Uji Perkecambahan Benih Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Pada Berbagai Media Kertas Menggunakan Alat Perkecambahan Benih F&F Manual Germinator

Yun Fita Mora, Muhammad Rafli, Ismadi Ismadi, Faisal Faisal, Nilahayati Nilahayati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkecambahan biji jagung manis pada media kertas yang berbeda menggunakan alat perkecambahan F&F manual germinator. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dimana faktor yang diuji adalah media kertas merang dengan UKDdp (M1), Media kertas stensil dengan UKDdp (M2), Media kertas merang dengan slot (M3), media kertas stensil dengan slot alat perkecambahan benih (M4), media kertas koran dengan slot alat perkecambahan benih (M5), media kertas HVS dengan slot alat perkecambahan benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa perkecambahan benih jagung manis terbaik menggunakan kertas merang. Perlakuan menggunakan slot alat perkecambahan F&F manual germinator lebih tinggi terhadap daya berkecambahan benih, indeks vigor benih, berat kering dan keserempakan tumbuh benih. Sedangkan perlakuan menggunakan metode UKDdp lebih tinggi terhadap panjang plumula, panjang, radikula, dan potensi tumbuh maksimum dan berat basah kecambah normal.


Keywords


Perkecambahan Benih; jagung manis: Media kertas: F&F manual germinator

Full Text:

PDF

References


Anggraeni, I. H., Kamal, M., Pramono, E., & Setiawan, K. (2020). Pengaruh Lama Simpan Pada Vigor Benih dan Kecambah Sorgum (Sorghum bicolor [L.] Moench) Genotipe Kawali dan P/F-10-90A. Jurnal Agrotek Tropika, 8(2), 327–335.

Cahyanti, L. D. (2019). Pengaruh Alelopati Seresah Daun Bambu (Dendrocalamus asper) Pada Perkecambahan Kedelai (Glycine max L. Merril). Florea: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 6(1), 16–19.

Dewi, P., & Kusmiyati. (2016). Fisiologi tanaman budidaya. Jakarta: Universitas Indonesia.

Faisal., Ismadi, & Rafli, M. (2022). Upaya Peningkatan Performa Perkecambahan Benih dalam Pengujian di Laboratorium Melalui Perancangan Alat Pengecambah Benih yang Ideal. Jurnal Agrium, 19(1), 9–17.

Irawanto, R., Ariyanti, E. E., & Hendrian, R. (2015). Jeruju (Acanthus ilicifolius): Biji, perkecambahan dan potensinya. Jurnal Penelitian, 1(5) 1011–1018.

ISTA. (2014). International Rules for Seed Testing. Switzerland: International Seed Testing Association.

Lesilolo, M. K., Riry, J., & Matatula, E. A. (2013). Pengujian viabilitas dan vigor benih beberapa jenis tanaman yang beredar di pasaran kota Ambon. Agrologia, 2(1), 1-9.

Marthen, M., Kaya, E., & Rehatta, H. (2018). Pengaruh perlakuan pencelupan dan perendaman terhadap perkecambahan benih sengon (Paraserianthes falcataria L.). Agrologia, 2(1), 10-16.

Ningsih, N., Raka, I. G. N., Siadi, I. K., & Wirya, G. (2018). Pengujian mutu benih beberapa jenis tanaman hortikultura yang beredar di Bali. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 7(1), 64–72.

Nurmiaty, Y., Ermawati, E., & Purnamasari, V. W. (2014). Pengaruh cara skarifikasi dalam pematahan dormansi pada viabilitas benih saga manis (Abrus precatorius [L.]). Jurnal Agrotek Tropika, 2(1), 73-77.

Pratama, H. W., Baskara, M., & Guritno, B. (2014). Pengaruh Ukuran Biji dan Kedalaman Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). Jurnal Produksi Tanaman, 2(7), 576–582.




DOI: https://doi.org/10.29103/jimatek.v1i3.9754

Article Metrics

 Abstract Views : 1169 times
 PDF Downloaded : 582 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Yun Fita Mora, Muhammad Rafli, Ismadi Ismadi, Faisal Faisal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK)