GENTRIFIKASI DAN PERGOLAKAN LAHAN DI KELURAHAN TANJUNG TONGAH KECAMATAN SIANTAR MARTOBA KOTA PEMATANGSIANTAR

Dwi Anggraeni, Teuku Kemal Fasya, Abdullah Akhyar Nasution

Abstract


This article has the theme of land conversion or gentrification that occurred in Tanjung Tongah Village, Martoba District, Pematangsiantar City. In depth, this study will observe and analyze the background of the gentrification process at the research location. This research uses qualitative social methods that are descriptive in nature with observation techniques, in-depth interviews, documentation study and literature study. The results showed that there are several factors behind the occurrence of gentrification in Tanjung Tongah Village, including unclear land ownership status by the community, factors of urban development and urbanization as well as factors of economic turmoil experienced by land owners.

 

Abstrak:  Artikel ini bertema alih fungsi lahan atau gentrifikasi yang terjadi di kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Martoba, Kota Pematangsiantar. Secara mendalam penelitian ini akan mengamati dan menganalisis latarbelakang terjadinya proses gentrifikasi di lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan metode sosial kualitatif yang bersifat deskriftif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang melatarbelakangi terjadinya gentrifikasi di Kelurahan Tanjung Tongah, di antaranya status kepemilikan lahan yang tidak jelas oleh masyarakat, faktor pembangunan kota dan urbanisasi serta faktor gejolak ekonomi yang dialami oleh masyarakat pemilik lahan.


Keywords


Gentrifikasi, Alih Fungsi Lahan, Kepemilikan Lahan, Antropologi Perkotaan.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Pematangsiantar, 2018. Statistik Luas Lahan Pertanian Pematangsiantar 2017.

Cristi Carolina, Linda, Implementasi Kebijakan Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Kawasan Perumahan. Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 2, No. 2, hlm (224-229).

Dyayadi, 2005. Tata Kota Menurut Islam. Semarang : Khalifa.

Gumay Febrianto, Indra, 2015. Aktor Dan Relasi Kekuasaan Dalam Pengelolaan Mangrove Di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan Vol. 12 No. 2, Agustus 2015, hlm. 125 – 142.

Moleong, Lexy J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Musiyam, Muhammad. 2018. Mengkaji Teori RCP dalam Konteks Indonesia. http://journals.ums.ac.id/index.php/fg/article/view/514. Diakses 10 November 2018.

Nur Medha, Aska, 2017. Pandangan Terhadap Fenomena Gentrifikasi dan Hubungannya dengan Perencanaan Spasial. Jurnal Teknik ITS Vol. 6. No. 2

P.P.A, Pangeran, 2006. Senarai Antropologi Perkotaan dalam Jurnal Antropologi Perkotaan, Materi Ajar Antropologi Perkotaan.

Spradley, James, 1997. Metode Etnografi. Yogyakarta : PT. Wacana.

Tri Prayoga, I Nyoman, 2013. Keberlangsungan Menetap Penduduk Asli pada Kawasan di Sekitar Kampus UNDIP Tembalang sebagai Permukiman Kota Semarang yang Tergentrifikasi, Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, Vol 9, No.1




DOI: https://doi.org/10.29103/aaj.v3i2.2778

Article Metrics

#### view : 17 times
PDF 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Aceh Anthropological Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY:

Redaksi Aceh Anthropological Journal (AAJ): Gedung Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Kampus Bukit Indah Jln. Sumatera No.8, Kec. Muara Satu Kota Lhokseumawe, Prov. Aceh, Indonesia. eMail: aaj.antro@unimal.ac.id

Lisensi Creative Commons

All publication by Aceh Anthropological Journal (AAJ) are licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional