PERAN PEMERINTAHAN GAMPONG DALAM PEMBENTUKAN QANUN GAMPONG BERDASARKAN QANUN KABUPATEN ACEH UTARA NOMOR 4 TAHUN 2009 TENTANG PEMERINTAHAN GAMPONG (Studi Kasus Gampong Cot Bada Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara)
DOI:
https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i2.20340Keywords:
Tata Kelola Pemerintahan, Gampong, QanunAbstract
Aparatur Gampong merupakan suatu lembaga resmi dalam pemerintahan gampong, gampong memiliki tugas dan kewenangan untuk mengatur dan mengurus masyarakatnya, Qanun Kabupaten Aceh Utara Nomor 4 Tahun 2009 memberikan kerangka hukum bagi Gampong dalam menjalankan fungsinya, termasuk dalam proses pembentukan Qanun Gampong. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peran pemerintahan gampong dalam pembentukan qanun gampong, memahami pentingnya pembentukan qanun gampong, serta mengetahui kendala dan upaya penyelesaian dalam pembentukan qanun gampong. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif yang didasarkan pada kerangka hukum empiris, yang pada dasarnya merupakan bentuk penelitian hukum sosiologis. Pendekatan ini memfasilitasi pembuatan data deskriptif yang lengkap, yang berasal dari narasi tertulis dan wawancara langsung dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Gampong Cot Bada, pemerintahan gampong berperan dalam merumuskan kebijakan yang relevan. Qanun gampong memiliki peran krusial dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di tingkat gampong. Kendala yang dihadapi dalam pembentukan qanun gampong meliputi kurangnya pemahaman masyarakat dan aparat gampong tentang pentingnya qanun, keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, serta tantangan dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi kendala adalah meningkatkan sosialisasi dan pendidikan hukum kepada masyarakat dan memperkuat kapasitas aparatur gampong.
Downloads
References
A. Buku
Abdul Kadir Muhammad dikutip dalam Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. NTB: Mataram University Press, 2020
Ajat Rukajat. Pendekatan penelitian kualitatif (Qualitative research approach). Deepublish, 2018
Bahder Johan Nasution. Metode Penelitian Ilmu Hukum. Bandung: Mandar Maju, 2016
M. Sanusi Syarif. Gampong dan Mukim di Aceh, Menuju Rekontruksi Pasca Tsunami. Bogor, 2005
Mohammad Ali. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988
R. Suyoto Bakir. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Tangerang: Karisma Publishing Group, 2009
Rifa’i Abubakar. Pengantar Metodologi Penelitian. SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga, 2021
Soekanto Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2013
Soemitro, Rony Hanitjo. Metode Penelitian Hukum Dan Jumetri. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1994
Teungku Nih Farisni, Dkk. Pengantar Teori Tuha Peut Dalam Implementasi Qanun Di Tingkat Gampong. Jawa Tengah : Eureka Media Aksara, 2023
Wahid Murni. Pemaparan Metode Penelitian Kualitatif. Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2017
B. Jurnal dan Skripsi
Al Mufakkir Budiman, Peran Pemerintah Desa dalam Memelihara Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat di Desa Paya Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya, Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, 2022. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/23737/
Andri Kurniawan, Tugas dan fungsi Keuchik, Tuha Peut dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Gampong Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Berdasarkan: Qanun No 8 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Gampong, Jurnal Dinamika Hukum, Vol. 10, No. 3, September, 2010. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2010.10.3.100
Debora Sanur L. Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus di Aceh, Jurnal Politik, Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, Vol. 11, No. 1, Mei 2020. https://doi.org/10.22212/jp.v11i1.1580
Dedy Syahputra, Faisal A. Rani, Mohd. Daud Yoesoef, Keberadaan Gampong Sebagai Satuan Pemerintahan Otonom Dalam Sistem Pemerintahan Daerah di Indonesia, Jurnal Ilmu Hukum, Unsyiah, Vol. 2, No. 3, 2017
Fuadi, dkk, Pelatihan Pembentukan Qanun Gampong Dalam Upaya Menuju Good Governance, Jurnal Ilmiah, Fakultas Hukum Univeritas Samudra. Langsa, 2020
Fuady, Kinerja Aparatur Gampong Dalam Pelaksanaan Administrasi Dan Pelayanan Masyarakat Di Gampong Padang Baru Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan, Jurnal, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Iskandar Muda, Vol. 4, No. 1, Maret 2022.https://doi.org/10.32672/konstruktivis.v4i1.5286
Hafid Wananda, Peran Tuha Peut Dalam Perumusan Qanun Gampong di Gampong Pasar Kota Bahagia Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya, Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, 2022. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/22702/
Julista, Mustamu, Diskresi dan Tanggung jawab Administrasi Pemerintahan, Jurnal Sasi, Vol. 17, No. 2, April-Juni, 2011
Mahmuddin, Qanun dan Arah Penguatan Kelembagaan Gampong, Jurnal Al-Ijtima’I, Vol. 1, No. 2, Maret, 2016
Shindyawati. Desentralisasi Dalam Integrasi Nasional Studi Kasus: Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Indonesia dan Gerakan Pemberontak Moro di Filipina, Jurnal Politik, Program Studi Pasca Sarjana Ilmu Politik, Vol. 1, No. 1, Januari 2019
Sulaiman, Dkk, Pembangunan Hukum Qanun Gampong di Kabupaten Aceh Besar, Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin, Vol. 04, No. 02, Agustus, 2021. https://doi.org/10.52626/jg.v4i2.124
Vedri Satria, Peran Tuha Peut Gampong Desa Bakau Hulu Aceh Selatan Dalam Pembentukan Legislasi Desa, Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, 2023. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/34420/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aris Munandar, Amrizal, Harun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MALIKUSSALEH as the first party to publish the article.





