TINGKAT LAJU INFILTRASI TANAH PADA DAS KRUENG MANE KABUPATEN ACEH UTARA

Delima Delima, Halim Akbar, Muhammad Rafli

Sari


Infiltration is the inclusion of water into the soil through the soil surface due to differences in matrix potential, gravitational potential and pressure potential Infiltration is an important component in soil conservation.  It is because the efforts are fundamental in managing the relationship between rainfall intensity and infiltration capacity, as well as run off. The magnitude of surface flows due to disruption of characteristics and potential land will change the ecosystem which can reduce the function of river basin (DAS). This study aims to measure the infiltration rate in the Krueng Mane watershed in North Aceh District. The method used in this research was survey method where to measure infiltration rate using infiltrometer method. The results revealed that the highest infiltration rate was 8.20 cm / h. It  was found in mixed plantation land cover, 0-3% slope and latosol soil type. The lowest infiltration rate was 1.906 cm/h, found in oil palm plantation cover, slope of 3-8% and yellow podzolic soil type (PMK). Soil texture is dominated by clay fraction, porosity value is 43,23-45,56%, moisture content is between 1.01-4,38%, C-organic content is 0,32-2,93%, soil permeability is 0, 28-11.12 cm / hour and bulk density ranged from 1.13 to 1.35 gr / cm³. The result of statistical analysis indicated that the fraction of dust had a positive correlation with the C-organic content (r = 0.851 **). The porosity of the soil is positively correlated with the permeability (r = 0.844 **).


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Andayani, W. S. 2009. Laju Infiltrasi Tanah Pada Tegakan Jati (Tectona grandis linn F) Di BKPH Subah KPH Kendal Unit I Jawa Tengah. Skripsi. Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Bogor. 66 p.

Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. IPB. Bogor. 475 p.

Asdak, C. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Edisi kelima. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Banuwa, I. S. 2013. Erosi. Kencana Prenada Media Grup. Jakarta. 204 p.

[BMKG] Badan Meteorologi dan Geofisika Malikussaleh Kabupaten Aceh Utara. 2016. Data Curah Hujan tahun 2007-2016.

[BPDAS] Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Provinsi Aceh. 2015. Data Hidrologi DAS Krueng Mane.

Darmayanti, A. S. 2012. Beberapa Sifat Fisika Kimia Tanah yang Berpengaruh Terhadap Model Kecepatan Infiltrasi pada Tegakan Mahoni, Jabon dan Trembesi di Kebun Raya Purwodadi. Jurnal Penelitian Hayati. 17(1):185-191.

Emilia, F. 2013. Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat Dalam Upaya Konservasi Daerah Aliran Sungai. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Semarang.

Febriyanti, D. P. 2016. Potensi Laju Infiltrasi Di Saluran Baku Kali Curah Taman dan Saluran Baku Kali Clangap DAS Sampean Baru Kabupaten Bondowoso. Skripsi. Fakultas Teknik Universitas Jember. Jember. 47 p.

Ginting, D. A. 2009. Pendugaan Laju Infiltrasi menggunakan Parameter Sifat Tanah pada Kawasan Berlereng. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan. 73 p.

Haery, R.P. 2016. Analisis Laju dan Sebaran Vertikal Infiltrasi Tanah Pada Penggunaan Lahan Berbeda di Jampang Tengah Sukabumi. Skripsi. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. 34 p.

Hanafiah, A. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 371 p.

Hardjowigeno, S. 2010. Ilmu Tanah. Akademika Presindo. Jakarta. 288 p.

Hasanah, H. 2016. Kajian Laju Infiltrasi di Daerah Aliran Sungai Krueng Pase Kabupaten Aceh Utata. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Aceh Utara. 64 p.

Imani, R. A. 2016. Laju Infiltrasi di Berbagai Penggunaan Lahan di Desa Cibuluh Kecamatan Tanjungsiang Kabupaten Subang. Skripsi. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. 81 p.

Irawan, T. 2016. Infiltrasi Pada Berbagai Tegakan Hutan Di Arboretum

Universitas Lampung. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Bandar Lampung. 55 p.

Isnaini, R. 2012. Kajian Laju Infiltrasi Tanah Pada Berbagai Penggunaan Lahan Di Desa Sempajaya Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan. 32 p.

Januardin. 2008. Pengukuran Laju Infiltrasi Pada Tata Guna Lahan yang berbeda Di Desa Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan Medan. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan. 43 p.

Kusumawardani, M. 2011. Karakteristik Infiltrasi Tanah Pada Penggunaan Lahan Pertanian dan Pemukiman di Desa Sukaresmi Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. Skripsi. Departemen Ilmu Tanah Dan Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. 51 p.

Maharani, P. H, Sunarminto, B. H, dan Hanudin, E. 2015. Penggunaan Fungsi Pedotransfer untuk Memperkirakan Permeabilitas Tanah di Sumatera Selatan dan Riau. Jurnal Ilmu Pertanian. (18) 1 : 37-43.

Nurmegawati. 2011. Infiltrasi pada Hutan di Sub DAS Sumani Bagian Hulu Kayu Aro Kabupaten Solok. Jurnal Hidrolitan. 2(2):87-95.

Rahmi, L. 2014. Keragaan Infiltrasi Tanah Latosol pada beberapa Penggunaan Lahan di DAS Ciujung. Skripsi. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. 48 p.

Saragih, Y. 2010. Tingkat Infiltrasi Pada Beberapa Tipe Penggunaan Lahan Di DAS Sei Wampu Bagian Hilir. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan. 30 p.

Soepardi, G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 591 p.

Sofyan, M. 2006. Pengaruh berbagai Penggunaan Lahan terhadap Laju Infiltrasi Tanah. Skripsi. Fakultas pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. 49 p.

Sudarman, G. G. 2007. Laju Infiltrasi Pada Lahan Sawah Di Makro DAS Cibojang Sukabumi. Skripsi. Departemen Geofisika dan Meteorologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor. Bogor. 62 p.

Wibowo, C. A. 2014. Pengaruh Kelembaban Tanah Terhadap Waktu Pencapaian Kapasitas Infiltrasi di Berbagai Penggunaan Lahan. Skripsi. Departemen Ilmu Tanah Dan Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. 44 p.

Wibowo, H. 2010. Laju infiltrasi pada lahan gambut yang dipengaruhi air tanah (study kasus Sei Raya dalam Kecamatan Sei Raya Kabupaten Kubu Raya).

Jurnal Belian. 9 (1): 90-103.

Winarni, M. 2007. Karakteristik Infiltrasi dan Hantaran Hidrolik Tanah di Sub DAS Ciliwung Hulu. Skripsi. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. 49 p.

Yatno, E. 2011. Peranan Bahan Organik dalam memperbaiki Kualitas Fisik Tanah dan Produksi Tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan. 5(1) : 11-18.




DOI: https://doi.org/10.29103/agrium.v15i1.685

Article Metrics

 Sari Views : 618 times
 PDF (English) Downloaded : 216 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##