ANALISA KELAYAKAN PENERAPAN TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT PADA KOTA LHOKSEUMAWE

Nahrul Hayawan Dradisa

Abstract


Lhokseumawe termasuk dalam salah satu kota pusat pertumbuhan di Provinsi Aceh. Pertumbuhan ini ditandai dengan meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi yang marak. Kondisi ini diperparah oleh kondisi pedestrian yang kurang layak dan tidak adanya kendaraan umum berkapasitas tinggi yang tersedia. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini akan memicu lonjakan penggunaan kendaraan pribadi yang lebih masif. Dengan melakukan analisis penilaian konsep melalui prinsip-prinsip TOD, konsep TOD ini memiliki 3 kriteria penilaian untuk mengukur kualitas penerapannya yaitu Gold Standard, Silver Standard, dan Bronze Standard. Pada penelitian kelayakan ini lhokseumawe mendapat nilai 54 dan belum mencukupi nilai minimum Bronze Standard 56 poin. Dengan hasil ini menunjukan potensi cukup baik dan perlu dukungan penuh dari pemerintah agar Kota Lhokseumawe cukup layak menerapkan TOD, ada hal yang harus ditingkatkan lagi agar memenuhi nilai standar minimum penerapan. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat dipahami sejauh mana standar TOD telah diimplementasikan di Kota Lhokseumawe dan mengidentifikasi potensi perbaikan untuk pengembangan TOD. Sehingga hasil tersebut dapat dijadikan acuan dalam pengembangan TOD di Kota Lhokseumawe.

Keywords


Transit Oriented Development; Lhokseumawe; Kemacetan; Transportasi

References


C. A. Fithri, B. Karsono, and M. Damzami, “Kenyamanan yang Hilang:Pedestrian Jalan Merdeka Kota Lhokseumawe,” no. December, pp. D001–D006, 2018, doi: 10.32315/ti.7.d001.

S. H. Ayuningtias and M. Karmilah, “Penerapan Transit Oriented Development (Tod) Sebagai Upaya Mewujudkan Transportasi Yang Berkelanjutan,” Pondasi, vol. 24, no. 1, p. 45, 2019, doi: 10.30659/pondasi.v24i1.4996.

D. R. Ishaq Rochman, “Penerapan Strategi Transit Oriented Development (TOD) Padaperancangan Mice Di Kota Tasikmalaya Jawa Barat,” J. SENTHONG 2019, pp. 691–702, 2019.

T. Cahyo Wicaksono and N. Fadiputra Chandra, “Kajian Prinsip Transit Oriented Development Pada Kawasan Intermoda Cisauk,” Inst. Teknol. dan Bisnis Ahmad Dahlan, vol. 3 (1), pp. 15–27, 2023, [Online]. Available: http://ojs.itb-ad.ac.id/index.php/RUSTIC

H. M. Lund, R. Cervero, and R. Wilson, “Travel characteristics of transit-oriented development in California,” Sacramento CA, vol. 5313, no. January, p. 132, 2004.

M. A. Berawi, G. Saroji, F. A. Iskandar, B. E. Ibrahim, P. Miraj, and M. Sari, “Optimizing land use allocation of transit-oriented development (TOD) to generate maximum ridership,” Sustain., vol. 12, no. 9, pp. 1–20, 2020, doi: 10.3390/su12093798.

ITDP (Insitute for transportation and development Policy), “TOD Standard 3.0 ITDP,” Angew. Chemie Int. Ed. 6(11), 951–952., no. Mi, pp. 5–24, 2017.

A. P. Putra, “5 Syarat yang Harus Dipenuhi Jalur Khusus Sepeda,” cnnindonesia.com. Accessed: Aug. 20, 2024. [Online]. Available: https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20190929124216-579-435088/5-syarat-yang-harus-dipenuhi-jalur-khusus-sepeda

Badan Pusat Statistik Kota Lhokseumawe, “Kepadatan Kota Lhokseumawe,” lhokseumawekota.bps.go.id. Accessed: Aug. 20, 2024. [Online]. Available: https://lhokseumawekota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjkjMg==/jumlah-penduduk.html

Amiruddin, “Kajian Optimalisasi Parkir Kota Lhokseumawe,” Lhokseumawe, 2023.




DOI: https://doi.org/10.29103/arj.v12i1.18426

Article Metrics

 Abstract Views : 7 times
 PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 1 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Nahrul Hayawan Dradisa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



Indexed in:

DOAJ  Sinta 4  Portal Garuda  Crossref logo   Google Scholar   Dimension  statcounter

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by:
Architecture Program
Universitas Malikussaleh