PENGARUH ZEOLIT SEBAGAI KATALIS DALAM PROSES HIDROLISIS PATI UBI JALAR KUNING ( Ipomoea Batatas L) MENJADI GLUKOSA
DOI:
https://doi.org/10.29103/cejs.v4i2.15768Keywords:
Glukosa, Katalis, Proses hidrolisis, Ubi jalar kuning dan ZeolitAbstract
Glukosa ialah cairan kental dan jernih yang mengandung D-glukosa, maltose, dan polimer D-glukosa yang dihasilkan dari hidrolisis pati atau polisakarida lain, seperti selulosa, menggunakan asam atau enzim. Zeolit adalah katalis yang dimaksudkan untuk memecah pati menjadi glukosa. Dalam proses ini, massa zeolit berkisar antara 15, 20, 25, dan 30 gram, dan dengan perbandingan berbeda antara pati ubi jalar kuning dan air, adalah 10:100; 15:120; 20:140; 25:160; dan 30:180. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kinerja katalis heterogen dan massa zeolit selama hidrolisis. Hasil penelitian sediaan ini menunjukkan bahwa jumlah zeolit yang lebih besar sebanding dengan kualitas glukosa yang diproduksi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sediaan glukosa dengan massa zeolit 30 gram dengan perbandingan 30:180 adalah formula terbaik. Sediaan masker, yang memiliki kadar glukosa 0,8975 %, kadar air 3,73%, densitas 1,0450 gram/ml, dan uji organoleptik yang sangat disukai pada perbandingan 25:160 dengan massa zeolit 30 gram, adalah yang terbaik. SNI 01-2978-1992.
References
Arief, A. 2012. Pengantar dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Pers. PP: 135-136.
Azizah, A. V., Mulyani, S., & Suhendra, L. (2021). Mempelajari Laju Kerusakan
Berbagai Konsentrasi Phenoxyethanol selama Penyimpanan. Jurnal Rekay
dan Manajemen Agroindustri, 9(3),
Fakultas Sains Dan Teknologi. Universitas Islam Negeri SyriHidayatullah
Hapsari, niah kusuma. 2019. Aktivitas Antioksidan Dan Antibakteri Sediaan
Krim Kunyit - Lidah Buaya (Curcuma domestica Val. - Aloe vera) pada
Masker Yang Diperkaya Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera). Skripsi.
Mastuti E., Setyawardhani D. A., 2010. Pengaruh Variasi Temperatur dan Konsentrasi Katalis Pada Kinetika Reaksi Hidrolisis Tepung Kulit Ketela Pohon. Ekuilibrium Vol. 9 No. 1. Halaman 23-27.
Muhaimin M. Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2002.
Ni Ketut Sari, Pembuatan Bioetanoldari Rumput Gajah dengan Distilasi Batch, Jurnal Teknik Kimia Indonesia, 2009, 8(3), 94-103.
Novi Sylvia; Meriatna; Haslina, Kinetika Hidrolisa Kulit Pisang Kepok Menjadi Glukosa Menggunakan Katalis Asam Klorida, Jurnal Teknologi Kimia, Unilam, 2015, 4(2), 51-65.
Pariwiyanti, Filli P., dan Nura M. 2016. Profil Pasting Ganyong Termodifikasi Dengan HeatMoistureTreatment Dan Xantan Untuk Produk Roti. Jurnal Teknlogi Dan Industri Pangan, Vol. 27
Riskatama, A.; Zulfikar, M.; Didi Dwi, A. Konversi Kulit Pisang Menjadi Glukosa Menggunakan Katalis Arang Aktif Tersulfonasi, Jurnal Teknologi Kimia dan Industri, 2013, 2(4), 117-124.
Smith, P.S. 1982. Starch Derivatives and TheirUses in Foods. Di dalam G.M.A. Van Beynumand J.A. Rolls (eds). Food Carbohydrate. 1982. AVI. Publ. Co. Inc., Westport, Connecticut.
Suprianto, N. 1994. Studi pengaruh inokulasi Trichoderma viride, Glomus etinucatum dan penambahan pupuk NPK terhadap stek sungkai (Peronema canescens) pada media alang-alang (Imperata cylindrica) dan tanah podzolik merah kuning. Skripsi. Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan IPB. Bogor
Winarno, F. G. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the article's title should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
In disseminating articles, the author must declare the Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) as the first party to publish the article.









