KAJIAN PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM HIDROSULFIT (NaHSO3) DAN TEMPERATUR DALAM PEMBUATAN SURFAKTAN METIL ESTER SULFONAT (MES) DARI CRUDE PALM OIL (CPO) DENGAN METODE SULFONASI

Meriatna Meriatna, Suryati Suryati, Evana Evana

Abstract


Surfaktan merupakan suatu molekul yang memiliki gugus hidrofilik (suka dengan air) dan gugus lipofilik (suka akan lemak) sehingga dapat mempersatukan campuran yang terdiri dari air dan minyak. Aktifitas surfaktan diperoleh karena sifat ganda dari molekulnya. Surfaktan yang umum dipakai adalah surfaktan yang disintesis dari petroleum seperti petroleum sulfonat. Kelemahan penggunaan surfaktan ini adalah tidak tahan terhadap kadar salinitas yang tinggi, cenderung mencemari lingkungan karena sifatnya yang sulit didegradasi. Penelitian dilakukan dengan cara menambahkan NaHSO3 kedalam metil ester dari crude palm oil. Setelah dilakukan campuran dengan rasio mol 1:1,5 dengan kosentrasi NaHSO3 20%, 25%, 30%, dan 35% dan temperatur 70 oC, 80 oC, 90 oC, 100 oC kemudian disulfonasi  selama 4 jam, kemudian dilakukan pemurnian dengan menggunakan metanol 35% persen suhu 50 oC selama 1,5 jam dan dinetralkan dengan NaOH 20% pada suhu 55 oC selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel terbaik pada konsentrasi NaHSO3 35% dan temperatur 90 oC diperoleh nila pH 5,42 dan % yield sebesar 89,80%.

Keywords


Crude Plam Oil (CPO);metil ester;surfaktan;Metil Ester Sulfonat (MES);sulfonasi.

Full Text:

PDF

References


A.Hanafi dan A. Nandang. (2010). Studi Pengaruh Bentuk Silika dari Abu Ampas Tebu terhadap Kekuatan Produk Keramik. Jurnal Kimia Indonesia. Volume 5 : 35-38.

Anonymous” Idosil TS2 2000 Precipitated Silica (White carbon)”, Balai Penelitian Teknologi Karet –Bogor, (1996)

Affandi, S., Setyawan, H., Winardi, S., Purwanto, A., Balgis, R. 2009. “A Facile Method for Production of High Purity Silica Xerogel from Bagasse Ash”, Advanced Powder Technology

Enymia, Suhanda, dan Sulistarihani, N.,1998, Pembuatan Silika Gel Kering dari Sekam Padi untuk Pengisi Karet Ban, Jurnal Keramik dan Gelas Indonesia, 7 (1&2)

Irawati, F., 2004, Pengaruh Penggunaan H2SO4, HCl dan Asam Sitrat pada Sifat Silika Gel Hasil Sintesis dari Abu Sekam Padi, Skripsi, FMIPA UGM,Yogyakarta

Geankoplis, C. J, 1997, “ Transport Process and Unit Operations”, 3rd ed, pp 521-547, University of Minnesota : New Delhi

Hanafi, A. & Nandang, R. 2010. Studi Pengaruh Bentuk Silika dari Abu Ampas Tebu Terhadap Kekuatan Produk Keramik. Jurnal Kimia Indonesia. Vol. 5 No.1: 35-38. Universitas Sebelas Maret: Surakarta

Harsono, H. 2002. Pembuatan Silika Amorf dari Limbah Sekam Padi. Jurnal Ilmu Dasar, Vol. 3 No. 2: 98-103

Mujianti, Dwi Rasy., 2010, Sintesis dan Karakteristik Silika Gel dari Abu Sekam Padi Yang diimobilisasi dengan 3-Trimetoksisilil)-1-Propantiol. Kalimantan Selatan

Nuryono, 2004, Pengaruh Konsentrasi NaOH pada Peleburan Abu Sekam Padi Cara Basah, Prosiding Seminar Penelitian MIPA 2004, Semarang

Oscik, J., 1982, Adsorption, John Wiley & SonsInc., Chichester

Scoot, R.,P., W., (1993). Silika Gel and Bonded Phases, John Willey & Sons Ltd., Chichester

Winarno, F.G. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Jakata: P.T. Gramedia




DOI: https://doi.org/10.29103/jtku.v5i1.78

Article Metrics

#### view : 297 times
PDF 13 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.