KARAKTERISTIK TAWAS DARI KALENG MINUMAN BEKAS DENGAN KATALIS KOH DAN NaOH UNTUK PENJERNIH AIR

Mulyatun Mulyatun, Masrullita Masrullita, Zainuddin Ginting, Azhari Azhari, Eddy Kurniawan

Abstract


Persediaan air bersih di Indonesia ini semakin terbatas, mengingat sumber air untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia saat ini Sebagian besar sudah tercemar karena kegiatan manusia itu sendiri. Akibatnya perlu pengolahan lebih lanjut agar dapat menghasilkan air bersih. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan kadar kemurnian tawas dari kaleng bekas, mengetahui karakteristik tawas dari kaleng minuman bekas, dan menentukan berapa derajat keasaman dari tawas kaleng bekas. Pada penelitian ini dipakai kaleng pocari sweat sebanyak 5 g dengan katalis KOH dan NaOH dibersihkan zat warnanya terlebih dahulu, kemudian dipotong kecil-kecil kemudian ditambahkan katalis KOH dan NaOH kemudian disaring dan ditambahkan larutan H2SO4. Pada penelitian ini digunakan konsentrasi KOH 25 g, 50 g, 75 g dan NaOH 25 g, 50 g, dan 75 g dengan H2SO4 9M dan berat sampel 5 gram dimana jumlah tawas yang paling banyak didapatkan pada konsentrasi KOH 75 g dengan berat tawas 34,27 g dan rendemennya sebanyak 40,50 %. Dan pada konsentrasi NaOH jumlah tawas yang paling banyak didapatkan pada konsentraasi NaOH 75 g dengan berat tawas sebanyak 31,60 g dan rendemen 37,35 %. Pada pengujian pH awal air yang di uji adalah 6,9 pada waktu penjernihan air 1 jam dengan menggunakan massa tawas pada waktu penjernihan air 1 jam dengan massa tawas 0,5 gr pH air kolam yang diperoleh 3.9, massa tawas 1 gr pH air 3.4, massa tawas 1.5 gr pH air 2.6, massa tawas 2 gr pH air 2.4 dan massa tawas 2.5 pH air 2.3. Tawas yang terbuat dari kaleng minuman pocari sweat dengan katalis KOH dan NaOH dapat menjernihkan air. Hasil penjernihan air yang terbaik dengan tingkat turbidity (kekeruhan) air pada dosis tawas 2,5 g dengan waktu penjernihan 3 jam yaitu 2,85 NTU dengan  awal 26,6 NTU dari tawas yang terbuat dari NaOH.


Keywords


Aluminium, Kaleng, Tawas, Rendemen. turbidity dan, koagulan.

Full Text:

PDF

References


Anonymous, 2008, “Prosedur Pembuatan Aluminium”, PT. INALUM Asahan: Sumatra Utara.

Arifin, B., 1998, “Diktat Kuliah Teknologi Air”, Teknik Kimia Fakultas Teknik Unsyiah: Banda Aceh.

Desviani, Amanda P. 2012. Evaluasi Pemberian Dosis Koagulan Aluminium Sulfat Cair Dan Bubuk Pada Sistem Dosing Koagulan Di Instalasi Pengolahan Air Minum PT. Krakatau Tirta Industri. Skripsi, Institut Pertanian Bogor.

Eji Haris Munandar, 2019, “Pembuatan Tawas Dari Kaleng Minuman Lasegar Bekas Untuk Penjernih Air’, Universitas Malikussale : Lhokseumawe.

Ikhsan, Juslin dkk. 2014. “Pengaruh Mordan Sintesis Dari Limbah Kaleng Terhadap Daya Ikat dan Laju Lepas Zat Warna Methyl Violet oleh Serat Kain” Jurnal Penelitian saintek, UNY. Vol 19, No 1 . Yogyakarta.

Ismayanda M. Husen. Dan Novelis 2011. “Produksi Aluminium Sulfat dari Kaolin dan Asam Sulfat Dalam Reaktor Berpengaduk Menggunakan Proses Kering”, Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan Vol. 8, No. 1, hal. 47-52, Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. ISSN 1412-5064.

Irfan Purnawan dan Riski Budi Ramadhani. 2014. “Pengaruh Konsentrasi KOH pada Pembuatan Tawas dari Kaleng Aluminium Bekas”, Jurnal Teknologi ISSN: 2085-1669. vol. 6 no. 2.

Manuntun, Manurung dan Irma F Ayuningtyas. 2010. “Kandungan Aluminium dalam Kaleng Bekas dan pemanfaatannya dalam pembuatan Tawas”, Universitas Udayana : Bukit Jimbaran.

M. Busyairi, Edhi Sarwono dan Aum Priharyati, 2018, “Pemanfaatan AluminiumDari Limbah Kaleng Bekas Sebagai Bahan Baku Koagulan Untuk Pengolahan Air Asam Tambang”. Universitas Mulawarman : Kalimantan Timur.

Mulyadi, Sri, fenima halawa. 2014. ”Karakterisasi Sifat Mekanis Kaleng Minuman (coca cola, brend sandes dan pocary sweet)” Jurnal Ilmu Fisika (JIF), vol 3 no 2.

Syaiful, M., Anugrah Intan Jn dan Danny Andriawan. 2014. “Efektivitas Alum Dari Kaleng Minuman Bekas Sebagai Koagulan Untuk Penjernihan Air” Jurnal Teknik Kimia No. 4, Vol. 20: 39-45.

Y. P. Prananto, M. M. Khunur dan S. Mutrofin. 2009. “Sintesis Kristal Tunggal Kalsium Tartrat Tetrahidrat (CaC4H4O6.4H2O) Dari Limbah Kalsium Oksalat (CaC2O4) Nira Tebu dengan Metode Gel Metasilikat” Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya, Malang ISBN 65145.




DOI: https://doi.org/10.29103/cejs.v2i3.6165

Article Metrics

 Abstract Views : 7 times
 PDF Downloaded : 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Mulyatun Mulyatun, Masrullita Masrullita, Zainuddin Ginting, Azhari Azhari, Eddy Kurniawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) , Jalan Batam No 02 Universitas Malikussaleh Kampus Bukit Indah.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Stat Counter

Flag Counter