Pengembangan Usaha Keluarga Miskin Dan Hibah Sarana Produksi Kue Rumahan Dan Di Masa Pandemi Covid 19 Pada Kelompok Ibu Rumah Tangga Desa Gampong Barat Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara

Subhani Subhani, Rizki Yunanda, M Nazaruddin, Awaluddin Arifin

Abstract


Usaha kue rumahan merupakan salah satu jenis usaha yang sangat menjanjikan bagi ibu- ibu rumah tangga, pasalnya kue jenis ini merupakan camilan bagi semua kalangan yang setiap harinya sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Jika melihat kompetitor-kompetitor yang bergerak dibidang usaha kue rumahan, saban hari terus bertambah dikalangan pekerja Ibu Rumah Tangga (IRT). Realitas tersebut terpatri pada kalangan ibu rumah tangga Gampong Barat Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara, di masa pandemi Covid 19 ada beberapa kendala utama yang dialami oleh para produsen kue rumahan tersebut diantaranya, (1) rendahnya harga jual diakibatkan oleh libur sekolah dan sempitnya aktifitas warga (2) tingginya harga bahan baku dan menggunakan perelengkapan seadanya(3)     belum diberikan kemasan dan labelling untuk mengenalkan produknya. (4) Minimnya pengetahuan mengenai cara merubah pola pemasaran berdasarkan kondisi lingkungan. Hal ini diakibatkan oleh kemampuan terbatas dalam usaha yang mereka bangun tersebut. Jenis kue basah yang mereka buat saat ini seperti, bakwan, timphan, risoles, pastel, lemper, dan martabak mini dll. Selain itu sistem produksi yang dikerjakan secara manual masih menyisakan persoalan dalam memenuhi kebutahan para konsumen. Dengan demikian dipandang perlu untuk di perbahrui dengan mendukung kegiatan pengembangan usaha tersebut melalui hibah sarana produksi agar mampu bertahan untuk kelanjutan usaha tersebut. Hasil yang di dapat dalam pengabdian ini adalah. Pertama, meningkatnya persentase jumlah pembeli/customer dari mitra usaha home industri kue basah. Kedua, melalui hibah sarana produksi perlengkapan dan bahan dapat memudahakan untuk memperbesar jumlah produksi dari sebelumnya. Ketiga, mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya kemasan dan lebel yang menarik sebagai daya tarik konsumen.


Keywords


Pengembangan Keluarga Miskin, Hibah, Sarana, Kue Rumahan, Covid 19

Full Text:

PDF

References


Data Pusat Badan Statistik Aceh Utara, Tahun 2020

Rachmat, Muchjidin. 2015. Tantangan dan Strategi percepatan pencapaian Ketahanan Pangan Yang mandiri dan Berdaulat. Dalam Pasandaran, Effendi dkk (editor) Memperkuat Kemampuan Swasembada Pangan. IAARD Press 2015. Hal213-323.

Martisari,Putri,2008. Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Usaha Industri Kecil

Semarang:Unnes.

Rahmana.A,2009. Peran Teknologi InformasiDalam Peningkatan Daya Saing Usaha Kecil Menengah.Yogyakarta .BPFE. UGM

Suharto, Edi. 2006. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung : PT. Refika Aditama. Wahid,Abdul,2010.Buku Pintar Berwirausaha.Jakarta:Agro Media

Suharto, Edi. 2006. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung : PT. Refika Aditama.

Mulyadi Nitisusastro. 2015. Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil, Penerbit Alfabeta.

Triyono, A. 2002. Modul Pengemasan Produk Makanan, Kumpulan Modul Pelatihan UPT B2PTTG-LIPI Subang

https://aceh.tribunnews.com/2020/06/12/polres-lhokseumawe-bentuk-program-desa- tangguh-di-aceh-utara-untuk-penanganan-covid-19.

Ibrahim Chalid, dkk, 2019. Pendampingan Perencanaan Dan Pengembangan Interkoneksi Tempat Wisata Serta Simulasi Potensi Dampaknya Secara Multi Aspek (Multiplier Effect) Di Gampong Lhok Jok Kabupaten Aceh Utara Menuju Desa Mandiri. Laporan PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT




DOI: https://doi.org/10.29103/jmm.v1i2.7559

Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Subhani Subhani, Rizki Yunanda, M Nazaruddin, Awaluddin Arifin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Malikussaleh Mengabdi

E-ISSN : 2829-6141