Water salinity evaluation suitability for settlement after ten year tsunami in Banda Aceh, Indonesia

Muhammad Rusdi, Ruhizal Roosli, Mohd Sanusi S. Ahamad

Abstract


Banda Aceh is a residential area that is most severely impacted by the earthquake and tsunami on December 26, 2004. Recently, ten years after the incident, many settlements were rebuilt. As a disaster-prone areas, Banda Aceh would need to be evaluated against the settlement area base on water salinity. The focus of the study centered on the application of geographic information systems in handling spatial data bearing capacity of the land into the concept of the FAO land suitability. To ensure the application works, it requires geospatial analysis compiled based on the salinity of the water variables that can be observed and measured for the residential requirements. The results showed that 86 percent (ordo S) suitable for residential areas and 14 per cent (ordo N) is not suitable.

Banda Aceh adalah daerah pemukiman yang paling parah terkena dampak gempa dan tsunami pada 26 Desember 2004. Baru-baru ini, sepuluh tahun setelah kejadian tersebut banyak pemukiman yang dibangun kembali. Sebagai daerah rawan bencana, evaluasi terhadap kadar salinitas pada basis kawasan pemukiman di Banda Aceh perlu dievaluasi. Fokus dari penelitian ini berpusat pada aplikasi sistem informasi geografis dalam penanganan data spasial terhadap dukung data tanah sesuai dengan konsep kesesuaian lahan FAO. Untuk memastikan aplikasi tersebut sesuai, analisis geospasial disusun berdasarkan variabel salinitas air yang diamati dan diukur sebagai persyaratan pembangunan pemukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86 persen (ordo S) cocok untuk daerah pemukiman dan 14 persen (ordo N) adalah tidak cocok.


Keywords


GIS; Water salinity; Land suitability, Residential

Full Text:

PDF

References


Abidin, H. Z., 2007. Penentuan Posisi dengan GPS dan aplikasinya. Jakarta: PT Pradnya Paramita.

Booth, B., Mitchell, A., 2001. Getting started with ARCGIS. Redlands, California, USA: (ESRI) Environmental System Research Institute, Inc.

Cahyadi, A., Marfai, M. A., Tivianto, T. A., Hidayat, W., 2013. Analisis Distribusi Spasial Salinitas Airtanah di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Chiara, D. J., Koppelman, L. E., 1997. Standar Perencanaan Tapak (terjemahan dari Site Planning Standards). Jakarta: Erlangga.

Dai, F., Lee, C., Zhang, X., 2001. GIS-based geo-environmental evaluation for urban land-use planning: a case study. Engineering geology, 61(4), 257-271.

Effendi, H., 2003. Telaah kualitas air, bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan: Kanisius.

ESRI, 2013. Understanding GIS: An ArcGIS Project Workbook. Retrieved Regular, 2013, from http://resources.arcgis.com/en/communities/understanding-gis/

Fandeli, C., 1988. Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup. Yogyakarta, Indonesia: Yayasan Pembina Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (UGM).

FAO, 1976. A Framework for Land Evaluation FAO. Rome, Italy: FAO (Food and Agriculture Organization).

FAO, 1985. Guidelines: land evaluation for irrigated agriculture-FAO soils bulletin 55. Rome, Italy: FAO (Food and Agriculture Organization).

FAO, 1990. Land evaluation for development. Rome, Italy: FAO (Food and Agriculture Organization).

FAO, 2007. Land evaluation Towards a revised framework. Rome, Italy: FAO (Food and Agriculture Organization).

Gorr, W. L., Kurland, K. S., 2008. GIS Tutorial. Redlands, California, USA: Environmental System Research Institute (ESRI) Press.

Hardjowigeno, S., Widiatmaka., 2007. Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tataguna Lahan. Yogyakarta. Indonesia: Penerbit Universitas Gajah Mada (UGM Press).

Kalogirou, S., 2002. Expert systems and GIS: an application of land suitability evaluation. Computers, Environment and Urban Systems, 26(2), 89-112.

Masri, R. M., 2012. Analisis Keruangan Kesesuaian Lahan untuk Permukiman di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Forum Geografi, Vol. 26, No. 2(Desember 2012), 190 - 201.

McLeod, M. K., Slavich, P. G., Irhas, Y., Moore, N., Rachman, A., Ali, N., . . . Caniago, C., 2010. Soil salinity in Aceh after the December 2004 Indian Ocean tsunami. Agricultural Water Management, 97(5), 605-613. doi: http://dx.doi.org/10.1016/j.agwat.2009.10.014

Niekerk, A. V., 2010. A comparison of land unit delineation techniques for land evaluation in the Western Cape, South Africa. Land Use Policy, 27(3), 937-945. doi: http://dx.doi.org/10.1016/j.landusepol.2009.12.007

PP-RI, 2001. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP RI) No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Jakarta, Indonesia: Presiden Republik Indonesia.

Prahasta, E., 2009. Sistem Informasi Geografis : Konsep-konsep Dasar (Perspektif Geodesi dan Geomatika). Bandung, Indonesia: Informatika.

Pramono, G. H., 2008. Akurasi Metode Idw dan Kriging Untuk Interpolasi Sebaran Sedimen Tersuspensi. Jurnal Forum Geografi, Vol. 22, No. 1, 2008(Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah, Surakarta), 97-110.

Setyowati, D. L., 2007. Kajian Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman dengan Teknik Sistem Informasi Geografis (SIG). Jurnal Geografi UNNES, Volume 4 No. 1 Januari 2007((UNNES) Universitas Negeri Semarang), 44-54.

Shofiyati, R., Dimyati, R. D., & Kristijono, A., 2005. Tsunami Effect In Nanggroe Aceh Darussalam And North Sumatra Provinces, Indonesia. Asian Journal of Geoinformatics,, Vol. 5, No. 3.

Sugiyanta, I., 2003. Kajian Kesesuaian Lahan untuk Pembangunan Perumahan di Kota Wates Kabupaten Kulon Progo. (Tesis), Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Indonesia.

UU-RI., 2011. Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) No. 1 Tahun 2011, tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Jakarta, Indonesia: Presiden Republik Indonesia.

Woro, S., 2014. Perencanaan Permukiman (Materi Kuliah). Retrieved 20 September 2014.




DOI: https://doi.org/10.29103/aa.v1i1.295

Article Metrics

#### view : 146 times
PDF 21 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Copyright (c) Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal   

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.