Membangun Generasi Emas 2045: Sinergi Pemberian Makanan Tambahan dan Digitalisasi Data dalam Pencegahan Stunting di Kabupaten Jember

Authors

  • Robby Reza Zulfikri Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Sjafruddin Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Hendrik Tri Oktaviansyah Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Bahrina Almas Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Inayah Swasti Ratih Universitas Jember, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29103/jsm.v4i1.27253

Keywords:

Golden Generation, Feeding, Digitization, Stunting Prevention, Jember

Abstract

Stunting remains a major health problem in Indonesia, impacting the quality of future human resources. Stunting prevention efforts require a comprehensive and collaborative approach, particularly at the village level. This community service program aims to improve knowledge, promote clean and healthy living behaviors (PHBS), and utilize digital data to support stunting prevention in Sukowono Village, Jember Regency. The methods used include education for mothers of toddlers and integrated health post (Posyandu) cadres, provision of locally-based supplementary feeding (PMT), and training in digitalizing health data to improve the accuracy and monitoring of children's nutritional status. The results of the program indicate an increase in community knowledge regarding nutrition and PHBS, increased participation in Posyandu activities, and the availability of a more orderly and integrated data recording system. The synergy between nutrition interventions, behavioral change, and the use of digital technology has proven effective in supporting stunting prevention efforts. This program is expected to become a sustainable model for realizing a healthy and quality generation towards Indonesia Emas 2045.

References

[1] M. Majid, A. J. Tharihk, and R. Zarkasyi, Cegah stunting melalui perilaku hidup sehat. Penerbit NEM, 2022.

[2] K. Dewi, L. Anggriani, M. P. Ritonga, C. Azmi, S. R. Samosir, and F. N. Hutauruk, “Stunting dan pencegahannya,” J. Pemberdaya. Masy., vol. 1, no. 1, pp. 18–26, 2023.

[3] O. Martony, “Stunting di Indonesia: Tantangan dan solusi di era modern,” J. Telenursing, vol. 5, no. 2, pp. 1734–1745, 2023.

[4] P. Priyono, “Strategi Percepatan Penurunan Stunting Perdesaan (Studi Kasus Pendampingan Aksi Cegah Stunting di Desa Banyumundu, Kabupaten Pandeglang),” J. Good Gov., 2020.

[5] R. Amran, R. R. Pratama, and S. Wahyuni, “Stunting sebagai ancaman kualitas sumber daya manusia: Perspektif gizi, lingkungan, dan sosial,” Sci. J., vol. 4, no. 4, pp. 233–240, 2025.

[6] A. Rahma, “KONSTRUKSI REALITAS PEMBERITAAN MAKAN BERGIZI GRATIS PADA PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN 100 HARI PERTAMA MELALUI TEMPO. CO,” 2026, Universitas Nasional.

[7] H. Fadhlurrohman, “Analisis Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting dalam Capaian SDGS di Indonesia: Studi Kasus di Kabupaten Karawang,” J. Syntax Imp. J. Ilmu Sos. dan Pendidik., vol. 6, no. 3, pp. 857–875, 2025.

[8] S. U. Dewi, F. H. Jaya, D. Violentina, and N. T. Sari, “Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Serta Stop Buang Air Besar Sambarangan (SBS) Untuk Mencegah Stunting Di Desa Sumber Jaya Jati Agung,” Jompa Abdi J. Pengabdi. Masy., vol. 4, no. 4, pp. 155–162, 2025.

[9] N. Harini, D. Suhariyanto, I. Indriyani, N. Novaria, A. Santoso, and E. Yuniarti, “Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Perekonomian Desa: Community Empowerment Assistance in Improving the Village Economy,” Amalee Indones. J. Community Res. Engagem., vol. 4, no. 2, pp. 363–375, 2023.

[10] S. Suyono, I. Aunullah, and H. Sa’diyah, “Implementasi model pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi partisipatif dalam penguatan kapasitas sosial dan ekonomi lokal,” Penamas J. Community Serv., vol. 6, no. 1, pp. 121–130, 2026.

[11] A. Yulistiani, K. Ambarwati, and H. Yanfika, “Evaluasi kegiatan penyuluhan pertanian studi kasus kwt dahlia, Kecamatan Gedong Tataan,” JPPM (Jurnal Pengabdi. Dan Pemberdaya. Masyarakat), pp. 165–170, 2022.

Downloads

Published

2026-06-10

Issue

Section

Articles