Analisis Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja Dengan Metode Fte (Full Time Equivalent) Di Bumg Malaka

Bakhtiar Bakhtiar, Muhammad Muhammad

Abstract


BUMG Malaka merupakan sebuah industri akuakultur, yang memproduksi pelet pakan ikan terapung yang terletak di Gampong Jangka Alue Bie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen. BUMG Malaka didirikan susuai dengan kebutuhan masyarakat setempat yang sebagian besar merupakan petani tambak dan juga untuk membuka dan memperluas lapangan kerja baru sehingga akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Terdapat 4 proses produksi yaitu penghalusan bahan baku, pengadukan, mencetak pallet, dan pengemasan. Dimana pada setiap proses memeliki satu karyawan. Berdasarkan jumlah permintaan pelet pakan ikan semakin meningkat. Untuk itu diperlukan kesesuaian antara beban kerja dengan jumlah karyawan. Penelitian ini menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE), merupakan sebuah metode analisis beban kerja yang mengukur lama waktu penyelesaian kerja. Berdasarkan hasil perhitungan Full Time Equivalent (FTE) kebutuhan tenaga kerja berdasarkan beban kerja karyawan mesin Hammer Mill sebanyak 6.437,5 jam dibutuhkan sebanyak 4 karyawan, karyawan pengadukan dengan standar beban kerja sebanyak 3.458,33 jam dibutuhkan sebanyak 2 karyawan, karyawan mesin Exsrude dengan standar beban kerja sebanyak 2.812,5 jam dibutuhkan sebanyak 2 karyawan, karyawan pengemasan dan teknisi dengan standar beban kerja sebanyak 2.916,67 jam dibutuhkan sebanyak 2 karyawan. Untuk mengoptimalkan kinerja karyawan dan hasil produksi dapat dilakukan dengan menambah jumlah tenaga kerja sesuai perhitungan jumlah tenaga kerja optimal dan melakukan penyusuanan kembali job description.

 

Kata Kunci : Beban Kerja, Full Time Equivalent, Kebutuhan Tenaga Kerja

 


Full Text:

PDF

References


Adawiyah, W. (2013).Analisis Beban Kerja Sumber Daya Manusia Dalam Aktivitas Produksi Komoditi Sayuran Selada (Studi Kasus: CV Spiriit Wira Utama).Skripsi Pada Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Angga Febriantoro (2019) Menentukan Kebutuhan Tenaga Kerja Dengan Metode Fte ( Full Time Equivalent) Pada Pekerjaan Shutdown Di PT Patriatama Mandiri Makassar.

Dewi, U. dan Satrya, A. (2012). Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Berdasarkan Beban Kerja Karyawan Pada PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tanggerang Bidang Sumber Daya Manusia dan Organisasi. Jurusan Manajemen SDM Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok.

Diniaty, Dewi, Muliyadi, Zukri, (2016) Analisis Beban Kerja Fisik Dan Mental Karyawan Pada Lantai Produksi Dipt Pesona Laut Kuning. Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, Riau, Vol. 13, No. 2 : 203 – 210

Elvi Fetrina, 2017. Analisis Kebutuhan Pegawai Berdasarkan Perhitungan Beban Kerja Pegawai (Studi Kasus: Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Martoyo, susilo. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Rineka cipta, Jakarta.

Nurul Hudaningsih dan Rifki Prayoga (2019) tentang Analisis Kebutuhan Karyawan Dengan Menggunakan Metode Full Time Equivalent (Fte) Pada Departemen Produksi Pt. Borsya Cipta Communica.

Iristiadi. (2014) Ergonomi sebagai pengantar. PT.Remaja Rosdakarya. Bandung.

Pambudi. (2017) Skripsi Analisis Beban Kerja Karyawan Dengan Metode Full Time Equivalent (Studi Kasus Ukm Unlogic Projeck. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2021, pasal 3

Purnomo (2015) penelitian pada perusahaan perbankan sebagai lembaga yang mengelola keuangan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik

Rimbawa Susilo dan Tito Yustiawan, (2015) yang berjudul Perhitungan Tenaga Keperawatan dengan metode Full Time Equivalent.

Septri Widiono. (2019) Jejak sukses desa membangun BUMDes: belajar dari BUMDes Mart Sumber Rejo.

Susilo R. (2015). Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Keperawatan dengan Metode Full Time Equivalent Bedasarkan Departement Kesehatan.

Sutalaksana, Iftikar Z. Anggawisastra, Ruhana,Tjakraatmadja, JannH, (2006) Teknik Perancangan Sistem PKerja,

Departemen Teknik Industri ITB, Bandung.

Sutalaksana, Iftikar Z, (1979) Teknik Tata Cara Kerja,

Departemen Teknik Industri ITB, Bandung.

Undang-Undang Republik Indonesia No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Wignjosoebroto, Sritomo. (2000) Ergonomi Studi Gerak dan Waktu, Institut Sepuluh November, Surabaya.




DOI (PDF): https://doi.org/10.29103/sisfo.v5i1.4853.g2658

Article Metrics

 Abstract Views : 109 times
 PDF Downloaded : 39 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.