PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN AIR DENGAN BANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA

Amelia Prihatiningrum, Nuraina Nuraina, Erna Isfayani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi aritmatika sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan rancangan penelitiannya yaitu non-equivalent post-test only control design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII SMPS Iskandar Muda. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 dan siswa kelas VII-2 yang dipilih dengan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan penalaran matematis yang berupa post-test. Analisis data dilakukan menggunakan uji non-parametrik (Mann Whitney U-test) karena data tidak berdistribusi normal. Berdasarkan hasil analisis menunjukan skor rataan kelas eksperimen yang diberi pendekatan pembelajaran AIR dengan bantuan alat peraga sebesar 12,90, lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan pendekatan saintifik sebesar 9,73. Dari hasil uji Mann Whitney U-test didapati nilai Asymp sig, (2-tailed) yaitu 0,003 < α (α = 0,05). Menunjukkan bahwa pendekatan AIR dengan bantuan alat peraga berpengaruh terhadap kemampuan penalaran matematis siswa.

Keywords


Alat Peraga, Auditory Intellectually Repetition, Kemampuan Penalaran Matematis

Full Text:

PDF

References


Handayani, I. M., Pujiastuti, E., & Suhito, S. (2014). Keefektifan Auditory Intelectually Repetition Berbantuan LKPD terhadap Kemampuan Penalaran Peserta Didik SMP. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, Vol. 5, No. 1.

Harahap, E. S. (2017). Perbedaan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Dengan Pembelajaran Konvensional Pada Materi Faktorisasi Suku Aljabar Di Kelas VIII. Seminar Nasional Matematika. Sumatera Utara: Jurusan Matematika Universitas Negeri Medan.

Herdiman, I. (2017). Penerapan Pendekatan Open-Ended Untuk Meningkatkan Penalaran Matematik SMP. Jurnal JES-MAT, Vol. 3, No. 2.

Hermawan, A. S., & Hidayat, W. (2018). Penemuan Terbimbing. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(3), 7–12. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i3.219-228

Lestari, K. E. (2015). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. USA: NCTM.

Nurdalillah. (2011). Perbedaan Kemampuan Penalaran Matematika dan Pemecahan Masalah Pada Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pembelajaran Konvensional di SMA N 1 Kualuh Selatan. Jurnal Pendidikan Matematika Paradikma, Vol. 4., No. 2, 109-112.

Permana, Y., & Sumarmo, U. (2007). Mengembangkan Kemampuan Penalaran dan Koneksi Matematik Siswa SMA Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal Educationist, Vol. 1, No. 2, 116-123.

Rosnawati, R. (2013). Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Indonesia pada TIMSS 2011. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan Dan Penerapan MIPA, 1–6. http://staffnew.uny.ac.id/upload/132001808/penelitian/Makalah+Semnas+2013+an+R+Rosnawati+FMIPA+UNY.pdf

Ruseffendi, E. T. (2005). Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non - Ekstra Lainnya. Bandung: Tarsito.

Yanto Permana, U. S. (2007). Mengembangkan kemampuan penalaran dan koneksi matematik siswa SMA melalui pembelajaran berbasis masalah. Educationist, I(2), 116–123.




DOI: https://doi.org/10.29103/jpmm.v1i1.4302

Article Metrics

 Abstract Views : 60 times
 PDF Downloaded : 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.