TINDAK PIDANA IKHTILATH OLEH WISATAWAN ASING (Studi Penelitian di Kota Sabang)
DOI:
https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i2.22151Keywords:
Ikhtilath, Syari'at Islam, Wilayatul HisbahAbstract
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah adanya ketidaksesuaian antara norma hukum yang berlaku dengan realitas di lapangan, meskipun qanun telah mengatur sanksi tegas terhadap perbuatan ikhtilath, praktiknya masih banyak pelanggaran yang tidak ditindak oleh wilayatul hisbah, di mana pelanggaran ikhtilath oleh wisatawan asing sering terjadi secara terbuka tanpa adanya tindakan hukum yang tegas dari aparat penegak syari'at. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penegakan Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah terhadap pelanggaran ikhtilath yang dilakukan oleh wisatawan asing di Kota Sabang, serta mengevaluasi sejauh mana peran wilayatul hisbah dalam menangani pelanggaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode penelitian kualitatif. Objek formal penelitian meliputi pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan komparatif. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan petugas wilayatul hisbah, geuchik gampong, tokoh agama, masyarakat setempat, dan wisatawan asing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan qanun terhadap wisatawan asing belum berjalan efektif. Wilayatul hisbah tidak melakukan tindakan tegas meskipun pelanggaran terjadi secara nyata. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya, tidak adanya kebijakan teknis, kendala bahasa, minimnya sosialisasi syariat, dan kekhawatiran merusak citra pariwisata. Solusi yang ditawarkan antara lain adalah penyusunan kebijakan teknis khusus, pelatihan petugas dalam komunikasi lintas budaya, serta peningkatan sosialisasi syari'at melalui media informasi di kawasan wisata. Dengan demikian, diharapkan wisatawan dapat memahami dan menghormati hukum yang berlaku di Aceh, khususnya di Kota Sabang.
Downloads
References
a. Buku
Abdul Manan. Hukum Ekonomi Syari’ah: Dalam Perspektif Kewenangan Pengadilan Agama, Jakarta: Kencana Media Group, 2012.
Alo Liliweweri, Komunikasi Ada Serba Makna, Jakarta: Kencana, 2011.
Azhari. Syariat Islam di Provinsi Aceh Antara Idealisme dan Realitas Sosial, Banda Aceh: Ar-Raniry Press. 2010.
Budi Winarno. Kebijakan Publik (Teori, Proses, Dan Srudi Kasus), Yogyakarta: Caps, 2011.
Erwan Juhara, Eriyandi Budiman, Rita Rohayati. Cendekia Berbahasa, Jakarta Selatan: PT Setia Purna Inves, 2005.
I ketut Suwena, I gusti Ngurah widyatmaja. Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata, Bali: Pustaka larasan, 2017.
I Gede Pitana, I Ketut Surya Diarta. Pengantar Ilmu Pariwisata, Yogyakarta: Andi Offset, 2009.
Ismu Gunadi, Jonaedi Effendi, Cepat dan Mudah Memahami Hukum Pidana, Jakarta: Prenadamedia Group, 2014.
Janu Murdiyatmoko, Sosioligi Memahami dan Mengkaji Masyarakat, Bandung: Grafindo Media Pertama, 2007.
Jimmly Asshiddiqie. Perihal Undang-Undang, Jakarta: Rajawali Pers, 2011.
J. Salusu. Pengambilan Keputusan Strategik Untuk Organisasi Publik dan Organisasi non Profit, Jakarta: Grasindo, 2006.
Mila Saraswati dan Ida Widaningsih, Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial: Geografi, Sejarah, Sosiologi, Ekonomi, Bandung: Grafindo Media Pratama, 2008.
Muhammad Abu Zahrah. Ushul al-Fiqh. Beirut: Dar al-Fikr al-‘Arabi. 2017.
Nyoman S. Pendit. Glosari Pariwisata Kontemporer: Memperkaya Khazanah Industri Hospitaliti dan Perjalanan Wisata Indonesia, Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 2005.
Onong Uchana Effendy. Dinamika Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya,2004.
Satjipto Rahardjo. Penegakan Hukum: Suatu Tinjauan Sosiologis. Yogyakarta: Genta Publishing. 2009.
Teuku Zulkahiri, Syariat Islam Membangun Peradaban, Banda Aceh: Yayasan Pena Banda Aceh, 2017.
b. Jurnal/Artikel/Skripsi
Eva Zulfia Misna. Dimensi Religius Dalam Pengelolaan Objek Wisata Pantai Sumur Tiga Kota Sabang Untuk Meningkatkan Jumlah Wisatawan, Universitas Islam Negeri Ar- Raniry. 2023.https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/34904/1/Eva%20Zulfia%20Misna%2C%20190403017%2C%20FDK%2C%20MD.pdf
George L. Neff. Law Enforcement and the Administration of Justice. New York: Harper & Row. 2018.
https://archive.org/details/introductiontola0000kirk
Hasan Basri. Kedudukan Syariat Islam di Aceh dalam Sistem Hukum Indonesia. Kanun Jurnal Ilmu Hukum13, No. 3, 2011. https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=vb0YXDMAAAAJ&citation_for_view=vb0YXDMAAAAJ:d1gkVwhDpl0C
Indah Maulida. Analisis Konsep Wisata Halal dalam Qanun Kota Sabang Nomor 9 Tahun 2019 tentang Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota Sabang Tahun 2019–2027 Menurut Siyasah Dusturiyah. UIN Ar-Raniry. 2024.
https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/43706/2/COVER%20-%20BAB%201.pdf
Khairil, M.Nur & Johari. Penerapan Sanksi Pidana Pelecehan Seksual Terhadap Anak(Analisis Putusan Mahkamah Syar’iyah Kutacane No.4/Jn/2022/Ms.Kc). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh 8, no. 1 (January 1, 2024). Accessed Juni 11, 2025 https://ojs.unimal.ac.id/index.php/jimfh/article/view/14304
Vitria Ulva. Pertimbangan Hakim Dalam Memutus Hukuman Bagi NonMuslim Bersama Orang Islam Sebagai Pelaku Jarimah Khalwat (Analisis terhadap Putusan Mahkamah Syar’iyah Sabang, Nomor: 14/JN/2017/MS.Sab), Universitas Islam Negeri Ar- Raniry. 2020. https://repository.arraniry.ac.id/id/eprint/14132/1/Vitria%20Ulva%2C%20150106135%2C%20FSH%2C%20IH%2C%2008231282158.pdf
c. Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lolita Prasetyani, Johari Johari, Fitri Maghfirah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MALIKUSSALEH as the first party to publish the article.





