Pengaruh Peningkatan Temperatur Pada Box Penyimpan Sosis yang Terisolasi

Authors

  • a Alchalil Malikussaleh University

DOI:

https://doi.org/10.29103/mjmst.v3i2.10898

Abstract

Sosis adalah salah satu makanan siap olah atau siap saji yang bahan bakunya utamanya adalah daging ayam yang halus  yang dicampur tepung atau pati. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapatkan lama waktu penyimpanan sosis yang mempertahankan temperatur 0 oC, dengan  membutuhkan waktu 2 - 4 hari  yang menggunakan kotak yang terbuat dari kayu dan styrofoam. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa  kotak kayu mampu mempertahankan  temperatur 0 oC pada jam ke  50, kotak styrofoam  pada jam  ke 64 kotak campuran pada jam ke 71. Temperatur dalam sosis  (T1) kotak kayu  dari jam  ke 1 hingga jam ke 39  mengalami kenaikan  temperatur lebih rendah dibandingkan dengan kotak  campuran  dan kotak styrofoam.  Temperatur dalam kotak (T2) box kayu dari jam ke 1 hingga jam ke 46 mengalami kenaikan temperatur lebih rendah di bandingkan dengan box campuran dan box styrofoam

References

J. G. Haygreen & Jim. L. Bowyer, (1989), Forest & Wood Tecnology anIntroduction, Gajah Mada University Press, Yokyakarta Indonesia.

Horath, Larry, (1995), Fundamental of Material Science for Tecnologist, Prentice-Hall Inc, New Jersey.

Holman, JP, (1988), Perpindahan Kalor, Edisi ke-enam, Erlangga, Jakarta.

Jennings, Burgess H., (1987), The Thermal Environment Conditioning and Control, Harper and Row Publisher, New York.

Arismunandar, W., Saito H., 1995, PenyegaranUdara, CetakanKelima, PT. PradnyaParamita, Jakarta.

Downloads

Published

2015-10-13

How to Cite

Alchalil, a. (2015). Pengaruh Peningkatan Temperatur Pada Box Penyimpan Sosis yang Terisolasi. Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology, 3(2), 11–16. https://doi.org/10.29103/mjmst.v3i2.10898