HIDROLISIS FURFURAL DARI TONGKOL JAGUNG DENGAN KATALISATOR ASAM ASETAT
DOI:
https://doi.org/10.29103/jtku.v10i2.5473Keywords:
Densitas, Hidrolisis, Tongkol Jagung, Viskositas, Yield FurfuralAbstract
Hidrolisis tongkol jagung memakai asam asetat sebagai katalisator untuk pembentukan furfural dilakukan dengan mempelajari pengaruh suhu dan waktu reaksi terhadap densitas, viskositas dan yield furfural. Penelitian ini dilakukan dengan mereaksikan tongkol jagung dengan asam asetat di dalam labu leher tiga berukuran 500 ml di waterbath. Proses berjalan pada variasi suhu 90 0C, 100 0C, dan 110 0C dan variasi waktu reaksi 60 menit, 80 menit, dan 100 menit. Hidrolisis yang di hasilkan untuk analisa densitas, viskositas, dan yield furfural. Dari analisis bahan baku tongkol jagung didapatkan kadar pentosan 30,4 %. Hasil dari analisa densitas dengan mengunakan picnometer diperoleh densitas tertinggi yaitu 1,66 gram/ml. hasil dari analisa viskositas dengan menggunakan viskometer ostwald diperoleh viskositas tertinggi yaitu 1,953 Cp. Hasil dari analisa yield furfural dengan menggunakan metode titrasi diperoleh yield furfural tertinggi yaitu 7,26 %. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertinggi densitas, viskositas, dan yield furfural di suhu dan waktu maksimum.References
Adisarwanto, T. dan Yustina E.W. 2002. Meningkatkan Produksi Jagung di Lahan Kering, Sawah, dan Pasang Surut. Penebar Swadaya. Jakarta
Alkuino, E.L. 2000. Gasifying Farm Wastes as Source of Cheap Heat for
Drying Paddy and Cornd. Philippines : International Rice Research
Organization.
Ambalkar, 2012. Synthesis of furfural from lignocellulosic biomass as
Agricultural. The Internationational Journal of Engineering and Science
(IJES).
Amin, M, dan Zaenaty. 2012. Respon Petani Terhadap Gelar Teknologi
Budidaya Jagung Hibrida Bima 5 Di Kabupaten Donggala. Agrika,6(1)
Andaka, G. 2010. Hidrolisis Ampas Tebu menjadi Furfural dengan
Katalisator Asam Sulfat. Yogyakarta
Anonim. 2011. Penanganan Pasca Panen Jagung Balai Besar Litbang
Pasca Panen. http://www.warintek.progressio.or.id.
Berger, J. 1962. Maize Production and the Manuring of Maize. Printed in
Press, Yogyakarta
Elvianora, Rahmawati. 2014. Tongkol Jagung meningkatkan bobot badan
ternakruminansia 100 gram perhari. 14 November 2015.
Gozan, M. (2007), Sakarafikasi dan Fermentasi bongkol
jagung Menjadi Etanol Menggunakan Enzim Sellulase dan Enzim
Sellobiase, Jurnal Teknologi
Krik, R.E. dan Othmer, D.F. 1967. Encyclopedia of Chemical Engineering
Technology. New York : Jhon Wiley and Sons Inc.
Setyadi, M., (2007), Hidrolisis Pentosan Menjadi Furfural Dengan
Katalisator Asam Sulfat Untuk Meningkatkan Kualitas Bahan Bakar
Mesin Diesel. (2007), Prosiding PPI-PDIPTN, Yogyakarta, Indonesia.
Sari, N. K., & Ernawati, D. (2017). Teori dan Aplikasi Pembuatan Bioethanol dari Selulose (Bambu).
Suprapto, H.S. dan Rasyid, M.S. (2002). Bertanam Jagung. Penebar
Swadaya, Jakarta.
Wijanarko, dkk, (2006). Tinjauan Komprehensif Perancangan Awal Pabrik
Furfural Berbasis Ampas Tebu. Indonesia.
Witono, J. A., (2005). Produksi Furfural dan Turunannya: Alternatif
Peningkatan Nilai Tambah Ampas Tebu Indonesia. Http://www.chem-istry.org/ diakses tanggal 28 november 2018 pukul 20:19.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Jurnal Teknologi Kimia Unimal as the first party to publish the article.








