denpasar.
Dewi Wijayanti, 2016. Optimasi Waktu Maserasi untuk Manggis (Garcinia mangostana L.) Rind menggunakan Pelarut Etil Asetat. Jurnal Farmasi dan ilmu kefarmasian Indonesia, udayana university.
Feryanto, 2007. Parameter Kualitas Minyak Atsiri.http://ferry atsiri. blogspot.com/2007/11/parameter- kualitas-minyak- atsiri.html.
Fransiska Ariyani, Laurentia. 2008, Ektraksi Minyak Atsiri dari tanaman sereh dengan Menggunakan Pelarut Metanol, Aseton, dan N-Heksan. ISSN: (124-133). Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia Universitas widya Mandala Surabaya.
Guenther, E. 1987. Minyak Atsiri. Jilid I. Penerjemah: Ketaren, S. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Guenther 1952. Minyak Atsiri.universitas Indonesia Press, Jakarta.
Gillespie SR, dan Allen LH. 2001. A review of The Efficacy and Effectiveness of nutrition intervensions. Manila: ABD
Hamdani. 2014. Maserasi . (Online).http://catatankimia.com.
Irena savitri, Lutfi Suhendra. 2017. Pengaruh Jenis Pelarut pada Metode Maserasi Terhadap Karakteristik Ekstrak Sargassum Polycystum. ISSN: 2503-488X, Vol. 5. No. 3, Fakultas Teknologi Pertanian Unud.
Kurniawan , Ketaren.,2008. Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan, Hlm. 4-16, 19, 22-34,Universitas Indonesia Press, Jakarta, 1985
Kartika, 2013. Optimasi Ekstraksi Serai Wangi (Cymbopogon Citratus) Dengan metode maserasi. Jurnal program studi farmasi FMIPA UNPAK Departemen anatomi fisiologi dan farmakologi, FKH IPB.
Khopkar. 2008. Konsep Dasar Kimia Analitik II. Jakarta: UI
Ketaren S. 1981. Pengantar teknologi Minyak Atsiri. Jakarta: Balai Pustaka.
Ketaren S. 1985. Minyak Atsiri. IPB: Bogor
Mc Cabe, W.L. Smith dan J.C. Smith 1976.Unit Operation of Chemical Engineering.McGraw Hill BookKogokhusa Ltd. Tokyo.
Muhlisah, Fauziah.1999. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : Penebar Swadaya.
Muhtadin. 2013, Kimia Minyak Atsiri. Penerbit Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Margareta, sudirga, 2017. Perbandingan Kandungan Minyak Atsiri Tanaman Sereh Wangi (Cymbopogon nardus L. Rendle) yang ditanam dilokasi berbeda. ISSN: 2337-7224, Jurnal jurusan biologi FMIPA Universitas Udayana.
Petrucci. 1987. Kimia Dasar. Jakarta: Erlangga
Phuong Ha, H., Hunynh,2008. Extraction of Essential Oil From Lemongrass using Supercritical Carbondioxidem, Chemical Engineering Departement De La Salle University, Manila.
Richards, 1944. E., Minyak Atsiri, Edisi Pertama, Universitas Indonesia, Jakarta
Tobo, F. 2001. Buku Pegangan Laboratorium Fitokimia I. UNHAS: Makassar.
Richards, 1944. E., Minyak Atsiri, Edisi Pertama, Universitas Indonesia, Jakarta.
Ramadhan dan Fasa, 2010. Optimalisasi Kondisi Ekstraksi Sereh Wangi: Waktu, Suhu, Menggunakan Metode Maserasi. Skripsi, Departemen Kimia Fakultas MIPA, Institut Pertanian Bogor. BPS, 2016. Kota Denpasar.
Sastrapradja,1978. Parameter Kualitas Minyak Atsiri. http://ferry atsiri.blogspot.com/2007/11/parameter- kualitas-minyak- atsiri.html.
Sastrohamidjojo, H., 2004, Kimia Minyak Atsiri. Penerbit Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Susetyo dan Reni 2004.Statistika Untuk Analisa Data Penelitian. Bandung: Refika Aditama.
Sudarmadji, S., Haryono, B., 1996. Suhardi, Analisa Bahan Makanan dan Pertanian, Liberty, Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Jurnal Teknologi Kimia Unimal as the first party to publish the article.








