PEMBUATAN AIR MINUM ALKALI MENGGUNAKAN METODE ELEKTROLISIS

Authors

  • Lamkaruna Rizki Jurusan teknik kimia fakultas teknik universitas malikussaleh
  • Lukman Hakim Jurusan teknik kimia fakultas teknik universitas malikussaleh
  • Zulnazri Zulnazri Jurusan teknik kimia fakultas teknik universitas malikussaleh
  • Muhammad Muhammad Jurusan Teknik Kimia Universitas Malikussaleh
  • Jalaluddin Jalaluddin Jurusan Teknik Kimia Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.29103/cejs.v1i3.4805

Abstract

Air alkali adalah air yang bersifat basa atau mempunyai pH di atas 7. Tujuan penelitian ini adalah Mengidentifikasi variable-variabel yang mempengaruhi proses pembuatan air minum alkali, merancang alat proses pembuatan air minum alkali dan mengetahui perbandingan kualitas air minum alkali dan air biasa. Air yang telah diuji kadar TDS dan pH dimasukkan kedalam wadah elektrolisis, kemudian dielektrolisis dengan variasi tegangan 5 volt, 10 volt, 15 volt, 20 volt, dan 25 volt menggunakan variasi waktu 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam, dan 5 jam. Kemudian air hasil elektrolisis dilakukan uji organoleptic (bau, warna, dan rasa) dan uji kekeruhan. Dari hasil penelitian diperoleh kenaikan pH tertinggi yaitu pada tegangan 25 volt selama 5 jam dengan pH sebesar 8,3. Kemudian berdasarkan uji organoleptic yang dilakukan pada 8 orang orang responden diperoleh hasil bahwa air alkali hasil elektrolisis memenuhi syarat kelayakan air minum yaitu tidak memiliki bau, warna, dan rasa. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa kenaikan pH pada proses elektrolisis dipengaruhi oleh besar tegangan dan lama waktu elektrolisis, kenaikan pH tertinggi terdapat pada sampel hasil elektrolisis dengan tegangan 25 volt selama 5 jam yaitu pH sebesar 8,3.

 

Kata kunci : air alkali, elektrolisis, uji organoleptik, kenaikan pH, tegangan, dan waktu

References

Fauziah, A., Elektro, F. T., Telkom, U., Cell, S., & Alkali, A. (2019). Sistem Catu Daya Penghasil Air Alkali Dengan Modul Solar Cell. E-Procceeding of Engineering, 6(1), 165-171.

Khaira, K. (2014). Analisis Kadar Tembaga (Cu) Dan Seng (Zn) Dalam Air Minum Isi Ulang Kemasan Galon di Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Sainstek : Jurnal Sains Dan Teknologi, 6(2), 116-123. http://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/ojs/index.php/sainstek/article/view/111

Patabang, S., & Leda, J. (2018). Pengolahan air minum alkali berbasis rumah tangga 1). Prosiding Seminar Hasil Pengabdian (SNP2M) 2018 (Pp.150-153) 978-602-60766-5-6, 2018, 150-153. http://jurnal.poliupg.ac.id/index.php/snp2m/article/viewFile/1414/1312

Sukohar, A., & Marliando Satria Pangestu Catur, M. (2016). Air Alkali Terionisasi Pencegahan Termutakhir Timbulnya Kanker Ionized Alkaline Water As The Latest Prevention of Cancer Emergence. 5(April).

Warsyidah, A. A., Syarif, J., & Abdullah, C. (2019). ANALISIS KADAR MANGAN (Mn) PADA AIR ALKALI DENGAN MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (SSA). Jurnal Media Laboran, 9(1).

Downloads

Published

2021-12-31