Karakter Agronomi Jagung Manis Varietas Sugar 75 Akibat Perlakuan Pupuk Kandang Ayam dan Kalium
DOI:
https://doi.org/10.29103/agrium.v12i1.386Abstract
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga November 2012 dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh aplikasi pupuk kandang ayam dan kalium terhadap karakter agronomi jagung manis. Model rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu aplikasi pupuk kandang ayam (A) sebagai faktor pertama yang terdiri dari 4 taraf yaitu A0 (0 Kg/ha), A1 (10 Kg/ha),A2 (15 Kg/ha) dan A3 (20 Kg/ha). Faktor kedua yaitu aplikasi pupuk Kalium (K) yang terdiri dari K0 (0 Kg K2O/ha), K1 (90 Kg K2O/ha), K2 (120 Kg K2O/ha), dan K3 (150 Kg K2O/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kandang ayam dan kalium tidak berpengaruh nyata terhadap karakter agronomi jagung manisReferences
Anonim. 2003. Mengolah Sampah DapurMenjadi Kompos, Memelihara Sungai Menjaga Laut. http://www.LembagaKajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah. Diakses November 2014.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, 2012. Data curah hujan tahun 2012. Stasiun BMKG Polonia. Medan.
Budiastuti, M. S., D. Suroto, dan S. Haryanti. 2011. Penggunaan Glifosat dan Macam Olah Tanah pada Pertanaman Jagung Manis. Konfrensi Nasional XV HIGI di Surakarta.
Harsono, A. 2009. Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Jagung Manis. Jurnal Agritrop 2007. Fakultas Pertanian Universitas Udayana Bali
Havlin, J. L., J. D. Beaton, S. L. Tisdale, and W. L. Nelson. 1999. Soil Fertility and Fertilizers AnIntroduction to Nutrient Management. 6th ed.Prentice Hall. Upper Saddle River. NewJersey. pp. 497.
Listyobudi, V. R. 2011. Perlakuan Herbisida pada Sistem Tanpa Olah Tanah Terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Kualitas Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays Sacharata, STURT)
Mirza, M. F., 2013. Hara dan Hubungannya dengan Tanaman. http://laborr-ilmu.blogspot.com. [19 Agustus 2014].
Munir, 1996. Tanah Ultisol di Indonesia, Pustaka Jaya Jakarta.
Novizan. 2002. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Prasetyo, B. H dan D. A. Suriadikarta. 2006. Karakteristik, Potensi, dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian. Dalam:http//www.puslintan.net.index. [24 Februari 2012].
Putra, I. A., Hanum, H., Hanum. C. 2010. Pengelolaan Hara Kalium Berdasarkan Batas Kritis Untuk Tanaman Jagung (Zea mays L.) Pada Berbagai Status Hara di Tanah Inceptisol. Thesis Pasca Sarjana Prodi Agroekoteknologi. USU
Roesmarkam, A dan Yuwono, N. W. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius Yogyakarta
Setyono. S, 1986. Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. Pasca Sarjana KPK. UGM-UNIBRAW.
Sutanto, R., 2002. Penerapan Pertanian Organik, Pemasyarakatan dan pengembangannya. Kanisius Jakarta.
Syekhfani, 2014. Teknik Pemantauan Kadar Bahan Organik Di Lapangan Secara Mudah, Murah Dan Cepat. http://www.academia.edu. [22 Agustus 2014].
Downloads
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.

