Pelestarian Ekosistem Mangrove di Istana Manggrove Syiah Kuala Melalui Pengabdian Masyarakat

Authors

  • Tasya Meiroza Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia
  • Salmina Salmina Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia
  • Nurul Kamaly Universitas Syiah Kuala
  • Mukhrijal Mukhrijal Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.29103/jmm.v5i1.21606

Keywords:

Mangrove, pesisir, pengabdian masyarakat, partisipatif, ekosistem

Abstract

Kawasan pesisir Kota Banda Aceh, khususnya Istana Mangrove di Kecamatan Syiah Kuala, menghadapi tekanan ekologis akibat rendahnya kesadaran masyarakat serta alih fungsi lahan yang merusak ekosistem mangrove. Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada peningkatan kesadaran kolektif terhadap pentingnya fungsi ekologis mangrove sebagai benteng alami pesisir dan habitat biota laut. Tujuan utama kegiatan adalah menumbuhkan kepedulian serta membangun partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat, perangkat desa, kelompok pelestarian mangrove, dan mahasiswa dalam seluruh tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi. Kegiatan mencakup edukasi lingkungan, penyemaian bibit, gotong royong penanaman, serta pemantauan partisipatif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kesadaran ekologis masyarakat, keterlibatan lintas elemen dalam pelestarian, serta pemulihan ekologis awal kawasan mangrove. Kegiatan ini juga membangun kapasitas sosial dan mendorong keberlanjutan konservasi berbasis komunitas.

References

Alongi, D. M. (2020). Blue carbon ecosystems and climate change mitigation. Coastal Wetlands and Climate Change. Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-814003-1.00001-3

Abizar, F. (2024). Perkembangan Hutan Mangrove di Indonesia (Artikel Web). Diakses di https://kumparan.com/abizar-flh/perkembangan-hutan-mangrove-di-indonesia-231As6emFoH

Arianto, M. F. (2020). Potensi wilayah pesisir di negara Indonesia. Jurnal Geografi, 10(1), 204-215.

Chevalier, J. M., & Buckles, D. J. (2019). Participatory action research: Theory and methods for engaged inquiry. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429291122

Davis, J., & Wagner, K. (2021). Community-based environmental education and engagement: A participatory model. Journal of Environmental Education Research

Maulida, A. P., & Agustina, E. (2022, June). Identifikasi kerusakan tanaman mangrove di wilayah pesisir Pantai Aceh Pasca Tsunami. In Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan (Vol. 9, No. 2, pp. 226-233).

Nanlohy, L. H., & Masniar, M. (2020). Manfaat Ekosistem Mangrove Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Masyarakat Pesisir. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 2(1), 1-4.

Rahmi, M. M., Najmi, N., Bahri, S., & Suriani, M. (2020). Analisis alih fungsi lahan mangrove di kawasan pesisir Kota Banda Aceh. Journal of Aceh Aquatic Sciences, 3(1).

Ramadani, R., & Navia, Z. I. (2019). Pengembangan Potensi Ekowisata Hutan Mangrove Di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa Aceh. Biologica Samudra, 1(1), 41-55.

Rinjani, E. K., Panbriani, S., Auliya'Amalina, U., & Artayasa, I. P. (2022). Mitigasi bencana abrasi pantai melalui penanaman mangrove di Desa Seriwe, Jerowaru Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 226-230.

Saputra, S., Sugianto, S., & Djufri, D. (2016). Sebaran mangrove sebelum tsunami dan sesudah tsunami di Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh. JESBIO: Jurnal Edukasi dan Sains Biologi, 5(1).

Turisno, B. E., Suharto, R., & Priyono, E. A. (2018). Peran serta masyarakat dan kewenangan pemerintah dalam konservasi mangrove sebagai upaya mencegah rob dan banjir serta sebagai tempat wisata. Masalah-Masalah Hukum, 47(4), 479-497.

Wahyudi, N. (2025). Kementrian Kehutanan Klaim Tak Lagi Beri Izin Penebangan Mangrove (Artikel Web). Diakses di https://www.tempo.co/lingkungan/kementerian-kehutanan-klaim-tak-lagi-beri-izin-penebangan-mangrove-1232075

Yistiarani, W. D. (2020). Kehidupan Masyarakat Pesisir di Indonesia. BALAIRUNG: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Indonesia, 2(1), 6-12.

Baum, F., MacDougall, C., & Smith, D. (2006). Participatory action research. Journal of Epidemiology and Community Health, 60(10), 854-857. https://doi.org/10.1136/jech.2004.028662

Kusmana, C. (2018). Strategi rehabilitasi mangrove berbasis ekologi dan partisipatif. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 15(2), 111-123. https://doi.org/10.20886/jphka.2018.15.2.111-123

Downloads

Published

2026-01-05