ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK SAPI ACEH

Jamilah Jamilah

Abstract


Penelitian bertujuan untuk menganalisis pendapatan peternak sapi Aceh. Metode penelitian menggunakan metode survei dan analisis pendapatan peternak pada berbagai pola usaha di Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak sapi Aceh cukup menguntungkan.Ada perbedaan pendapatan pada usaha ternak sapi Aceh, berdasarkan manajemen danskala usaha. Pada usaha peternakan sapi Aceh pola 2 ekor, peternak memperoleh pendapatan sebesar Rp. 2.617.000/tahun, pada pola usaha 3 ekor, diperoleh pendapatan sebesar Rp. 4.913.000/tahun, dan usaha ternak sapi Aceh pola 5 ekor, diperoleh pendapatan sebesar Rp. 11.580.000/tahun. Semakin besar skala usaha, maka semakin besar peroleh pendapatan di tingkat peternak.

Keywords


pendapatan, pola usaha, sapi Aceh

Full Text:

PDF

References


Masykura dan Yunizar Nani , 2011. Teknologi Penggemukkan Sai Potong Di Kabupaten Aceh Besar. BPTP Aceh.

Mersyah, R. 2005. Desain Sistem Budi Daya Sapi Potong Berkelanjutan untuk Mendukung Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Bengkulu Selatan. Disertasi, sekolah Pasca Sarjana, Intitut Pertanian Bogor.

Muyassi. 2014. Analisis Potensi Sumberdaya Lahan Untuk Pengembangan Peternakan Kabupaten Aceh Besar. Skripsi.Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Diunduh pada Tanggal 27 Mei 2014.

Roessali, W,.B, T.Eddfy, dan A. Murthado. 2005. Usaha Pengembangan Sapi Potong Melalui Intenitas Agribisnis “Corporate Farmin” Di Kabupaten Grobongan. Jurnal Sosial Ekonomi Peternakan. 1 (1) : 25-30.

Saputra Hendra. 2009. Strategi Pengembangan Ternak sapi Potong Berwawasan Agribisnis Di Provinsi Aceh.Tesis. Tidak Dipublikasikan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Syakir, A dan Shabri, M.A.M. 2009.Pemberdayaan Peternakan Aceh. Desaku.07 Juli 2009.




DOI: https://doi.org/10.29103/ag.v2i2.368

Article Metrics

#### view : 229 times
PDF 71 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jamilah Jamilah

Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh