PEMBERDAYAAN EKONOMI PEMUDA PENGANGGURAN MUSIMAN MELALUI USAHA TERNAK BEBEK SERATI DI KOTA LHOKSEUMAWE, ACEH
DOI:
https://doi.org/10.29103/jsm.v1i1.11015Keywords:
bebek serati, pemberdayaan, pemuda, pengangguran musiman, LhokseumaweAbstract
Penerapan usaha penggemukan dan pembesaran bebek serati super merupakan langkah strategis untuk mengatasi persoalan kemiskinan akibat pengangguran musiman sebagian pemuda gampong Uteun Kot, khususnya yang berdomisili di Dusun E. Tidak memiliki pekerjaan tetap dan rendahnya keahlian untuk menghasilkan produk ekonomi, membuat mereka tidak mampu menghasilkan pendapatan stabil dalam memenuhi kebutuhan hidup yang semakin meningkat akibat inflasi ekonomi. Program Pemberdayaan Ekonomi Pemuda Pengangguran Musiman di Gampong Uteun Kot Kota Lhokseumawe Melalui Usaha Pembesaran dan Penggemukan Bebek Serati Super ini bertujuan tidak hanya menjadikan para pemuda pengangguran musiman memiliki pekerjaan tetap meskipun pekerjaan utama sebagai buruh sedang tidak ada dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka tetapi juga tidak kalah pentingya adalah menguatkan harmonisasi hubungan antara Universitas Malikussaleh dengan para pemuda gampong Uteun Kot. Hal ini urgen karena salah satu kampus Universitas Malikussaleh yaitu Fakultas Kedokteran berada di gampong Uteun Kot. Harmonisasi hubungan kampus dengan lingkungannya merupakan prasyarat bagi terlaksananya proses pembelajaran yang baik dan kondusif. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui metode pemberdayaan yang terdiri dari pelatihan, pemberian modal usaha awal dan pendampingan hingga dengan produk dipasarkan. Sampai dengan akhir pelaksanaannya, kegiatan ini telah berhasil membentuk kelompok, mentransformasikan pengetahuan para pemuda sasaran tentang proses pemeliharaan bebek serati super, pemberian hibah bibit dan calon indukan bebek serati super agar memiliki keberlanjutan pasca panen serta infrastruktur kandangnya..
References
Bandiera.et.al.2019. The Economic Lives of Young Women in the Time of Ebola: Lessons from an Empowerment Program. World Bank. Policy Research Working Paper 8760
Conger. Jay. A. 1988. The Empowerment Process: Integrating Theory and Practice. The Academy of Management Review, Vol. 13, No. 3
Haris. Andi. 2014. Memahami Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Media. Jurnal Jupiter Vol. 13. No.2
Wahyuni. Chandra Novia.2021. Perhatikan 7 Hal Ini jika Ingin Ternak Entok atau Itik Serati, Bisnis Menguntungkan Untung Ratusan Juta. Portal Jember. 18 Desember
Murti. Hari.2022. Memahami Tahapan Cara Ternak Bebek Pedaging 40 Hari Panen. Siap Bisnis.Net
Malloy. H. Tove. 2014. National Minorities between Protection and Empowerment: Towards a Theory of Empowerment. Journal on Ethnopolitics and Minority Issues in Europe. Vol 13, No 2
Monografi Gampong Uteun Kot 2021
Sidiq, Rd.dkk. 2020. Gender Aspects in Remote Indigenous Community Empowerment Program in Indonesia. Repository UNRI
Rodriguez, J., Olin, S.S., Hoagwood, K.E. et al. 2011. The Development and Evaluation of a Parent Empowerment Program for Family Peer Advocates. J Child Fam Stud 20
Xuefei (Nancy) Deng.et.al.2016. The Duality of Empowerment and Marginalization in Microtask Crowdsourcing. MIS Quarterly Vol. 40, No. 2
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

.png)


