EKSISTENSI “MABLEUEN” DI ERA PERSALINAN MODERN: STUDI ANTROPOLOGI KESEHATAN DI KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH UTARA

Lia Elfida

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi mableun terhadap persalinan modern di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara. Mableuen sampai saat ini masih diakui oleh masyarakat karena metode persalinan yang membuat si ibu bayi tidak perlu melakukan operasi. Penulisan skripsi ini disusun dengan menggunakan pendekatan penelitian data kualitatif, yaitu penelitian dengan mengumpulkan data lapangan kemudian dibahas dan dianalisis dengan mengacu pada landasan teoritis. Proses penggalian dalam mengumpulkan data ini penulis melakukan observasi, wawancara serta pengumpulan dokumen yang berkaitan dengan eksistensi Mableuen di era persalinan modern. Eksistensi Mableuen masih sangat diharapkan oleh masyarakat dengan alasan bahwa Mableuen mampu melestarikan adat istiadat, budaya dan tradisi masyarakat mengenai proses persalinan. Adaptasi Mableuen di era persalinan modern berjalan dengan cukup baik, antara Mableuen dan Bidan desa melakukan kerjasama yang mampu memberikan kekompakan antara satu dengan lain, apalagi saat ini Mableuen sudah difasilitasi dengan pelatihan kusus masalah persalinan.


Keywords


Mableuen, Bidan Desa, Masyarakat, Persalinan

Full Text:

PDF

References


Alia, Mirna Nur. 2010. Belian Sasak Di Tengah Pengobatan Modern. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Sosiologi Universitas Gadjah Mada.

Anggorodi, Rina. 2009. Dukun Bayi Dalam Persalinan Oleh Masyarakat Indonesia. Makara Kesehatan Vol 13, No.1 Juni pp.1-15

Bandiyah, Siti. 2009. Buku Kesehatan Keperawatan dan Gangguan Kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Parawihardjo. 2008. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Sarwono. 2007. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: YBP-SP

Salmah. 2006. Asuhan Kebidanan Aternatal. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Sylviati. Savitri. 2008. Gizi Ibu Hamil. Jakarta: Balai Penerbit FKUL

http://id.wikipedia.org/wiki/Perspektif disambiguasi. Di akses pada tgl 8 Mei 2015, pukul 16.46.

http://boulluwellwinda.blogspot.com/2013/05/definisi-paraji.html, di akses pada tgl 8 Mei 2015 pukul 09.32 WIB.

http://kti-kedokteran.blogspot.com/2011/10/definisi-dukun-bayi_597.html.diakses pada tgl 8 Mei 2015 pukul 16.45WIB.




DOI: https://doi.org/10.29103/aaj.v4i2.3122

Article Metrics

 Abstract Views : 287 times
 PDF Downloaded : 6 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Aceh Anthropological Journal

INDEXED BY:

Redaksi Aceh Anthropological Journal (AAJ): Gedung Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Kampus Bukit Indah Jln. Sumatera No.8, Kec. Muara Satu Kota Lhokseumawe, Prov. Aceh, Indonesia. eMail: aaj.antro@unimal.ac.id

Lisensi Creative Commons

All publication by Aceh Anthropological Journal (AAJ) are licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional