Pemanfaatan Minyak Nilam (Pogostemon Cablin Benth) dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi
DOI:
https://doi.org/10.29103/jtku.v11i2.3609Keywords:
lilin aromaterapi, minyak nilam, dan organoleptikAbstract
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam hayati salah satunya tanaman penghasil minyak atsiri. Penghasil minyak atsiri yang mempunyai prospek cukup tinggi adalah tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) yang berasal dari provinsi Aceh. Nilam Aceh merupakan nilam terbaik kedua di dunia yang dapat menghasilkan minyak nilam dengan kandungan Patchouli Alcohol (PA) di atas 30%. Minyak atsiri dalam industri digunakan sebagai kosmetik, parfum, antiseptik, bahan pangan, dan aromaterapi. Aromaterapi merupakan suatu metode pengobatan alternatif yang berasal dari bahan tanaman mudah menguap, dikenal pertama kali dalam bentuk minyak esensial. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi serta menguji efektivitas lilin aromaterapi minyak nilam (Pogostemon cablin Benth) dengan 5 variasi perbandingan berat stearin dan parafin, yakni 10:90, 30:70, 50:50, 70:30, dan 90:10 (gr), serta perbedaan jumlah minyak nilam yang ditambahkan, yakni 2, 4, dan 6 tetes. Pengujian yang dilakukan terhadap minyak nilam yang dihasilkan meliputi uji rendemen, berat jenis, dan uji GC-MS minyak nilam. Sedangkan pengujian yang dilakukan terhadap lilin aromaterapi yang dihasilkan meliputi uji waktu bakar, dan uji organoleptik lilin aromaterapi. Dari pengujian minyak nilam didapat rendemen sebesar 3,2%; berat jenis yang dihasilkan sebesar 0,952 gr, dan untuk uji GC-MS didapat kandugan Patchouli Alcohol (PA) sebesar 34,29%. Formulasi lilin aromaterapi yang memiliki efek paling baik yaitu merilekskan dan paling banyak disukai terdapat pada formula a4b4c3.
Kata kunci: lilin aromaterapi, minyak nilam, dan organoleptik
References
Faidliyah.(2017). Pembuatan Lilin Aroma Terapi Berbasis Bahan Alami. Jurnal Prodi Teknik Kimia Institut Teknologi Malang.
Ketaren, S. (1985). Pengaruh Teknologi Minyak Atsiri. Jakarta: Balai Pustaka.
Primadiati, Rachmi. 2002. Aromaterapi Perawatan Alami untuk Sehat dan Cantik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sastroamidjojo, H. 2004. Kimia Minyak Atsiri. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Standard Nasional Indonesia, 1989. Syarat Mutu Lilin Aromaterapi.
Standard Nasional Indonesia, 2010. Spesifikasi Persyaratan Mutu Minyak Nilam.
Sudaryani, T dan E. Sugiharti. 1989. Budidaya dan Penyulingan Nilam. Dalam : Sumarsono. Perilaku kadar air daun nilam hasil pengeringan secara rotasi dengan traydryer. Ilmu-ilmu Pertanian Indonesia. Volume 7, No. 1, 2005, Hlm. 59-67.
Sumardjo, D.D. 2006. Pengantar Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran. Jakarta: EGC.
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Jurnal Teknologi Kimia Unimal as the first party to publish the article.








