Penguatan Kemampuan Berbahasa Indonesia Melalui Pelatihan Penulisan dan Berbicara bagi Masyarakat di Gampong Meunasah Drang, Aceh Utara

Authors

  • Juni Ahyar Universitas Malikussaleh
  • Safriandi Universitas Malikussaleh
  • Iba Harliyana Universitas Malikussaleh
  • Reza Pahlevi Ginting Universitas Malikussaleh
  • Zulfadli Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.29103/jsm.v3i2.21445

Keywords:

Indonesian Language, Language, Training, Literacy

Abstract

This community service program aims to enhance the proficiency of the Meunasah Drang community, Krueng Mane, North Aceh, in using the Indonesian language, particularly in speaking and writing according to proper linguistic rules. The initiative was motivated by the need to foster effective communication and improve language literacy among local residents, which is essential for social interaction and everyday activities. The program was implemented through interactive training sessions, combining theoretical explanations with hands-on practice, group discussions, and guided writing exercises. Participants were encouraged to actively engage in dialogues and create written works that reflect correct language structures. The outcomes of the activities demonstrated a significant improvement in participants' understanding and ability to use the Indonesian language accurately and effectively. Furthermore, the training fostered greater awareness of language as a tool for cultural expression and social cohesion. The success of this program highlights the importance of continuous language education and its impact on improving community literacy.

References

[1] Alwasilah, A. C. (2011). Pokoknya Rekayasa Literasi: Strategi Mengembangkan Kemampuan Literasi di Indonesia. Bandung: Kiblat Buku Utama.

[2] Badudu, J. S. (2003). Inilah Bahasa Indonesia yang Benar. Jakarta: Gramedia.

[3] Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

[4] Cahyani, I., & Hodijah, N. (2018). “Penerapan Ejaan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah.” Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(2), 123–134.

[5] Djiwandono, P. I. (2013). Psikolinguistik: Memahami Bahasa dan Pikiran. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

[6] Gee, J. P. (2015). Literacy and Education. London: Routledge.

[7] Kridalaksana, H. (2010). Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

[8] Kusumaningrum, D. E., & Cahyono, B. Y. (2016). “Improving Students’ Writing Skills through Project-Based Learning.” Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(4), 559–564.

[9] Moeliono, A. M. (2017). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

[10] Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

[11] Muslich, M. (2010). Tata Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

[12] Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

[13] Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2021). An Introduction to Sociolinguistics (8th ed.). Hoboken: Wiley-Blackwell.

[14] Yamin, M., & Maisah. (2010). Standarisasi Profesi Guru dan Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Gaung Persada Press.

[15] Yanti, N. (2020). “Peningkatan Keterampilan Berbahasa Melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat.” Jurnal Bahasa dan Pengabdian, 2(1), 55–63.

[16] Zuchdi, D. (2012). Pembelajaran Literasi di Sekolah. Yogyakarta: UNY Press.

Downloads

Published

2025-07-22

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.