PENGGUNAAN LIMBAH KULIT PISANG AMBON Musa paradisiaca var. sapientum (L.) Kunt.) SEBAGAI BAHAN CAMPURAN DALAM PEMBUATAN SABUN MANDI TRANSPARAN
DOI:
https://doi.org/10.29103/jtku.v12i1.11625Keywords:
Stabilitas Busa, Derajat Keasaman (pH), Kulit Pisang Ambon, Etanol, dan Sabun Mandi Padat TransparanAbstract
Sabun adalah garam logam alkali (biasanya garam natrium) dari asam lemak yang dihasilkan dari reaksi saponifikasi asam lemak dengan alkali bebas. Sabun mengandung terutama garam C16 dan C18, dapat juga mengandung beberapa karboksilat dengan bobot atom lebih rendah. Pembuatan sabun mandi padat transparan ini menggunakan bahan baku minyak kelapa, minyak jarak dan NaOH dengan penambahan kulit pisang ambon sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini agar dapat memanfaatkan limbah kulit pisang yang ada di lingkungan dan mempelajari pengaruh variasi jumlah etanol pada pembuatan sabun mandi transparan. Metode yang digunakan dalam pembuatan sabun mandi padat transparan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode panas. Pada penelitian ini hasil yang didapatkan stabilitas busa tertinggi terjadi pada persentase kulit pisang ambon 50% dengan nilai 97%, dan derajat keasaman (pH) pada persentase kulit pisang ambon 20% dengan nilai 9,8. Uji organoleptik yang paling disukai oleh panelis adalah sabun transparan yang terbuat dari persentase kulit pisang ambon 20% dengan volume etanol 40 ml. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian ini ialah semakin rendah persentase kulit pisang ambon yang digunakan, maka pH yang dihasilkan semakin tinggi begitu pula dengan stabilitas busa semakin tinggi persentase kulit pisang ambon yang digunakan maka stabilitas busa akan semakin baik.
References
Herdiansyah, H. 2007. The Miracle: mengungkap Rahasia Makanan dan Minuman Berkhasiat dalam Al-Quran. Jakarta: Zikrul Hakim, hlm 68
Purnamawati, D. 2006. Kajian Pengaruh Konsentrasi Sukrosa dan Asam Sitrat Terhadap Mutu Sabun Transparan. Skripsi: Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Sausan Doni, (2018) Formulasi Sabun Padat Kaolin dengan Variasi Konsentrasi Minyak Kelapa dan Asam Stearat Sebagai Penyuci Najis Mughalladzah. Program Studi Farmasi Jakarta
Rama P.,Erliza,. H,. Siti,Roy, H. (2010)Meraup Untung Dari Jarak Pagar. Agomedia.Jakarta
Ayu, D. F., A. Ali., dan R. Sulaiman. 2010. Evaluasi mutu sabun padat dari minyak goreng bekas makanan jajanan dikecamatan tampan kota pekanbaru dengan penambahan natrium hidroksida dan lama waktu penyabunan. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Hidup. Pekanbaru.
Dragon S, Patricia M. Daley B.A., Henry F, Maso dan Lester L., 1969. Studies on Lanolin Derivatives in Shampoo Systems. J. Soc. Cosmetic Chemiss. 20. 777 793.
E. Nita Maharani Setyoningrum, Optimasi Formula Sabun Transparan dengan Fase Minyak Virgin Coconut Oil dan Surfaktan Cocoamidopropyl Betaine: Aplikasi Desain Faktorial, 2010, Skripsi, Universitas Sanata Dharma, Indonesia.
Cavitch, SM. 2001. Choosing Yours Oil, Oil Propeties Of Fatty Acid.
Annisa. 2017. Pengaruh Return On Asset, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Koneksi Politik terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode Tahun 2012- 2015.) JOM Fekon, Vol. 4 No.1. Universitas Riau..
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Jurnal Teknologi Kimia Unimal as the first party to publish the article.








