Penegakan Kode Etik oleh Dewan Kehormatan Penyelengga-ra Pemilu terhadap Penyelenggara Pemilu

Hidayat H

Abstract


Penelitian ini mengkaji tentang penegakan kode etik oleh Dewan Kehormatan Penyelengga-raan Pemilu terhadap kasus-kasus pelanggaran kode etik pemilu. Penelitian ini dipaparkan dalam bentuk deskriptif dengan pendekatan yuridis-normatif. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah Pertama, faktor-faktor penyebab pelanggaran kode etik penyelenggara pemilukada. Kedua, bagaimanakah efektifitas penegakan kode etik penyelenggara pemilu oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Hasil penelitian menunjukkan; Pertama, Pelanggaran kode etik mulanya bermuara dari tahapan penanganan daftar pemilih (DPT), pendiskualifikasian karena persyaratan seperti ketercukupan jumlah dukungan atau persya-ratan yang lewat waktu, penyalahgunaan jabatan, wewenang, dugaan suap dalam pemben-tukan badan penyelenggara pemilu, netralitas, imparsialitas, dan penetapan yang tidak cer-mat. Kedua, dalam mengatasi praktek pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dengan berdasarkan data-data yang diadukan dan diproses DKPP, maka perlu dilakukan semaksimal untuk pencegahan. Langkah preventif sangat efektif guna mencegah praktek kecurangan pada pelaksanaan pemilu 2014. Selain itu penguatan tugas, fungsi, wewenang dan kapasitas kelembagaan sangat diperlukan, namun penguatan tersebut hendaknya sebanding dengan peningkatan kinerja sehingga performa lembaga peradilan etika modern ini bisa menghasil-kan solusi yang konstruktif.

Keywords


Kode Etik, Dewan kehormatan Penyelenggara Pemilu, Pelanggaran Pemilu.

Full Text:

PDF

Article Metrics

#### view : 32 times
PDF 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Hidayat H


REUSAM: Jurnal Ilmu Hukum

P-ISSN : 2338-4735

E-ISSN : 2722-5100