Peningkatan Kesadaran Masyarakat Melalui Psikoedukasi Terkait Dampak Stress Terhadap Penyakit Diabetes Mellitus

Authors

  • Nur Afni Safarina Universitas Malikussaleh
  • Sarifah Sarifah Sarifah Universitas Malikussaleh
  • Dirta Wardatul Ula Universitas Malikussaleh
  • Inka Shintya Shintya Universitas Malikussaleh
  • Faiza Razika Razika Universitas Malikussaleh
  • Kurnia Afdila Haryanti
  • Yara Andita Anastasya Universitas Malikussaleh
  • Beby Astri Tarigan Universitas Prima Medan

DOI:

https://doi.org/10.29103/jmm.v3i1.16070

Keywords:

Stress, Diabetes Mellitus

Abstract

Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dampak stress terhadap penyakit Diabetes Mellitus melalui penggunaan metode psikoedukasi menggunakan media visual dalam pengabdian kepada masyarakat di Desa Matang Cot Paseh. Diharapkan bahwa dengan peningkatan kesadaran ini, masyarakat dapat lebih mampu mengatasi penyakit diabetes mellitus dengan mengurangi faktor-faktor pemicu, terutama stress dan cemas. Evaluasi dilakukan untuk menilai ada atau tidaknya efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait diabetes mellitus dan stress yang dilaksanakan oleh mahasiswa kepada masyarakat Desa Matang Cot Paseh.

 

References

Azis, W. A., Muriman, L. Y., & Burhan, S. R. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Gaya Hidup Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2(1), 105-114. https://doi.org/10.37287/jppp.v2i1.52

Herdiansyah, H. (2015). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu psikologi. Selemba Humanika.

Irawan, E. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Masyarakat Tentang Diabetes Mellitus Tipe II. Jurnal Keperawatan BSI, 4(2), 115-121.

Kusdiyati, S., & Fahmi, I. (2019). Observasi Psikologi. PT. Remaja Rosdakarya.

Maria, I. (2021). Asuhan Keperawatan Diabetes Mellitus dan Asuhan Keperawatan Stroke.

Safarina, N., Mawarpury, M., & Sari, K. (2014). Kesejahteraan Subjektif Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Berdasarkan Tingkat Pendidikan. Jurnal Psikologi Integratif, 2(1), 9.

Sukarja, I M., Sukawana, I W., & Suyasa, O. (2014). Pasien Yang Mengalami Kegawatan Diabetes. Jurnal Keperawatan Politeknik Kesehatan Denpasar, 1-5.

Surwit, R. S., Schneider, M. S., & Feinglos, M. N. (1992). Stress and diabetes mellitus. Diabetes Care, 15(10), 1413-1422. https://doi.org/10.2337/diacare.15.10.1413

Surwita, R., Tilburg, M., Zucker, N., McCaskill, C., Parekh, P., Feinglos, M., Edwards, C., Williams, P., & Lane, J. (2002). Stress management improves long-term glycemic control in type 2 diabetes. Diabetes Care. https://doi.org/https://doi.org/10.2337/DIACARE.25.1.30

Wihandi, F., Nadira, C., & Iqbal, T. (2023). Hubungan tingkat stres akademik dengan siklus menstruasi pada mahasiswi program studi kedokteran fakultas kedokteran universitas malikussaleh the relationship between academic stress levels and menstrual cycle in students of medical education, faculty of . Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 6(3), 439-446.

Yang, H., Jin, X., Lam, C., & Yan, S. (2017). Oxidative stress and diabetes mellitus. , 49, 1773 - 1782. https://doi.org/10.1515/cclm.2011.250.

Downloads

Published

2024-04-30