Akurasi Data Stunting Melalui Kegiatan Pendataan Di Dusun Tengah Gampong Blang Pulo Oleh Mahasiswa KKNT Kelompok 2

Harinawati Harinawati

Abstract


Kegiataan Pendataan Kependudukan terkait stunting dilakukan oleh 13 (tiga belas) mahasiswa KKN-T Kelompok 2 di Dusun Tengah Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Tujuan Pendataan Kependudukan ini untuk mengetahui data masyarakat desa Blang Pulo yang akan dikelompokkan sesuai kategori yaitu Pasangan Usia Subur (PUS), Wanita Usia Subur (WUS), Lansia, Remaja dan Balita. Metode pelaksanaan dalam program pencegahan stunting kepada masyarakat melalui pendataan di Dusun Tengah. Populasi dalam pendataan ini ialah seluruh masyarakat Dusun Tengah Desa Blang Pulo, terutama lansia, keluarga, remaja dan balita. Tahap pelaksanaan pendataan di bagi menjadi 4 yaitu tahap pertama pemberdayaan kader desa Blang Pulo yang difungsikan sebagai pendamping dan penyalur informasi, tahap kedua terjun langsung kesetiap rumah masyarakat di Dusun Tengah dan tahap terakhir merekap data yang dikategorikan menjadi PUS, WUS, Remaja, Balita dan Anak Stunting. Pendataan kependudukan ini dilakukan dalam rentang waktu satu bulan bertepatan pada tanggal 16 Mei 2023 s/d 16 Juni 2023 yang dilakukan oleh 13 (tiga belas) mahasiswa yang didampingi oleh beberapa kader desa Blang Pulo. Serta dampak dari adanya pendataan mengenai stunting ini masyarakat diharus lebih menjaga lingkungan dan perilaku berperan dalam menentukan status kesehatan pada keluarganya. Lingkungan yang sehat dan bersih akan menciptakan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat yang optimal seperti kondisi perumahan, ketersediaan air bersih, fasilitas jamban yang layak, dan pembuangan sampah dan limbah dikelola dengan benar dan sehat. Lingkungan yang tidak sehat tidak hanyak berdamapk pada prevalensi stunting, namun akan menimbulkan berbagai faktor penyebab penyakit di masyarakat.

Keywords


Pendataan, Stunting, Dusun Tengah

Full Text:

PDF

References


Adam, D., Hatta, H., Djafar, L., & Ka, I. (2021). Hubungan Pola Makan dan Riwayat ASI Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kabupaten Gorontalo. Public Health Nutrition Journal, 1(1), 50–58. http://journal.uinalauddin.ac.id/index.php/alghidza/article/view/19082

Achadi, E. L., Achadi, A., & Aninditha, T. (2020). Pencegahan Stunting Pentingnya Peran 1000 Hari Pertama Kehidupan. PT.Rajagrafindo Jakarta.

Adriany, F., Hayana, H., Nurhapipa, N., Septiani, W., & Sari, N. P. (2021). Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Pengetahuan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Puskesmas Rambah. Jurnal Kesehatan Global, 4(1), 17–25. https://doi.org/10.33085/jkg.v4i1.4767

BkkbN. (2017). Bahan Penyuluhan Bina Keluarga Balita Bagi Kader : 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak.

BPS. (2019). Statistik Kesejahteraan Rakyat. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id

BPS. (2020). Laporan Indeks Khusus Penanganan Stunting 2018-2019.

Badan Pusat Statistik. Budiastutik, I., & Rahfiludin, M. Z. (2019). Faktor Risiko Stunting pada anak di Negara Berkembang. Amerta Nutritions, 122–126. https://doi.org/10.2473/amnt.v3i3.2019.122-129

Candra, A. (2013). Hubungan Underlying Factors dengan Kejadian Stunting. Neliti, 1(1), 1–12. Candra, A. (2020). Epidemiologi Stunting (Cetakan 1). FK UNDIP.

Aridiyah, F. O., Rohmawati, N., & Ririanty, M. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan ( The Factors Affecting Stunting on Toddlers in Rural and Urban Areas ). 3(1).

Global Nutrition Report. (2018). 2018 Global Nutrition Report: Shining a light to spur action on nutrition. In Development Initiatives. Development Initiatives. https://doi.org/10.1063/1.4759115.

Hernayanti, M.R., Santoso, B., Wiyatini, T. and Sukini, S., 2021. Pemberdayaan kader upaya kesehatan gigi masyarakat (UKGM) untuk pendampingan ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Pengabdian Masyarakat (JKPM), 2(1), pp.29-36.

Khusna, N.A. and Nuryanto, N., 2017. Hubungan usia ibu menikah dini dengan status gizi Balita di Kabupaten Temanggung. Journal of Nutrition College, 6(1), pp.1-10.

Laili, U. and Andriani, R.A.D., 2019. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, 5(1), pp.8-12.

Rahmadhita, K., 2020. Permasalahan Stunting dan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), pp.225-229.

Sutarto, S.T.T., Mayasari, D. and Indriyani, R., 2018. Stunting, Faktor Resiko dan Pencegahannya. Agromedicine Unila, 5(1), pp.540-545.

WHO. (2013). CHILDHOOD STUNTING : Challenges and Opportunities.

Winowatan, G., Malonda, N. S. H., & Punuh, M. I. (2017). Hubungan Antara Berat Badan Lahir Anak Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Batita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sonder Kabupaten Minahasa. Kesmas, 6(3).

Yadika, A.D.N., Berawi, K.N. and Nasution, S.H., 2019. Pengaruh stunting terhadap perkembangan kognitif dan prestasi belajar. Jurnal Majority, 8(2), pp.273-282




DOI: https://doi.org/10.29103/jmm.v2i2.12164

Article Metrics

 Abstract Views : 137 times
 PDF Downloaded : 20 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Harinawati Harinawati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Malikussaleh Mengabdi

E-ISSN : 2829-6141

Web Analytics
Stat Counter