HIDROLISIS FURFURAL DARI TONGKOL JAGUNG DENGAN KATALISATOR ASAM ASETAT

Authors

  • Zulnazri Zulnazri Chemical Engineering, Malikussaleh University, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe http://orcid.org/0000-0002-8704-5791
  • Waizul Fahri Purba Chemical Engineering, Malikussaleh University, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe
  • Jalaluddin Jalaluddin Chemical Engineering, Malikussaleh University, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.29103/jtku.v10i2.5473

Keywords:

Densitas, Hidrolisis, Tongkol Jagung, Viskositas, Yield Furfural

Abstract

Hidrolisis tongkol jagung memakai asam asetat sebagai katalisator untuk pembentukan furfural dilakukan dengan mempelajari pengaruh suhu dan waktu reaksi terhadap densitas, viskositas dan yield furfural. Penelitian ini dilakukan dengan mereaksikan tongkol jagung dengan asam asetat di dalam labu leher tiga berukuran 500 ml di waterbath. Proses berjalan pada variasi suhu 90 0C, 100 0C, dan 110 0C dan variasi waktu reaksi 60 menit, 80 menit, dan 100 menit. Hidrolisis yang di hasilkan untuk analisa densitas, viskositas, dan yield furfural. Dari analisis bahan baku tongkol jagung didapatkan kadar pentosan 30,4 %. Hasil dari analisa densitas dengan mengunakan picnometer diperoleh densitas tertinggi yaitu 1,66 gram/ml. hasil dari analisa viskositas dengan menggunakan viskometer ostwald diperoleh viskositas tertinggi yaitu 1,953 Cp. Hasil dari analisa yield furfural dengan menggunakan metode titrasi diperoleh yield furfural tertinggi yaitu 7,26 %. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertinggi densitas, viskositas, dan yield furfural di suhu dan waktu maksimum.

References

Adisarwanto, T. dan Yustina E.W. 2002. Meningkatkan Produksi Jagung di Lahan Kering, Sawah, dan Pasang Surut. Penebar Swadaya. Jakarta

Alkuino, E.L. 2000. Gasifying Farm Wastes as Source of Cheap Heat for

Drying Paddy and Cornd. Philippines : International Rice Research

Organization.

Ambalkar, 2012. Synthesis of furfural from lignocellulosic biomass as

Agricultural. The Internationational Journal of Engineering and Science

(IJES).

Amin, M, dan Zaenaty. 2012. Respon Petani Terhadap Gelar Teknologi

Budidaya Jagung Hibrida Bima 5 Di Kabupaten Donggala. Agrika,6(1)

Andaka, G. 2010. Hidrolisis Ampas Tebu menjadi Furfural dengan

Katalisator Asam Sulfat. Yogyakarta

Anonim. 2011. Penanganan Pasca Panen Jagung Balai Besar Litbang

Pasca Panen. http://www.warintek.progressio.or.id.

Berger, J. 1962. Maize Production and the Manuring of Maize. Printed in

Press, Yogyakarta

Elvianora, Rahmawati. 2014. Tongkol Jagung meningkatkan bobot badan

ternakruminansia 100 gram perhari. 14 November 2015.

Gozan, M. (2007), Sakarafikasi dan Fermentasi bongkol

jagung Menjadi Etanol Menggunakan Enzim Sellulase dan Enzim

Sellobiase, Jurnal Teknologi

Krik, R.E. dan Othmer, D.F. 1967. Encyclopedia of Chemical Engineering

Technology. New York : Jhon Wiley and Sons Inc.

Setyadi, M., (2007), Hidrolisis Pentosan Menjadi Furfural Dengan

Katalisator Asam Sulfat Untuk Meningkatkan Kualitas Bahan Bakar

Mesin Diesel. (2007), Prosiding PPI-PDIPTN, Yogyakarta, Indonesia.

Sari, N. K., & Ernawati, D. (2017). Teori dan Aplikasi Pembuatan Bioethanol dari Selulose (Bambu).

Suprapto, H.S. dan Rasyid, M.S. (2002). Bertanam Jagung. Penebar

Swadaya, Jakarta.

Wijanarko, dkk, (2006). Tinjauan Komprehensif Perancangan Awal Pabrik

Furfural Berbasis Ampas Tebu. Indonesia.

Witono, J. A., (2005). Produksi Furfural dan Turunannya: Alternatif

Peningkatan Nilai Tambah Ampas Tebu Indonesia. Http://www.chem-istry.org/ diakses tanggal 28 november 2018 pukul 20:19.

Downloads

Published

2021-11-30