Gambaran Gaya Hidup pada Remaja yang Nongkrong Di Cafe Kota Lhokseumawe

Abidah Hasyim, Cut Ita Zahara, Rahmia Dewi

Abstract


Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran gaya hidup pada remaja yang nongkrong di café. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis univariat yang bertujuan untuk menggambarkan gaya hidup pada remaja tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lain. Data yang diperoleh melalui skala gaya hidup pada remaja yang nongkrong dicafe. Subjek penelitian berjumlah 385 remaja dengan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik probability sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. berdasarkan analisis data penelitian yang diperoleh hasil bahwa remaja yang nongkrong dicafe memiliki gaya hidup tinggi, artinya remaja dengan kategori tinggi lebih banyak menghabiskan waktu mereka untuk dicafe, remaja pada kategori gaya hidup rendah bukan tidak menyukai cafe tetapi mereka jarang menyempatkan waktu mereka untuk nongkrong di café. Adapun hasil kategorisasi aspek yang paling tinggi adalah aspek aktivitas pada remaja, adapun kategori jenis kelamin remaja laki-laki lebih tinggi dari pada perempuan. Adapun jika dilihat pada kategorisasi pendidikan, remaja di tingkat pendidikan SMA lebih tinggi dari pada SMP dan remaja yang memiliki gaya hidup pada taraf tinggi yaitu remaja yang mengunjungi café dalam tiga kali perminggu.
Kata Kunci: Café, Gaya Hidup, Remaja


Keywords


Café, Gaya Hidup, Remaja

Full Text:

PDF

References


Estika, I. (2017). Lifestyle the teenagers of city ( the study of visitors café in Pekanbaru). Jom fisip,4(1).

Feist, J., & Feist, G. J. (2017). Teori Kepribadian Buku 1 & 2 Theories of Personality. Jakarta. Salemba Humanika.

Haryono, P. (2014). Hubungan gaya hidup dan konformitas pada remaja sekolah menengah atas negeri 5 Samarinda. Psikoborneo, 2 (4), 268-273. http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v2i4.3674

Heryana, E. (2012). Fenomena coffee shop sebagai gejala gaya hidup baru kaum muda. ThaqaFiyyat,13(1),187-204. http://u.lipi.go.id/1489474082

Hurlock, Elizabeth B..(2003). Psikologi Perkembangan. Jakarta.Erlangga.

Komariah, N, K., Budimansyah, D., & Wilodati. (2015). Pengaruh gaya hidup remaja terhadap meningkatnya perilaku melanggar norma di masyarakat. Jurnal Sosietas 5(2). https://doi.org/10.17509/sosietas.v5i2.1527

Muammar., Mawardi., & Nurasiah. (2018). Perkembangan warung kopi di kota Banda Aceh dari tahun (1974-2017). Jurnal ilmiah mahasiswa (JIM), 3(1), 30-39.

Marbawani, G., & Hendrastomo, G. (2020). Pemaknaan nongkrong bagi mahasiswa Yogyakarta. Jurnal pendidikan sosiologi.

Nasib,, Tambunan., & Syaifullah. (2021). Perilaku konsumen (studi dalam pemilihan perguruan tinggi). Nuta Media.

Ndraha, J, F., Ernawati, R., & Wigunawati, E. (2021). Gambaran gaya hidup dan pembentukan identitas diri remaja yang senang mengunjungi kafe. Jurnal selaras; kajian bimbingan dan konseling serta psikologi pendidikan, 4(2), 109-120. https://ejournal.fkipuki.org/index.php/selaras.

Septiana, A, J. (2020). Gaya hidup hedonisme wanita awal yang menjadi sugar baby. Jurnal ilmiah Psikologi, 8(3), 551-561. http://10.30872/psikoborneo

Sugiyono. (2018). Metode penelitian evaluasi (pendekatan kuantitatif, kualitatif dan kombinasi). Alfabeta CV.

Sugioyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R & D. Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.2910/insight.v1i4.12802

Article Metrics

 Abstract Views : 66 times
 PDF Downloaded : 33 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Abidah Hasyim, Cut Ita Zahara, Rahmia Dewi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.