Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual Peluang Menggunakan Taksonomi Solo Berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa SMK NU 1 Kedungpring

Authors

  • Selvi Aulia Universitas Islam Darul 'Ulum
  • Zaenal Arifin Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
  • Arezqi Tunggal Asmana Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.29103/jpmm.v6i2.28100

Keywords:

Kemandirian Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Peluang, Taksonomi SOLO

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa karena membantu siswa memahami permasalahan, menyusun strategi penyelesaian, menerapkan konsep matematika secara tepat, serta mengevaluasi solusi yang diperoleh dalam menyelesaikan soal kontekstual. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih tergolong rendah, sehingga diperlukan penelitian untuk mendeskripsikan kemampuan tersebut berdasarkan Taksonomi SOLO dan kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal kontekstual materi peluang menggunakan Taksonomi SOLO berdasarkan kemandirian belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah tiga siswa kelas X SMK NU 1 Kedungpring yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk mewakili kategori kemandirian belajar tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui angket kemandirian belajar, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemandirian belajar tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis pada tingkat relasional hingga extended abstract, siswa dengan kemandirian belajar sedang berada pada tingkat multistruktural, sedangkan siswa dengan kemandirian belajar rendah cenderung berada pada tingkat prastruktural hingga unistruktural. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis sesuai dengan karakteristik kemandirian belajar siswa.

References

Aeni, N., Lukman, H., & Setiani, A. (2022). Efektivitas Model Reciprocal Teaching dengan Pendekatan RME terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3 SE-Articles). https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i3.1613

Alvia Nisa, Fonna, M., & Sinaga, N. A. (2026). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dan Self Efficacy Siswa Melalui Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning. Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, 6(1 SE-Articles), 134–141. https://doi.org/10.29103/jpmm.v6i1.25233

Anis Fauzia, MPd, Y. L., Haves Qausar, Mutia Fonna, & Nur Elisyah. (2026). Pengaruh Model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) Berbantuan Aplikasi Cabri 3D Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa . Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, 6(2 SE-Articles), 14–24. https://doi.org/10.29103/jpmm.v6i2.28001

Awala, F. K., Ekawati, M., Faradilla, Y., & Indah, W. (2021). Analisis Kesalahan Siswa Menyelesaikan Masalah Logaritma berdasarkan Taksonomi Solo dan Kemandirian Belajar. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 5(2), 219–233. https://doi.org/https://doi.org/10.33603/jnpm.v5i2.4480

Biggs, John, Tang, & Catherine. (2011). Teaching For Quality Learning At University. McGraw-Hill Education (UK). https://books.google.co.id/books/about/Teaching_For_Quality_Learning_At_Univers.html?hl=id&id=XhjRBrDAESkC&redir_esc=y

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Hasanah, A. U., & Imami, A. I. (2022). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas IX SMP Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(1 SE-Articles), 290–302. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i1.1981

Majekroatina, D., Darsono, & Yohanie, D. D. (2024). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(1 SE-Articles), 218–232. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i1.2177

Mathematics, N. C. of T. of. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics (N. C. of T. of Mathematics (ed.)). National Council of Teachers of Mathematics, 2000. https://books.google.co.id/books/about/Principles_and_Standards_for_School_Math.html?hl=id&id=BkoqAQAAMAAJ&redir_esc=y

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nurmaningsih, & Syarifah Fadillah. (2026). Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Kesiapan Dan Kemandirian Belajar . Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, 6(1 SE-Articles), 24–40. https://doi.org/10.29103/jpmm.v6i1.26433

Polya, G. (2004). How to Solve It: A New Aspect of Mathematical Method. Princeton University Press. https://books.google.co.id/books/about/How_to_Solve_It.html?hl=id&id=z_hsbu9kyQQC&redir_esc=y

Rahmat, S. K., & Arham, H. R. (2022). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik pada Materi Peluang. Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied, 2(1 SE-Articles), 27–39. https://doi.org/10.30983/lattice.v2i1.5542

Riski, M. (2024). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Negeri 3 Lhoknga berdasarkan Taksonomi SOLO. https://etd.usk.ac.id/search/index.php?p=baca&bacaID=147351&page=18

Safitri, N., Zulkarnain, I., & Hidayanto, T. (2026). Meta Analisis: Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. JURMADIKTA, 6(1 SE-Articles), 35–44. https://doi.org/10.20527/jurmadikta.v6i1.3258

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.Bandung: Alfabeta.

Tika, N. W., Rahayu, W., Hidajat, F. A., & Jakarta, U. N. (2024). Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Pbl-stem untuk Meningkatkan. Histogram: Jurnal Pendidikan Matematik, 8(2), 70–85. https://doi.org/https://doi.org/10.31100/histogram.v8i2.3775

Zimmerman, B. J. (2015). Becoming a Self-regulated Learner. Theory Into Practice. The Journal of Experimental Education, 38(4). https://doi.org/https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Aulia, S., Arifin, Z., & Asmana, A. T. (2026). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual Peluang Menggunakan Taksonomi Solo Berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa SMK NU 1 Kedungpring . Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, 6(1), 142–154. https://doi.org/10.29103/jpmm.v6i2.28100