Analisis Hubungan Faktor-Faktor Kepuasan Pasien terhadap Bed Occupancy Rate (BOR) pada Instalasi Bedah RSP Ibnu Sina

Authors

  • Andi Adelia Puspita Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
  • Muhammad Alim Jaya Departemen Kedokteran Jiwa, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, 90231, Indonesia
  • Marzelina Karim Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, 90231, Indonesia
  • Wirawan Harahap Departemen Ilmu Anestesia dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, 90231, Indonesia
  • Berry Erida Hasbi Departemen Ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, 90231, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29103/jkkmm.v5i1.25836

Keywords:

Bed Occupancy Rate, kepuasan pasien, pelayanan rawat inap, SERVQUAL, instalasi bedah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kepuasan pasien dan Bed Occupancy Rate (BOR) pada pelayanan rawat inap Instalasi Bedah RS Ibnu Sina YW–UMI Makassar. Penelitian ini merupakan studi epidemiologi analitik korelasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) yang menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepuasan pasien berbasis SERVQUAL yang mencakup lima dimensi, yaitu tangible, empathy, reliability, responsiveness, dan assurance, sedangkan datasekunder berupa laporan BOR rumah sakit Triwulan I Tahun 2025. Sampel penelitian berjumlah 89 responden yang dipilih menggunakan teknikpurposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai BOR Instalasi Bedah sebesar 70,85%, yang berada dalam kategori ideal sesuai standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sebagian besar pasien menyatakan puas terhadap pelayanan yang diberikan, dengan tingkat kepuasan tertinggi pada dimensi reliability dan terendah pada dimensi responsiveness. Namun, hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara seluruh dimensi kepuasan pasien dan BOR (p > 0,05) dengan kekuatan hubungan yang sangat lemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencapaian BOR lebih dipengaruhi oleh faktor manajerial dan operasional rumah sakit dibandingkan persepsi kepuasan pasien, sehingga peningkatan mutu pelayanan dan pengelolaan BOR perlu dilakukan melalui pendekatan yang terintegrasi.

References

1. Herawaty, Andi. 2021. Analisis Efisiensi Pelayanan Rawat Inap di RS Ibnu Sina Makassar Tahun 2016-2017, dan 2018 (Melalui Pendekatan Barber-Johnson). Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia: The Indonesian Journal of Health Promotion. 4(2): Mei 2021.

2. Ramadhaniah, Sakinah M., Wulandari, Sonya D. 2022. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Bed Occupancy Rate (BOR) Selama Pandemi Covid-19 di Unit Rawat Inap Covid RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan pada Bulan Agustus – Oktober 2021. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI). 6(2): Oktober 2022.

3. Salim, Agus., Rachmawati, Ervina., Santi, Maya., Muflihatin, Indah. 2023. Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Bed Occupancy Rate (BOR) di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar.

4. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta: Departemen Kesehatan.

5. Mahfudhoh., Muslimin I. 2020. Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien

pada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Cilegon. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan. 8(1): 2020.

6. Sarma Sangkot, H., Ogitalia, E., Sri Dewi Hatuti Suryandari, E., & Wijaya, A. 2023.

Hubungan Efisiensi Bed Occupancy Rate (BOR) dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Koesnadi Bondowoso. J-REMI, 5(2), 168–176.

7. Elyana, A., Erawantini, F., & Suratmi, S. (2020). Analisis Faktor Penyebab Penurunan BOR di RSUD Sleman. J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 2(1), 28–33. https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i1.2131

8. Wahyu. (2019). Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Pelayanan di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Puskesmas Kretek Bantul Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Vokasional, 2(1), 140. https://doi.org/10.22146/jkesvo.30327

9. Meliala, S. A. (2018). Analisis Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSU Mitra Sejati Medan. Jurnal Rekam Medic, 1(1), 23. https://doi.org/10.33085/jrm.v1i1.3976

10. Setyaningsih, D., Novika, A. G., & Angelika, M. D. (2024). The relationship between

characteristics and patient satisfaction in complementary services by midwives. Media Ilmu Kesehatan, 13(1), 104–111. https://doi.org/10.30989/mik.v13i1.1267

11. Nurlin, A Sabil, F., & Mutmainnah. (2022). Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan

dengan Kepuasan Pasien. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 2(2), 280– 287.

Downloads

Published

2026-02-28