Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Pediculosis Capitis di MTs Swasta Ulumuddin Uteunkot Cunda Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.29103/jkkmm.v3i1.13011Keywords:
Behavior, Pediculosis capitis, Personal HygieneAbstract
Pediculosis capitis adalah infeksi kulit dan rambut kepala yang disebabkan oleh Pediculus humanus var. Capitis. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan kejadian Pediculosis capitis. Jenis penelitian merupakan observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Teknik pengambilan sampel mengunakan sratified random sampling, dan pada pengambilan sampel Pediculosis capitis penelitian langsung pada santriwan dan santriwati mengunakan sisir kutu, personal hygiene menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada santri. Prevalensi Pediculosis capitis menunjukan besar responden yang mengalami Pediculosis capitis sebanyak 194 responden (83%) dan paling banyak terjadi pada umur 13 tahun sebanyak 70 responden (86%). Pediculosis capitis paling banyak di temukan pada jenis kelamin perempuan dengan jumlah 114 responden (49,1%), sedangkan laki-laki seabanyak 80 responden (34,5). Skor personal hygiene paling banyak yaitu cukup sebanyak 134 responden (57%). Prevalensi Pediculosis capitis menunjukan besar responden positif sebanyak 194 responden (83,6%). Hubungan personal hygiene dengan kejadian Pediculosis capitis didapatkan hasil responden dengan tingkat pengetahuan cukup dan positif Pediculosis capitis sebanyak 101 (52,1%). Nilai p yang diperoleh dengan uji chi-square adalah p<0,001 lebih kecil dari pada batas kritis a=0,05, maka artinya ada hubungan yang signifikan atau bermakna antara personal hygiene dengan kejadian Pediculosis capitis pada santri di MTS swasta ulumuddin.
References
Astuti SI, Arso SP, Wigati PA. Djuanda. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ed. 2013. h.134-136 [Internet]. Vol. 3, Analisis Standar Pelayanan Minimal Pada Instalasi Rawat Jalan di RSUD Kota
Semarang. 2015. p. 103-11. Available from: www.bpfkui.com
AZHAR SLY AL. Personal hygene kejadian Pedikulosis capitis SDN.018455 Desa tanah Tinggi. 2019;
Widyaningsih W, Salamah N, Maulida QF. Jurnal kedokteran dan
kesehatan/Hubungan antara Pengetahuan, Personal Hygiene, dan Infestasi Pediculus humanus var. capitis pada Santriwati Muhammadiyah Boarding School Prambanan Sleman Yogyakarta. Role oxidative Stress acute Ischaem stroke. 2016;4(14):151-60.
Restiana. Hubungan Berbagai Faktor Resiko Terhadap Angka Kejadian Kutu Rambut (Pediculosis capitisy) di Asrama. Yogyakarta; 2010.
Hidayah MS. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pedikulosis
capitis Pada Santri Putri Pondok Pesantren Di Bantul Yogyakarta. Surya Med J Ilm
Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehat Masy. 2019;14(1):32.
Yunipah L. Higiene Sanitasi dengan Infeksi Pedikulosis capitis pada Santri di Pesantren Darul Mujahadah Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal. 2014;
Suwandi JF, Sari D. Dampak Infestasasi Pedikulosis capitis Terhadap Anak Usia Sekolah. Majority [Internet]. 2017;6(1):24-9. Available from:
http://repository.lppm.unila.ac.id/2632/1/Dampak Infestasasi Pedikulosis capitisTerhadap Anak Usia Sekolah.pdf
Miguna S. Hubungan Antara Personal hygiene dengan angka kejadian Pediculosis capitis pada santriwati pondok pesantren pancasila bengkulu tahun 2018. Zo kedoktoran. 2019;9(1):70-80.
Pringgayuda F. Personal hygiene Yang Buruk Meningkatkan Kejadian Pediculosis capitis Pada Santriwati Di Pondok Pesantren. keperawatan muhammadiyah. 2021;6(1):54-9.
Sulistyaningtyas AR, Ariyadi T. Hubungan antara Personal hygiene dengan kejadian Pediculosis capitis di pondok pesantren AL Yaqin Rembang. Labora Med. 2020;4:25-31.
Downloads
Published
Issue
Section
License
COPYRIGHT NOTICE
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh as the first party to publish the article.








