Keanekaragaman dan Dominansi Gulma Pada Fase Pertumbuhan Tanaman Padi Sawah Irigasi Di Kecamatan Muara Baru Kabupaten Aceh Utara

Authors

  • Jelita Widiya Pratiwi
  • Muhammad Muaz Munauwar
  • Baidhawi Baidhawi
  • Novita Pramahsari Putri
  • Hendrival Hendrival
  • Latifah Latifah

Keywords:

Gulma, Padi, Dominan, Generatif, Vegetatif

Abstract

Kehadiran gulma pada budidaya padi sawah dapat menyebabkan penurunan hasil produksi hingga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis gulma dominan yang tumbuh dan gulma yang mendominasi pada fase vegetatif dan generatif padi sawah irigasi di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuadrat dengan peletakan 6 plot secara acak di setiap area penelitian, ukuran setiap plot 0,5x0,5 m. Hasil penelitan menunjukkan bahwa terdapat 8 spesies gulma dengan total keseluruhan 220 individu pada tanaman padi. Spesies gulma yang ditemukan pada fase vegetatif 20 HST yaitu Panicum repens dengan INP 55,99% dan Ipomoea aquatica 44%. Pada 30 HST ditemukan Panicum repens dengan INP 45,46%, Fimbristylis miliacea 32,79% dan Sphenoclea zeylanica 21,74%. Pada 40 HST ditemukan Panicum repens dengan INP 46.05%, Fimbristylis miliacea 21,99%, Leptochloa chinensis 18,78% dan Sphenoclea zeylanica 13,18%. Fase generatif tanaman padi umur 70 HST ditemukan Sphenoclea zeylanica dengan INP sebesar 66,80%, Ipomoea aquatica 24,22% dan Limnocharis flava 8,98%. Pada umur 80 HST ditemukan Fimbristylis miliacea sebesar dengan INP 74.77%, Echinocloa crus-galli 13,15% dan Leptochloa chinensis 12,08% dan umur 90 HST ditemukan Leersia hexandra dengan INP 57,85% dan Leptochloa chinensis 42,15%.

References

Abdillah, M. G., Purnawanto, A. M., & Budi, G. P. (2016). Periode Kritis Tanaman Bawang Merah Varietas Bima (Allium ascalonicum L.) terhadap Persaingan Gulma. Jurnal Agritech, 18(1), 30–38.

Arisandi, R., Darmono., & Muchyar. (2015). Keanekaragaman Spesies Familia Poaceae di Kawasan Reklamasi Tambang Batubara PT Adaro Indonesia Kabupaten Tabalong. Biologi, Sains, Lingkungan dan Pembelajarannya. Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS, 1(1), 733-739.

Aprilia, S. N., Windarti, & Efawani. (2019). Identification Of Macrophyta In The Swamp Area Of The Sawah Village, Kampar Regency, Riau Province. Asian Journal of Aquatic Sciences, 2(2), 95-106.

Caton, B. P. (2004). A practical field guide to weeds of rice in Asia. Int. Rice Res. Inst..

Fitri, D. S., & Syam, Z. (2014). Komposisi dan Struktur Gulma pada Fase Vegetatif Padi Sawah (Oryza Sativa L.) di Nagari Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Jurnal Biologi UNAND, 3(1), 68-72.

Imaniasita, V., Liana, T., & Pamungkas, D. S. (2020). Identifikasi keragaman dan dominansi gulma pada lahan pertanaman kedelai. Agrotechnology Research Journal, 4(1), 11-16.

Islam, MD. S., & Noguchi, H. K. (2016). Allelopathic Potential of the Weed (Fimbristylis dichotoma L). on Four Dicotyledonous and Four Monocotyledonous Test Plant Species. Res. on Crops, 17(2), 388-394.

Jamilah, J. (2013). Pengaruh Penyiangan Gulma dan Sistim Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.). Jurnal Agrista Unsyiah, 17(1), 28-35.

Lestari. M. N., Alwi. Y., & Dianita. R. (2021). Biomassa tajuk dan laju pertumbuhan relatif Digitaria ciliaris dan Arachis sp dalam pertanaman campuran. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 8(2), 141–147.

MacLaren, C., Storkey, J., Menegat, A., Metcalfe, H., & Dehnen-Schmutz, K. (2020). An ecological future for weed science to sustain crop production and the environment. A review. Agronomy for Sustainable Development, 40(4), 1-29.

Marchesi, C., & Chauhan, B. S. (2019). The efficacy of chemical options to control Echinochloa crus-galli in dry-seeded rice under alternative irrigation management and field layout. Crop Protection, 1(18), 72-78.

Pujisiswanto, H., Nurmiaty, N., Nanik, S., & Annisa, E. (2021). Pengaruh Ekstrak Buah Lerak (Sapindus rarak) dan Beberapa Adjuvan terhadap Perkecambahan Gulma Fimbristylis miliacea. Agrotropika Fakultas Pertanian Unila, 20(2), 104-109.

Rahmadi, R., & Rochman, F. (2020). Efikasi Herbisida Isopropilamina Glifosat pada Gulma Perkebunan Karet (Hevea brasiliensis [muell.] Arg.) Menghasilkan (TM). Jurnal Agrorektan, 7(1), 1-9.

Rasidi, S. (2004). Ekologi Tumbuhan. Pusat Penerbitan Universitas Terbuka: Jakarta.

Soerjani, M., Koestermans, A. J. G. H, & Tjitrosoepomo, G. (1987). Weeds of Rice in Indonesia. Balai Pustaka: Jakarta.

Sembodo, D.R.J. (2010). Gulma dan Pengelolaannya: Graha Ilmu. Yogyakarta.

Sukman. Y. & Yakup. (2022). Gulma dan Teknis Pengendaliannya. Rajawali: Jakarta.

Sumekar, Y., Mutakin, J., & Rabbani, Y. (2017). Keanekaragaman gulma dominan pada pertanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill) di Kabupaten Garut. JAGROS: Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science), 1(2), 67-79.

Srimulat, F. E., & Ferwati, W. (2020). Keanekaragaman Jenis Gulma Pada Perkebunan Karet (Hevea Brasiliensis) Jl. Sempurna Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Jurnal Edu-Bio: Education and Biology, 2(2), 1-9.

Suryatini, L. S. (2018). Analisis keragaman dan komposisi gulma Pada tanaman padi sawah. JST (Jurnal Sains dan Teknologi), 7(1), 77-89.

Siregar, E. N., Nugroho, A., & Soelistyono, R. (2017). Uji alelopati ekstrak umbi teks pada gulma bayam duri (Amaranthus spinosus L.) dan pertumbuhan tananaman jagung manis (Zea mays L. saccharata), Jurnal Produksi Tanaman. 5(2), 290- 298.

Solfiyeni, Erizal, M. Syamsuardi & Chairul (2022). Distribution of Invasif Alien Plant Species, Bellucia pantamera in Forest Consevation of Oil Palm Plantation, West Sumatera, Indonesia, Jurnal Biodiversitas, 23(7),3329-3337.

Tustiyani, I., Nurjanah, D. R., Maesyaroh, S. S., & Mutakin, J. (2019). Identifikasi keanekaragaman dan dominansi gulma pada lahan pertanaman jeruk (Citrus. sp). Kultivasi, 18(1), 779-783.

Víllora, R. A., Plaza, E. H., Navarrete, L., Sánchez, M. J., & Sánchez, A. M. (2019). Climate and tillage system drive weed communities’ functional diversity in a Mediterranean cereal-legume rotation. Agriculture, Ecosystems & Environment, 283, 106574.

Wahyuni, R., & Solfiyeni, C. (2015). Analisis Vegetasi Spesies Tumbuhan Asing Invasif di Kawasan Cagar Alam Lembah Harau. In Prosiding seminar bioeti (Vol. 3, p. 19).

Widaryanto, E., Sugiarto, A.N & Ebtan, R. (2014). Ketahanan beberapa varietas jagung manis (Zea mays Saccharata) terhadap populasi gulma Teki (C. rotundus). Produksi Tanaman, 16(1), 471- 477.

Wentworth J. 2013. Postnote: Invasive Alien Plant Species. http://www.parliament.uk/documents/POST/postpn439_invasive-alienplants- peciesreferences.pdf.

Yusuf, G. (2008). Bioremediasi limbah rumah tangga dengan sistem simulasi tanaman air. Jurnal Bumi Lestari, 8(2), 136-144.

Yanti, M., Indriyanto, & Duryat. (2016). Pengaruh Zat Alelopati dari Alang- Alang terhadap Pertumbuhan Semai Tiga Spesies Akasia. Jurnal Sylva Lestari, 4(2), 27-38.

Yabuno, T., & Hirose, T. (2008). A tradeoff between competitive ability and colonization ability in a clonal plant Setaria palmifolia. Ecological research, 23(6), 995-1001.

Downloads

Published

2005-06-30