Gambaran Penerimaan Diri Suami yang Memiliki Istri Infertilitas Primer
DOI:
https://doi.org/10.2910/insight.v1i3.12724Keywords:
Guru PAUD dan TK, Kesejahteraan Psikologis, Latar Pendidikan non KependidiAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologis guru honorer non kependidikan pada tingkat PAUD dan TK di Kabupaten Aceh Utara ditinjau dari usia, pendidikan terakhir, pengalaman kerja, lama bekerja, dan status pernikahan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis univariant. Data diperoleh melalui skala kesejahteraan psikologis Subjek dalam penelitian ini berjumlah seratus delapan puluh delapan dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik sampling insidental. Hasil analisis data dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa guru honorer non kependidikan di Kabupaten Aceh Utara tergolong dalam kesejahteraan psikologis tinggi pada aspek tujuan hidup yang berarti bahwa banyak guru yang mempunyai tujuan hidup dan merasakan adanya makna dalam hidup. Kesejahteraan psikologis tinggi juga diperolah dari faktor usia, pendidikan, pengalaman kerja, lama bekerja, dan status pernikahanReferences
Ajisaputri, L.K. (2021). Putusnya perkawinan perceraian terhadap seseorang disebabkan tidak saling menghormati dan menghargai antar pasangan suami isteri. Jurnal Indonesia Sosial Sains. 2 (5), 780-790.
Angriani, I. (2020). Penerimaan diri pasangan suami istri yang mengalami infertilitas di kecamatan panombeian panei kabupaten simalungan. Skripsi Universitas Sumatera Utara.
Ardilla, F. & Herdiana, I. (2013). Penerimaan diri pada narapidana wanita. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial. 2 (1),
Ayda. M., Hendriani., W. (2019). Penerimaan diri terhadap infertilitas: Studi pada perempuan yang gagal menjalani program bayi tabung. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan. 1 (3), 171-183.
Bernard, M.E. (2013). The strenght of self- acceptance: theory, practice, and research. Springer.
Cresswell. J.W.& Cresswell. D.J. (2018). Research design qualitative, quantitave, and mixed methods. Singapore.
Djuwantono, dkk (2012). Penanganan kelainan endokrinologi reproduksi dan infertilitas dalam praktik sehari-hari. FakultasKedokteran
Fariza, M.A. (2017). Upaya pasangan yang tidak memiliki anak untuk mempertahankan perkawinan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah. 2 (2), 127-144.
Hapasari, I.I & Septiani, R, S. (2015). Kebermaknaan hidup pada wanita yang belum memiliki anak tanpa disengaja (involuntary childless). Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi. 4 (2), 88-90. http: // doi. org/ 10.21009/ JPPP.
HIFERI, (2013). Konsensus Penanganan Infertilitas. Himpunan Endokrionologi Reproduksi dan FertilitasIndonesia.http://labcito.co.id/wpcontent/upload/2015/ref/Konsensus_Infertilitas_Revisi_9-1,pdf
Ikhsan, dkk. (2019). Infertilitas pada pasangan suami istri di kota makassar.Jurnal Kesehatan.2 (3), 285-295.
Iskandar, M.A., Kasim, H. & Halim. H. (2019). Upaya pasangan suami istri yang tidak mempunyai anak dalam mempertahankan harmonisnya keluarga. Society Fisip 7 (2),146-160.
Juliana R. & Hafizha R. (2022). Dampak psikologi pasangan suami istri yang belum memiliki anak. Jurnal iImiahPsikologi. 2 (1), 145-168.
Nanur, dkk. (2022). Persepsi Pasangan Infertil Terhadap Masalah Infertilitas di Kecamatan Langke Rembong. Jurnal Ilmu Kesehatan. 6 (2), 317-322.
Ningrum, dkk.(2017). Karakteristik sosiodemografi serta tingkat depresi dan kecemasan pada
pasangan suami-istri interfil di poliklinik obstetri dan ginekologi RSUP DR. Mohammad hoesin palembang. Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.3(1), 52-58
Ningsih, D. P.&Rahmadi, S.D.(2020).Dampak pernikahan dini di desa keruak kecamatan keruak
kabupaten lombok timur. Jurnal ilmiah Mandala Education.6( 2), 404-412.
Nurhadhani, N. & Suzanna, E. (2020). Penerimaan diri wanita infertilitas. Jurnal Psikologi Terapan. 3
(2), 3342.https://doi.org/10.29103/ipt.v3i2.8876.
Prasetyo, H, I. & Putra, A, B. (2017). Penerimaan diri pada wanita involuntary childless (ketiadaan
anak tanpa kerelaan). Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial. 6. 39-48.
Rahmadiani, D, N. (2021). Konseling perkawinan untuk meningkatkan pola komunikasi antar
pasangan. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha. 12 (1).49-54.
Ross, K, E, & Kessler, D. (2014). On grief & grieving. Americas.
Ross, K, E. & Kessler, D. (2000). Life lessons. London Toronto Sydney Singapore.
Safira, E, A. (2021). Dinamika penerimaan diri pada istri dalam pernikahan tanpa keturunan.
Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Wulandari, dkk. (2017). Gambaran koping wanita dengan infertilitas di kelurahan pudak payug
kota semarang. Jurnal JKFT: Universitas Muhammadiyah Tanggerang. 2. 98-106.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the INSIGHT:Jurnal Penelitian Psikologi as the first party to publish the article.