STUDI PEMANFAATAN KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN ASAM OKSALAT

Nasrun Nasrun, Fikri Hasfita, M Rizal

Abstract


Kulit pisang kepok dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam oksalat. Kulit pisang kepok merupakan suatu limbah pertanian yang mengandung selulosa sebesar 14,04 %. Selulosa yang terkandung dalam kulit pisang kepok bisa diproses menjadi asam oksalat melalui proses hidrolisis dan oksidasi dengan HNO3. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat asam oksalat dari kulit pisang kepok melalui proses hidrolisis dan oksidasi. Hasil terbaik yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pada kondisi operasi waktu oksidasi 70 menit, konsentrasi HNO3 sebagai oksidator 60 %, dan suhu hidrolisa 100 oC. Pada kondisi tersebut diperoleh konsentrasi asam oksalat 9 % dan konversi selulosa menjadi asam oksalat adalah 9,17 %. Semakin besar konsentrasi HNO3 sebagai oksidator yang digunakan maka semakin besar pula konversi selulosa menjadi asam oksalat.

Keywords


kulit pisang kepok;asam oksalat;selulosa;hidrolisis;oksidasi

Full Text:

PDF

References


Agra, I. B., Warnijati, S., dan Pujianto, B. 1973, “Hidrolisa Pati Ketela Rambat pada Suhu lebih dari 100 oC”, Forum Teknik, 3, 115-129

Association Of Official Analitical Chemist (A.O.A.C), 2000,”Official Methods of Analisis 17 th Ed, A.O.A.C”, Washington D.C.

Champagne, Elaine T. 2004. RICE:”Chemistry and Technology”. American Association of Cereal Chemists Inc. St.Paul, Minnesota, USA.

Day, R.A., Jr . 1992. Quantitative Analysis. Edisi ke-5. Terjemahan Pudjaatmaka, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Dewanti, R. 2010. “Kinetika Reaksi Pembuatan Asam Oksalat Dari Sabut Siwalan Dengan Oksidator H2O2”. Jurnal Penelitian Ilmu Teknik Vol.10. Teknik Kimia FTI-UPNV. Jawa Timur.

Endang, M. W, 2005. “Pembuatan Asam Oksalat dari Sekam Padi “ Jurnal Teknik Kimia, Universitas Sebelas Maret Surakarta Vol. 4. No.1 : 13-17.

Fessenden,RJ and Fessenden, JS, 1999,”Kimia Organik”, adisi ke-3, penerbit

Erlangga, Jakarta.

Gilman, 1995, “Organic Chemistri”, John Wiley & Sons Inc. New York.

Hawley, G.G., 1977. “The Condensat Chemical Dictionary”, 9 ed., p. 452, p. 642, p.663, Van Nostrand Reinhold Co., Ltd., New York.

Kirk, R.E., and Othmer, D.F., 1952. “Encyclopedia Of Chemical Tecnology”, Vol.4, p.593-616, The International Science Encyclopedia Inc. New York.

Kirk, RE andOthmer, DF, 1983.“Encyclopedia of Chemical Technology”,

vol 5, 3ed, a Wiley Interscience Publisher inc. New York.

Levenspil, O., 1972, “Chemical Reaction Engineering”, 2 ed., John Willey

and Sons, New York.

Panjaitan, R. Ruslinda. 2008. “The Development of Areca Nut Fiber

Utilization to Make Oxalic Acid” Berita Litbang Industri Volume XXXIX,

No. 1, pp 42-49.

R. A. Day, Jr / A. L. Underwod, 1981. Analisa Kimia Kuantitatif, ed. IV.

Schaible, P.J., 1976, “Poultry Feed and Nutrion”, 2 ed., p.330 – 335, The

Evil Publishing Co. Inc. Wetport.

Sudjana, 1986, “Metode Statistika”, Edisi 4, penerbit Tarsito, Bandung.

Sukarjo, 1993, “Kimia Fisika”, Penerbit Rineka Cipta, Yogyakarta.

Syukri. 1999. Kimia Dasar 2. Penerbit ITB, Bandung.

Winarno, F.G., Srikandi F., danDedi F., 1984, “Pengantar Teknologi

Pangan”, Edisi 4, Hal.9 – 10, Gramedia.

Vogel, A.I., Tatchell, A.R., Furnis, B.S., Hannaford, A.J. and P.W.G.

Smith.Vogel's Textbook of Practical Organic Chemistry, 5th Edition. Prentice

Hall, 1996. ISBN 0-582-46236-3.

Yenti, S. R. 2000. ’’Pemanfaatan Limbah Ampas Tebu Sebagai Bahan

Pembuatan Asam Oksalat’’. Jurnal Kimia Andalas. Jurusan Kimia

Universitas Andalas


Article Metrics

#### view : 280 times
PDF 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.