PENGELOLAAN DANA DESA DALAM BIDANG PEMBERDAYAAN (STUDI KASUS DESA NEKBAUN, KECAMATAN AMARASI BARAT, KABUPATEN KUPANG

Anthon Simon Yohanis Kerihi

Abstract


This study aims to identify and explain how the village fund management in 2018 in the field of empowerment. This will certainly be adjusted based on the Minister of Home Affairs Regulation No. 113 of 2014 concerning Village Financial Management. This research uses qualitative method with interview technique and field documentation on 14 informants as key informants who are trusted to know about village financial management starting from the planning, budgeting, implementation, administration, reporting and accountability stages. The results of the study found that the existence of programs that had not been implemented or carried out well such as BUMDES and Taman Eden due to village fund management in the field of empowerment had not applied the principles of transparency, accountability, participants, and obedience and budget discipline in a good and correct manner. This is caused by several things including; lack of understanding from village officials regarding village fund management, especially in the area of empowerment, lack of level of community participation also in program implementation, lack of supervision from the district or provincial level also causes village governments to neglect in carrying out their duties and responsibilities, lack of training and socialization as one of the obstacles in the village fund management process, on the other hand, there are individuals who want to take advantage of funds sourced from the APBN, and the latter is a classic problem found in almost every village. Human power is less qualified due to the small number of people who have tertiary education.


Keywords


Village Fund, Village Fund Management, Empowerment Sector

Full Text:

PDF

References


Arikunto Suharsimi. (2013). Manajemen Penelitian. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Dokumen APB-Desa Nekbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang, 2017.

Dokumen APB-Desa Nekbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang, 2018.

Dokumen Data Umum dan Data Kependudukan Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Februari 2018.

Dokumen Laporan Realisasi Anggaran Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang Tahun 2017.

Fatta, Nanang. (2004). Konsep Manajemen Besrbasis Sekolah (MBS) dan Dewan Sekolah. Bandung : Pustaka Bani Quraisy.

Follet, Mary Parker. (1999). Visionary Leadership and Strategic Management. MCB University Press. Women in Management Review,14(7).

Hasniati.(2016). Model Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Analisis Kebijakan dan Pelayanan Publik. Universitas Diponegoro.

Kartohadikoesoemo, Soetardjo. (2004). DESA. Jakarta: Balai Pustaka.

Karimah, Faizatul. Saleh, Choirul. dan Wanusmawatie, Ike. (2014). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Desa Deket Kulon Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan). Jurnal Administrasi Publik. Universitas Brawijaya.

Prasetyanigtyas, Feni Yudanti. dan Sulandari, Susi.(2014). Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Karangluhur Kabupaten Wonosobo.Tesis Program Pasca Sarjana Ilmu Departemen Administrasi Publik, Fisip Undip. (tidak dipublikasikan)

Putra, Chandra Kusuma. Pratiwi, Ratih Nur . dan Suwondo.(2014). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa (Studi Pada Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik. Universitas Brawijaya.

Peraturan Menteri Desa, Pembangungan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi No. 21 Tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016.

Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa

Riskawati. Amaliah, Tri Handayani. dan Lukum,Amir. (2016). Analysis Of Local Government Performance In Managing Distribution Of Village Funds (Case Study In Kalia Village, Talatako Sub-District, Tojo Una-Una District). Journal Accounting and Business Education. Universitas Negeri Gorontalo.

Sahdan,(2016). ADD Untuk Kesehjahteraan Rakyat Desa. Yokyakarta: Forum Pengembangan Pembaharuan Desa.

Susetiawan.(2010).Pembangunan Perdesaan dalam Rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Bogor: IPB Press.

Suparjan&Hempri Suyantno.(2003).Pengembangan Masyarakat dari Pembangunan Sampai Pemberdyaan. Yogyakarta: Aditya Media.

Sumpeno, Wahjudin. (2011). Perencanaan Desa Terpadu. Banda Aceh: Edisi Kedua.

Sumaryadi, I Nyoman. (2015) Perencanaan Pembangunan Daerah Otonom dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta : Citra Utama.

Suryana.(2006).Kewirausahaan Pedoman Praktis: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Edisi Ketiga, Penerbit Salemba.

Sugiyono.(2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Winarni, Tri. (1998). Memahami Pemberdayaan Masyarakat Desa Partisipatif dalam Orientasi Pembangunan Masyarakat Desa Menyongsong Abad 21: Menuju Pemberdayaan Masyarakat . Yogyakarta: Aditya Media.

Yayuk Yulianti.(2003). Sosiologi Pedesaan. Yogyakarta : Lapera Pustaka Utama.




DOI: https://doi.org/10.29103/jak.v8i2.2398

Article Metrics

 Abstract Views : 337 times
 PDF Downloaded : 10 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Anthon S.Y Kerihi

Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK)

ISSN 2301-4717