Perbandingan Regional Anestesi Subarachnoid Block dan General Anestesi Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pra dan Pasca Bedah di RS Cut Meutia Aceh Utara

Authors

  • Sucita Amalia Mahasiswa Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, 24355, Indonesia
  • Anna Millizia Departemen Anestesiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, 24355, Indonesia
  • Zubir Zubir Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29103/jkkmm.v5i1.23727

Keywords:

Regional Anestesi Subarachnoid Block, General Anestesi, Kadar Gula Darah

Abstract

Jenis anestesi digolongkan menjadi anestesi general, anestesi lokal, dan anestesi regional. Perubahan respon tubuh yang terjadi akibat anestesi dapat menyebabkan aktivasi sistem saraf simpatis, perubahan hormonal dan metabolic yang salah satunya adalah peningkatan kadar gula darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perbandingan regional anestesi subarachnoid block dan general anestesi terhadap kadar gula darah sewaktu pra dan pasca bedah dengan di RS Cut Meutia Aceh Utara. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh terhadap perubahan (peningkatan) kadar gula darah setelah pembedahan baik pada general anestesi dan regional anestesi. Hal ini dibuktikan dengan uji t-paired test dengan nilai p untuk general anestesi yaitu 0,063 (p>0,05) dan nilai p untuk regional anestesi yaitu 0,341 (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan perbandingan yang signifikan kadar gula darah antara regional anestesi subarachnoid block dan general anestesi pada pra dan pasca bedah

References

1. World Health Organization. Surgical Care Systems Strengthening: Developing National Surgical, Obstetric and Anaesthesia Plans. Geneva: WHO; 2020.

2. Sjamsuhidajat R, De Jong W. Buku Ajar Ilmu Bedah (3 ed). Jakarta: EGC. 2010.

3. Yaqin MA, Tambajong HF, Kambey BI. Perbandingan Perubahan Kadar Gula Darah Sebelum Pembedahan, 30 Menit dan 60 Menit Saat Pembedahan dengan Anestesi Umum dan Anestesi Spinal. E-CliniC. 2017; 5(2).

4. Soenarjo, Jatmiko. Anestesiologi. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. 2010.

5. Lubis FR, Kumaat LT, Tambajong HF. Gambaran Perubahan Kadar Gula Darah Pada Pasien Pra-Pascabedah Dengan Anestesi Spinal Menggunakan Bupivakain Di IBS RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Periode Desember 2015 – Januari 2016. E-CliniC. 2016; 4 (1), 2–

6. Kusumawardani VH. Profil Kadar Gula Darah Setelah Indukasi Dan Setelah Operasi Pada Infant Yang Diberikan Cairan Rumatan D51/4 NS Pada Operasi Darurat Dan Elektif Di RSUD Dr. Soetomo-Surabaya. Artikel Penelitian. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. 2017.

7. Lumanauw FI, Tambajong HF, Kambey BI. Perbandingan Kadar Gula Darah Puasa Pasca Pembedahan dengan Anestesi Umum dan Anestesi Spinal. Jurnal e-Clinic (eCl). 2016; 4(2).

8. Putri AAP, Sucandra IMAK, Parami P. Tinjauan Post Operative Cognitive Dysfunction (POCD) Pada Pasein Geriatri Pasca Anestesi: Prespektif Klinis. Jurnal Kesmas Asclepius. 2025; 7(1): 1-13

9. Bedaso A, Mekonnen N, Duko B. Prevalence and factors associated with preoperative anxiety among patients undergoing surgery in low-income and middle-income countries: a systematic review and meta-analysis. BMJ Open 2022; 12:e05818

10. Yusmaidi H, Sitinjak Z, Nurmalasari Y. Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Ansietas pada Pasien Pra-operasi di Bangsal Bedah RS Pertamina Bintang Amin Tahun 2015. Jurnal Medika Malahayati. 2016; 3(3): 121-127

11. Putri SB, Darmayanti A, Dewi NP. Hubungan Tingkat Kecemasan Preoperatif dengan Karakteristik Pasien di Kamar Operasi RSI Siti Rahmah. BRMJ: Baiturrahmah Medical Journal. 2022; 1(2): 11-25.

12. Andini R. Indeks Massa Tubuh Sebagai Faktor Risiko Pada Gangguan Muskuloskeletal. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. 2019; 10(2): 316-320.

13. Nurmansah H, Widodo D, Milwati S. Indeks Massa Tubuh, Durasi Operasi dan Dosis Anestesi Inhalasi Dengan Suhu Tubuh Pada Pasien Post Operasi dengan General Anestesia di Recovery Room RSUD Bangil. Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal). 2021; 7(2): 104-115

14. Mashitoh D, Mendri NK, Majid A. Lama Operasi Dan Kejadian shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi. 2018; 4(1): 14–20

15. Kame BS, Kumar VU, Subramaniam A. Spinal Anaesthesia for Urological Surgery: A Comparison of Isobaric Solutions of Levobupivacaine and Ropivacaine with Dexmedetomidine. Ethiop J Health Sci. 2023 Jan;33(1):65-72.

16. Millizia A, Maghfirah P, Rizaldy MB. General Anestesi pada Tindakan Esofagogastroduodenoscopy. 2023; 2(4): 44–53

17. Marzuki MS. Pengaruh Tindakan Spinal Anestesi Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Operasi Sectio Caesarea di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh. Jurnal Sains Riset; 2021; 11(2): 417-425

18. Amiri F, Ghomeishi A, Aslani SM, Neisoonpour S, Adarvishi S. Comparison of surgical stress responses during spinal and general anesthesia in curettage surgery. Anesthesiology and Pain Medicine. 2014;4(3):e20554.

19. Henky J, Suhada Z. Analisis Kadar Glukosa Darah Sebelum dan Sesudah Operasi Berdasarkan Lama Operasi di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Nusantara Hasana Journal. 2024; 4(6): 21-6

20. Immani RS. Preoperative fasting and blood glucose level: Stress response in surgical patients. Journal of Clinical Anesthesia and Surgery. 2021; 35(2): 115–120

21. Jessica, Hasby AY. Perbandingan Kadar Gula Darah Pra Pasca Bedah dengan Pemberian Anestesi Umum dan Anestesi Spinal di Kamar Bedah Emergency RSUP. H. Adam Malik Medan. Universitas Sumatera Utara; 2018

Downloads

Published

2026-02-28