Potensi Hasil Terhadap Tujuh Varietas Jaugung Manis (Zea mays seccharata Sturt) di Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara

Authors

  • Wulan Armadhanai Nainggolan
  • Lukman Lukman
  • Laila Nazirah
  • Nelly Fridayanti
  • Muhammad Nazaruddin

Keywords:

Varietas, Lingkungan, Vegetatif, Generatif

Abstract

Jagung manis mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, diantaranya adalah kalori, protein, gula, serat, lemak, dan karbohidrat. Jagung manis memiliki rasa yang manis dan enak. Mengingat nilai ekonomis yang dimiliki jagung manis cukup tinggi maka perlu memperhatikan varietas-varietas yang memiliki produksi yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui tujuh varietas tanaman jagung manis yang berpotensi menghasilkan produksi tinggi yang cocok di tanam di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial. Penelitian dilakukan dengan tujuh varietas jagung manis yaitu varietas Bimmo, Glori,  Advanta madu 59 F1, Golden boy, Secada, Jamara, dan Baruna dengan tiga ulangan. Variabel yang diukur meliputi meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, warna batang, ukuran daun, umur panen, bobot tongkol berkelobot dan tanpa kelobot, panjang tongkol berkelobot dan tanpa kelobot, diameter tongkol berkelobot dan tanpa kelobot, berat 100 biji, jumlah baris biji, bobot tongkol perbedeng. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap varietas tanaman jagung manis memiliki pertumbuhan dan hasil yang berbeda terhadap semua peubah yang diamatai. Pertumbuhan vegetatif terbaik didapatkan pada varietas Glori. Pertumbuhan dan hasil untuk peubah nilai bobot tongkol yang terbaik didapatkan pada varietas Secada dibandingkan varietas lainnya.

References

Abadi, W., & Sugiharto, A. N. (2019). Uji keunggulan beberapa calon varietas hibrida jagung manis (Zea mays L. var. saccharata). Jurnal Produksi Tanaman, 7(5), 939-948.

Agustyari, N. K., Antara, I. M., & Anggreni, I. G. A. A. L. (2013). Perbandingan Pendapatan Usahatani Jagung Manis dan Padi di Subak Delod Sema Padanggalak Desa Kesiman Petilan Kecamatan Denpasar Timur. Journal of Agribusiness and Agritourism, 2(4), 224-235.

Ainun, M., Hidayat, T., & Husna, N. (2012). Pengaruh Varietas dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Kedelai (Glycine Max (L.) Merrill). J. Agrista, 16(1), 22-28.

Akmalia, H. A., & Suharyanto, E. (2017). Respon fisiologis dan produktivitas jagung (Zea mays L.)‘Sweet Boy-02’pada perbedaan intensitas cahaya dan penyiraman. Jurnal Teknosains, 6(2), 59-138.

Anarson, A. (2019). Corn101: Nutrition Facis and Health Benefits. http://www.healthline.com/nutrition/foods/cprn diakses pada 10 november 2022.

Aristya, V. E., & Taryono, T. (2019). Pemuliaan tanaman partisipatif untuk meningkatkan peran varietas padi unggul dalam mendukung swasembada pangan nasional. Agrotechnology Innovation (Agrinova), 2(1), 26-35.

Ariyono, A. D. I., Supena, R. H., dan Achadi, T. 2016. Uji Adaptasi Beberapa Genotipe Jagung (Zea Mays. L) Efisien Hara Pada Pemberian Pupuk Dosis Rendah di Dataran Tinggi. Sriwijaya University

Astiko, W., Isnaini, M., TaufikFauzi, M., & Muthahanas, I. (2022). Application of bioamelioran with local raw materials to the yield of some varieties sweet corn. International Journal of Innovative Science and Research Technology, 7(9), 322-329.

BPS. 2023. Produksi Jagung Tersedia di https://www. Pertaniago. Id /home / show = news & act – view & id4925. Diakses pada 21 juli 2024

Cahya, J. (2016). Uji potensi enam varietas jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) di dataran rendah Kabupaten Pamekasan (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).

Darjanto & Satifah. (1990). Pengetahuan Dasar Biologi Bunga dan Teknik Penyerbukan Silang Buatan. PT Gramedia. Jakarta.

Djafar, Z. R. (2013). Kegiatan agronomis untuk meningkatkan potensi lahan lebak menjadi sumber pangan. Jurnal Lahan Suboptimal: Journal of Suboptimal Lands, 2(1), 58-67.

Fitriasari, C., & Rahmayuni, E. (2017). Efektivitas pemberian urin kelinci untuk mengurangi dosis pupuk anorganik pada budidaya putren jagung manis. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 2(2), 141-156.

Hayati, E. H., Mahmud, T. M. T., & Fazil, R. (2012). Pengaruh jenis pupuk organik dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai (Capsicum annum L.). jurnal floratek, 7(2), 173-181.

Kementan.(2022). Produksi Jagung Menurut Provinsi Tahun 2018-2022. Kementrian Pertanian Republiik Indonesia. Jakarta.

Khairiyah, K., Khadijah, S., Iqbal, M., Erwan, S., Norlian, N., & Mahdiannor, M. (2017). Pertumbuhan dan hasil tiga varietas jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) terhadap berbagai dosis pupuk organik hayati pada lahan rawa lebak. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian, 42(3), 230-240.

Marliah, A., Hayati, M., & Muliansyah, I. (2012). Pemanfaatan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas tomat (Lycopersicum esculentum L.). Jurnal Agrista, 16(3), 122-128.

Mushtaq, A., Yousouf, M., Malik, M. A., Mukhtar, T., Amin, T., Showkat, S., & Rafiq, A. (2025). Post-harvest quality management of sweet corn: Disorders, losses and preservation strategies. Food Nutrition, 1(1), 1-13.

Novizan. 2002. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Jakarta: AgroMedia Pustaka. vi + 114 hlm. ISBN 979-3084-22-7.

Potshangbam, M., Devi, S. I., Sahoo, D., & Strobel, G. A. (2017). Functional characterization of endophytic fungal community associated with Oryza sativa L. and Zea mays L. Frontiers in microbiology, 8, (335), 1-15.

Rahni, N. M. (2012). Karakteristik pertumbuhan dan hasil jagung (Zea mays L.) pada ultisols yang diberi pupuk hayati dan pupuk hijau. Jurnal Agriplus, 22(3), 62-169.

Rinata, I. G. M. A., & Adi, G. M. (2016). Pengaruh Dosis Aplikasi Pupuk Trichokompos terhadap Pertumbuhan, Produksi, dan Kualitas Tanah Pada Tanaman Jagung Manis (Zea mays var. saccharata Sturt.). Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Rusdi, R., & Asaad, M. (2016). Uji adaptasi empat varietas bawang merah di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 19(3), 243-252.

Sadjad, S. 1993. Dari Benih Kepada Benih. Grasindo, Jakarta.

Tania, N., & Budi, S. (2012). Penegaruh pemberian pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil jagung semi pada tanah podsolik merah kuning. Jurnal Sains Pertanian Equator, 1(1), 10-15.

Surtinah. (2012). Korelasi Antara Waktu Panen dan Kadar Gula Biji Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). Jurnal Ilmiah Pertanian, 9(1), 1 – 6.

Sutoro, Y., Soeleman, Y., & Iskandar. (1997). Budidaya Tanaman Jagung. Dalam M. Subandi, M. Syam, & A. Widjono (Penyunting), Jagung. Bogor: Badan Litbang Pertanian, Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan.

Syafruddin, S., Nurhayati, N., & Wati, R. (2012). Pengaruh jenis pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas jagung manis. Jurnal Floratek, 7(1), 107-114.

Syukur, M., & Rifianto, A. (2013). Jagung Manis. Jakarta: Penebar Swadaya. pp.124.

Tarigan, F. H. (2007). Pengaruh pemberian pupuk organik green giant dan pupuk daun super bionik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mays L.) (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara.

Utami, S., Zikri, K. N., Widihastuty, W., & Panjaitan, K. (2022). Respon Beberapa Varietas Jagung Manis terhadap Hasil Panen di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian, 25(1), 79-86.

Wahyudin, A., Yuwariah, Y. Y., Wicaksono, F. Y., & Bajri, R. A. G. (2017). Respons jagung (Zea mays L.) akibat jarak tanam pada sistem tanam legowo (2: 1) dan berbagai dosis pupuk nitrogen pada tanah inceptisol Jatinangor. Kultivasi, 16(3), 507-513.

Wijayanti, N., & Soedradjad, R. (2019). Pengaruh Pemberian Pupuk Kalium dan Hormon Giberelin Terhadap Kuantitas dan Kualitas Buah Belimbing Tasikmadu Di Kabupaten Tuban. Berkata Ilmiah Pertanian, 2(4), 169-172.

Downloads

Published

2005-06-30