Pengaruh Pemberian Kompos Azolla Pinnata Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Terung (Solanum Melongena L.)

Miftahul Rizki, Usnawiyah Usnawiyah, Nila Hayati, Laila Nazirah, Hafifah Hafifah

Abstract


Saat ini kehilangan produksi terung dari budidaya hingga pasca panen mencapai 10-30%. Oleh karena itu perlu adanya usaha untuk peningkatan tanaman terung dengan pemupukan organik dan penggunaan varietas unggul terung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos Azolla pinnata untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil beberapa varietas terung. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan dan Labaratorium Agroekoteknologi, fakultas pertanian Universitas Malikussaleh. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama yaitu Azolla pinnata yang terdiri dari 3 taraf yaitu : kontrol (A0), 60 g (A1) dan 80 g (A2). Faktor kedua varietas terung yaitu : Panjalu F1 (V1), Yumi F1 (V2), Lazeta F1 (V3) dan Antaboga F1 (V4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Azolla pinnata terhadap tinggi tanaman (10 HST, 30 HST dan 40 HST), diameter batang 20 HST, jumlah daun 10 HST, klorofil daun 20 HST dan 40 HST, panjang buah panen 1. Perlakuan 80g dan 60g Merupakan perlakuan terbaik setelah diberikan kepada masing-masing varietas terung. Perlakuan varietas terung berpengaruh pada Tinggi Tanaman (10 HST, 20 HST ,30 HST dan 40 HST) diameter batang (10 HST, 20 HST, 30 HST dan 40 HST), jumlah daun (10 HST dan 20 HST ), klorofil daun (10 HST,20 HST dan 40  HST) jumlah buah panen 1 dan panjang buah panen 1, panen 2 dan panen 3 Varietas terbaik yaitu pada varietas Yumi F1 (V2).

Keywords


Terung; Varietas; Azolla pinnata; Kompos

Full Text:

PDF

References


Andrik, M. (2022). Penggunaan Bahan Alami Sebagai Sumber Hara Npk Bagi Tanaman. [repository.ppnp.ac.id] Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.

[BPS] Badan Pusat Statistik. (2018). Luas Panen Produksi dan Produktivitas Terung. dikutip dari http://www.bps.go.id. diakses pada tanggal 20 Februari 2020.

Bahri, S. (2017). Respon pertumbuhan dan hasil tiga varietas kedelai (Glycine max, L.) terhadap cekaman kekeringan. Jurnal Penelitian Agrosamudra, 4(2), 1-14.

Gunawan, I., & Kartika, R. (2012) Subtensi Kebutuhan Nitrogen Padi Sawah oleh Tumbuhan air Azolla pinnata. Jurnal penelitian pertanian terapan, 12 (3): 134-138.

Hasnidar, H., Nurdin, M.Y., Khaidir, K., & Nazaruddin, M. (2022). Studi Hasil dan Kualitas Tiga Varietas Terung (Solanum melongena L.) Pada Beberapa Jenis Media Tanam. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi, 1(1), 6-9.

Infantri, J. & Ardiyanto. (2015). Pengaruh Jumlah Daun dan Jenis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Melon (Cucumis melo L.). Jurnal Fakultas Pertanian Universitas PGRI Yogyakarta, 1(1): 1-14.

Lestari, S. U. (2018). Analisis beberapa unsur kimia kompos Azolla mycrophylla. Jurnal Ilmiah Pertanian, 14(2), 60-65.

Mansyur, F. (2016). Tingkat Pengetahuan Petani Terhadap Dampak Negatif Penggunaan Pupuk Anorganik terhadap Produksi Padi di Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. [Skripsi] Universitas Muhammadiyah Makassar.

Perwitasari, B., Mustika T., & Catur W. (2012). Pengaruh Media Tanam dan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica cninensis L.) Dengan Sistem Hidroponik. Agrovigor 5(1), 14-25.

Purboningtyas, D., Yurlisa, K., & Guritno, B. (2020). Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Terung Gelatik (Solanum melongena L.). Jurnal Produksi Tanaman, 8(2), 216-225.

Syafi’ah, L. (2014). Pemberian Kompos Azolla pinnata Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Daging (Brassica Juncea L) [tesis] Jurusan Biologi, Fakultas Saintek UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Indonesia

Sadeghi, R., Zarkami, R., Sabetraftar, K., & Van Damme, P. (2013). A review of some ecological factors affecting the growth of Azolla spp. Caspian J. Env. Sci, 11 (1): 65-76.

Silvester, M., Napitupulu & A.P. Sujalu. (2013). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kailan ( Brassica oleraceae L. ). Jurnal Agrifor, 7(2): 206-211.

Sayekti, R.S., D. Prajitno & D. Indradewa. (2016). Pengaruh Pemanfaatan Pupuk Kandang dan Kompos terhadap Pertumbuhan Kangkung (Ipomea reptans) dan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) pada Sistem Akuaponik. Jurnal Teknologi Lingkungan, 17(2): 108-117.

Verma, R., Maurya, B. R., & Vijay, S. M. (2014). Integrated effect of bioorganics with chemical fertilizer on growth, yield and quality of cabbage (Brassica oleracea var capitata). J Agricultural Sciences 84(8), 914-919.

Wijaya, A. A., Rahayu, H. D., Oksifa, A. R., Rachmadi, M., & Karuniawan, A. (2015). Penampilan karakter agronomi 16 genotip kedelai (Glycine max L. Merrill) pada pertanaman tumpangsari dengan jagung (Zea mays L.) pola 3: 1. Jurnal Agro, 2(2), 30-40.




DOI: https://doi.org/10.29103/jimatek.v2i1.12043

Article Metrics

 Abstract Views : 203 times
 PDF Downloaded : 49 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Miftahul Rizki, Usnawiyah Usnawiyah, Nila Hayati, Laila Nazirah, Hafifah Hafifah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK)