PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI USAHA PERTAMBAKAN BERDASARKAN POTENSI KUALITAS AIR SUNGAI KRUENG CUNDA DI KOTA LHOKSEUMAWE

Ekamaida Ekamaida

Abstract


The city of Lhokseumawe is located in the coastal area of Malacca Strait separated through the river Krueng Cunda which forms a strait so potential to be used as aquaculture area. Determination of location of research by purposive sampling at River Krueng Cunda by setting five observation station. Sampling is done directly (insitu) location without repetition The result of water quality measurement at research location is measurement of chemical physics factor obtained average temperature 29 0C to 33 0C, dissolved oxygen (DO) 6,3 (mg / l) to 7, 7 (mg / l), the pH of the waters to five stations is in the range of 7.3 to 7.9 and the salinity in the station ranges from 12% to 28%. The quality of Krueng Cunda River water is still within the quality standard threshold according to Government Regulation No. 82 of 2001 on water quality management and water pollution control, so potential to be developed into aquaculture area.


Keywords


water quality, agriculture area, cunda river

Full Text:

PDF

References


Ardi, 2002. Pemanfaatan Makrozoobentos Sebagai Indikator Kualitas Perairan Pesisir. Program Pasca Sarjana (S3) IPB. Bogor.

Barus, T. A., Arjuna, J., Siregar, A. Z., Martopo, J. H., dan Betrit J.

Organisme Perairan (

Benthos dan Plankton). Jurusan 54

Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Medan.

Darojah,Yuyun.2005. Keanekaragaman Jenis Makrozoobentos di Ekosistem Perairan Rawa pening Kabupaten Semarang.

Fachrul, F.M. 2007.Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara, Jakarta.

Fitriana, Y. R. 2006. Keanekaragaman dan kelimpahan Makrozoobentos di Hutan Manggrove Hasil Rehabilitasi Taman Hutan Raya Ngurah Reli Bali. Biodeversitas. 7 (1) :

-72.

Handayani, S. T. Suhato B, dan Marsoedi. 2001 Penentuan Status Kualitas Perairan

Sungai Brantas Hulu Dengan

Biomonitoring

Makrozoobentos : Tinjauan Dari Pencemaran Bahan Organik, Biosains. 1 (1).

Helmizuryani.2010. Studi Kualitas Air pada Kanal di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rambutan- Parit kabupaten Ogan Ilir untuk Mendukung Pengembangan Budidaya Ikan dalam Keramba. Tesis.Palembang: Universitas Sriwijaya.

Kusrini, D. M. 1998. Komposisi dan

Struktur Komunitas Keong

Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Lampung Selatan. [Skripsi]. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan. Institut Pertanian

Bogor. Mangrove; Jakarta. hlm

–2. dalam Sirante, R. 2011. Studi Struktur Komunitas Gastropoda di Lingkungan Perairan Kawasan Mangrove Kelurahan Lappa dan Desa Tongke – Tongke, Kabupaten Sinjai. hlm 1 – 12.

Maulana, Fauzan. 2010. Pemanfaatan Makrozoobentos Sebagai Indikator Kualitas Perairan Pesisir. Michael, P. Metode Ekologi Untuk Penyelidikan Ladang dan Laboratorium. Dialihbahasakan oleh Yanti R.Koestoer dan Sahati Suharto.1995. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI- Press).

Nupriyanto,2012. Kelimpahan Makrozoobentos di Aliran Irigasi Primer (Sungai Jalur

Kecamatan Air Sugihan

OKI dan Sumbangannya Pada

Pembelajaran Biologi di SMA.

Nybakken, J. W. 1988. Biologi Laut.

Suatu Pendekatan Ekologis. Diterjemahkan dari Marine Biology an Ecological Approach oleh M. Eidman. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. hlm 1-18. dalam Taqwa, A. 2010. Analisis Produktivitas Primer Fitoplankton dan Struktur Komunitas Fauna Makrobenthos Berdasarkan Kerapatan Mangrove di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan. [Tesis] Kalimantan Timur. Universitas Diponegoro Semarang. hlm 11-34.

Onrizal.2005.Ekosistem Sungai Dan Bantaran Sungai. Medan:Universitas Sumatra utara.

Odum, E.P. 1994. Dasar-Dasar Ekologi.

Edisi Ketiga. Penerjemah : Samingan, T. UGM Press. Yogyakarta.

Peraturan Pemerintah Republik

Indonesia Nomor 82 Tahun

Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Jakarta.

Petrus rani pong - masak, andi marsambuana pirzan, 2006. Komunitas Makrozoobentos pada Kawasan Budidaya Tambak di Pesisir Malakosa Parigi - Moutong, Sulawesi Tengah, Jurnal Biodiversitas, Volume7, Nomor 4, Halaman:

-360, Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau, Maros, Sulawesi Selatan 90512, Oktober 2006.

PT.SATWINDU UTAMA,2009.

Pekerjaan Enginering Design (DED) Pengerukan Alur Pelayaran di Kanal Air Sugihan Kanan (Sumatra Selatan). http://www.google.co.id. Diakses tanggal 21 Maret 2011.

Quijon, P. and E. Jaramillo. 1993.

Temporal variability in the intertidal macroinfauna in the Queule Rever Estuary, South- Central Chilie. Estuarin Coastal and Shelf Science. 37:655-667.

Rosmelina, S. D.2009. Studi Keanekaragaman Makrozoobentos Di Aliran Sungai Padang Kota Tebing Tinggi. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Rosyadi, Nasution, S., Thamrin. 2009.

Distribusi Dan Kelimpahan Makrozoobentos di Sungai Singingi Riau. Ilmu Lingkungan. 3(1) : 58-73.

Salmin, 2005. Oksigen Terlarut (DO) dan Kebutuhan Oksigen Biologi (BOD) Sebagai Salah Satu Indikator Untuk Menentukan Kualitas Perairan. Oseana. 30 (3) : 21-26.

Setiawan, D. 2010. Struktur Komunitas Makrozoobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Lingkungan Perairan Hilir Sungai Musi. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Sinaga,Tiorinse.2009.Keanekaragaman Makrozoobentos Sebagai Indikator Kualitas Perairan Danau Toba Balige Kabupaten Toba Samosir.Tesis. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Gastropoda Dan Bivalvia Di Estuari Perancak,Bali. Skripsi.Universitas

Hasanuddin. Makasar.

Suwignyo, S., Widigno, B. Wardianto, Y., Krisanti, M. 2005b. Avertebrata Air Jilid 1. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suwignyo, S., Widigno, B. Wardianto, Y., Krisanti, M. 2005c. Avertebrata Air Jilid 2. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suwondo, Elya F., Dessy dan Mahmud A. 2004. Kualitas Biologi Perairan Sungai Senapelan, Sago Dan Sail di Kota Pekanbaru Berdasarkan Bioindikator Plankton dan Bentos. Biogenesis.

Suyasa, I. N, Moch, Nurhudah dan

Sinung, R. 2010. Ekologi

Perairan. Penerbit : STP Press, 56

Jakarta.

Syamsurisal, 2011. Studi Beberapa Indeks Komunitas Makrozoobentos Di Hutan Manggrove Kelurahan Coppo Kabupaten Baru. Skripsi. Jurusan Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Makasar.

Tarigan, L. C.2009.Studi Keanekaragaman Makrozoobentos di Danau Lau Kawar Desa Kuta Agung Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo.Skripsi. Medan: USU.

Wardoyono, E. R. P., dan Junardi. 2008.

Struktur Komunitas dan

Karakteristik Substrat Cacing

Kalimantan Barat. Biodiversitas. 9(3) : 213-216.

Wijayanti, M. H. 2007. Kajian Kualitas Perairan di Pantai Kota Bandar Lampung Berdasarkan Komunitas Hewan Makrozoobentos. Tesis.

Universitas Diponogoro, Semarang.

Krebs, C. 1989. Experimental Analysis of Distribution and Abudance. Third Edition. Harper and Row Publisher. New York.




DOI: https://doi.org/10.29103/ag.v2i1.314

Article Metrics

#### view : 135 times
PDF 63 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Ekamaida Ekamaida

Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh