Efektivitas Lama Transportasi Darat Yang Berbeda Terhadap Mutu Fisik Tomat (Lycopersicum esculentum L.)

Authors

  • Agel Yuda Sacer Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Tahrir Aulawi Program Studi Gizi, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Penti Suryani Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Irdha Mirdhayati Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Ahmad Taufiq Arminudin Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Siti Zulaiha Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.29103/agrium.v19i4.9728

Keywords:

efektivitas, lama transportasi, mutu fisik, tomat.

Abstract

Karakteristik tomat dengan kulitnya yang lembut mudah rusak saat mendapat tekanan, dan gesekan karena kondisi jalan yang rusak pada saat pengangkutan atau faktor mekanis lainnya.. Sifatnya yang perishable berpengaruh terhadap mutu fisik tomat terutama persentase kerusakan, susut bobot, kadar air, dan perubahan warna. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh lama transportasi terhadap mutu fisik tomat. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pasca Panen Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian dilaksanakan pada Bulan September-Oktober 2020. Metode penelitian adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan (P1=0 jam transportasi (kontrol), P2=4 jam transportasi, P3=8 jam transportasi) dengan enam ulangan. Parameter pengamatan yaitu persentase kerusakan, susut bobot, kadar air (basis basah) dan warna. Data analisis  sidik ragam yang berpengaruh nyata  dilanjutkan dengan Uji Jarak Duncan. Hasil penelitian lama transportasi menunjukkan pengaruh yang sangat nyata terhadap persentase kerusakan, susut bobot dan kadar air, dan  lama transportasi tidak berpengaruh nyata terhadap perubahan warna. Kesimpulan, lama 4 jam transportasi dan 8 jam transportasi berpengaruh terhadap sifat fisik, meliputi persentase kerusakan, susut bobot, dan kadar air. Tetapi tidak berpengaruh terhadap perubahan warna tomat.

References

BPS [Badan Pusat Statistik. 2018]. Data Produksi Tomat. http://www.bps.go.id/. Diakses 18 November 2017.

Desmet, M., J. Lammertyn., B.E. Verlinden, and B.M. Nicolai. 2002. Mechanical Properties of Tomatoes as Related to Puncture Injury Susceptibility. Journal of Texture Studies, 33: 415-429.

Genanew, T. 2013. Effect of Post Harvest Treatment on Storage Behavior and Quality of Tomato Fruit. World Journal of Agriculture Sciences, 9(1): 29-37.

Moneruzzaman, K.M., A.B.M.S. Hossain., W. Sani, and M. Saifuddin. 2008. Effect of Stages of Maturity and Ripening Conditions on the Physical Characteristics of Tomato. American Journal of Biochemistry and Biotechnology, 4(4): 329-335.

Pangidoan, S. 2013. Simulasi Transportasi dengan Pengemasan untuk Cabai Merah Keriting Segar. Jurnal Keteknikan Pertanian, 27(1): 69-76.

Paramitha, N.R. 2009. Kajian Perubahan Mutu Buah Mangga Gedong Gincu Selama Penyimpanan dan Pematangan Buatan. Skripsi. Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Prasetyo, A.D., E.E. Nurlaelih, dan S.Y. Tyasmoro. 2014. Pengaruh Kombinasi Kompos Kotoran Sapi dan Paitan (Tithonia diversifolia L.). Jurnal Produksi Tanaman, 2(6): 510-516.

Priandana, K., A. Zulfikar S., dan Sukarman. 2014. Mobile Munsell Soil Color Chart Berbasis Android Menggunakan Histogram Ruang Citra HVC dengan Klasifikasi KNN. Jurnal Ilmu Koputer Agri-Informatika, 3(2): 93-101.

Ropai, M., R. Wiradinata, dan T. Suciaty. 2013. Pengaruh Perlakuan Lama Uap Panas dan Tingkat Kematangan Buah terhadap Mutu Fisik dan Kimia Mangga Gedong Gincu (Mangifera indica L.) dalam Penyimpanan. Jurnal Agroswagati, 1(1): 1-11.

Sastrosupadi, A. 2000. Rancangan Percobaan Praktis Bidang Pertanian. Kanisius. Jakarta. 246 hal.

Sudarmadji, S., B. Haryono, dan Suhardi. 1997. Prosedur Analisa Untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty. Yokyakarta. 160 hal.

Trisnawati, Y. dan A.I. Setiawan. 2004. Tomat : Pembudidayaan Secara Komersial. Penebar Swadaya. Jakarta. 123 hal.

Tumbel, E., S.C. Nangoy, dan M, Karuntu. 2016. Pemilihan Jalur Transportasi Komoditi Tomat pada Pedagang di Pasar Tradisional Karombasan Manado. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16(1): 21-32.

Varanita, Z., A. Tamrin, dan A., Haryanto. Pengaruh Getaran terhadap Kerusakan Mekanis Tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 5(2): 117-124.

Wahyuningtyas R.D. 2013. Rancangan Kemasan Karton Bergelombang dengan Bahan Pengisi untuk Buah Belimbing (Avrrhoa carambola L.). Skripsi. Jurusan Teknik Mesin dan Biosistem. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Waluyo, S.B. 1990. Pengkajian Dampak Getaran Mekanik Pengangkutan Truk terhadap Jeruk dalam Kemasan. Tesis. Fakultas Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Winarno, F.G. 2002. Fisiologi Lepas Panen Produk Hotikultura. Bogor: M-Brio Press. 203 hal.

Yuniastri, R., Ismawati, V.M., Atkhiyah., K.A. Faqih. 2020. Karakteristik Kerusakan Fisik dan Kimia Buah Tomat. Journal of Food Technology and Agroindustry, 2(1): 1-8.

Zeebroeck, M.V., V.V. Linden., P. Darius., B.D. Ketelaere., H. Ramon, and E. Tijskens. 2007. The Effect of Fruit Factors on the Bruise Susceptibility of Apples. Journal Postharvest Biology and Technology, 46(1): 10-19.

Downloads

Published

2022-12-21

How to Cite

Yuda Sacer, A., Aulawi, T., Suryani, P., Mirdhayati, I., Taufiq Arminudin, A., & Zulaiha, S. (2022). Efektivitas Lama Transportasi Darat Yang Berbeda Terhadap Mutu Fisik Tomat (Lycopersicum esculentum L.). Jurnal Agrium, 19(4), 295–302. https://doi.org/10.29103/agrium.v19i4.9728

Issue

Section

Articles