REDESAIN SISTEM PENCAHAYAAN BUATAN PADA LAPANGAN SEPAK BOLA UNIVERSITAS MALIKUSSALEH BERBASIS DIALUX
DOI:
https://doi.org/10.29103/jee.v13i1.14580Keywords:
Lapangan sepak bola Universitas Malikussaleh, Pencahayaan, Philips ArenaVision MVF403 MHN-LA1000W/230V/956 A1, Panasonic NYS12837LF2031 LED Light Stadium.Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara dengan penggemar sepak bola terbanyak nomor 2 di dunia. umumnya pertandingan sepak bola di Indonesia dilaksanakan pada siang hari namun, pertandingan sepak bola dapat dilaksanakan pada malam hari. Pencahayaan (iluminasi) adalah kepadatan berkas cahaya yang menerangi suatu permukaan. Pencahayaan dapat didefinisikan sebagai jumlah dari cahaya yang jatuh pada sebuah bidang objek permukaan. Pencahayaan terdiri atas pencahayaan alami dan pencahayaan buatan. Lapangan sepak bola Universitas Malikussaleh merupakan lapangan utama atau lapangan inti dari kampus. Pengamatan yang telah dilakukan pada lapangan sepak bola Universitas Malikussaleh diketahui bahwa sistem pencahayaan pada lapangan sepak bola Universitas Malikussaleh sudah tidak beroperasi. Metodologi pada penelitian ini berupa eksperimen, yaitu dengan cara melakukan pemodelan kembali sistem pencahayaan buatan lapangan sepak bola Universitas Malikussaleh dengan software DIALux. Lampu yang digunakan yaitu, Philips ArenaVision MVF-403 MHN-LA1000W/230V/956 A1 dan lampu Panasonic NYS12837LF2031 LED Light Stadium. Simulasi redesain sistem pencahayaan buatan lapangan sepak bola Universitas Malikussaleh dilakukan dengan menggunakan software DIALux. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu, konsumsi energi listrik lampu Philips ArenaVision MVF403 MHN-LA1000W/230V/956 A1 dalam sekali pertandingan sebesar 90,56 KWh dan total lumen yang dihasilkan sebesar 5.040.000 lumen. Untuk lampu Panasonic NYS12837LF2031 LED Light Stadium sebesar 57,82 KWh dalam sekali pertandingan. dan lumen lampu yang dihasilkan sebesar 5.760.000 lumen. berdasarkan hasil simulasi, kedua jenis lampu yang digunakan sudah sesuai dengan SNI 03-3647-1994, untuk lapangan pertandingan dibutuhkan minimal 300 lux.
References
T. Scotsman, Sepak bola, wikipedia, 2023. https://id.wikipedia.org/wiki/Sepak_bola#Sejarah.
V. Adriani and D. Irwandy, Opini Publik Tentang Penggunaan Teknologi Video Asisten Wasit Sebagai Solusi Kompetisi Liga 1 Sepak Bola Indonesia, LUGAS J. Komun., vol. 4, no. 2, pp. 49-53, 2020, doi: 10.31334/lugas.v4i2.1218.
L. Psp and M. Dialux, Perancangan penerangan lampu buatan lapangan psp menggunakan dialux 4.13, 2022.
Departemen Pekerjaan Umum Yayasan LPMB Bandung, Tata Cara Perencanaan Teknik Bangunan Gedung Olahraga Departemen Pekerjaan Umum, Yayasan LPMB, Bandung, p. 28, 1994.
A. F. A. Ghaffar, K. Karnoto, and A. Nugroho, Perancangan Sistem Pencahayaan Buatan Pada Lapangan Stadion Universitas Diponegoro Dengan Menggunakan Dialux 4, Transient, vol. 6, no. 3, p. 301, 2017, doi: 10.14710/transient.6.3.301-307.
F. R. Anggara, J. T. Elektro, F. T. Industri, and U. I. Indonesia, Perancangan Sistem Pencahayaan Buatan Pada Lapangan Sepak Bola Universitas Islam Indonesia, 2021.
R. Peraturan and S. Bola, Peraturan Sepakbola Standar Dari Fifa, 2016.
T. Akhir et al., Perencanaan Penerangan Pada Gedung Baru Dekanat Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 2023.
FIFA, FIFA Lighting Guide S tandards , requirem ents and guidance for pitch illum inance s y s tem s at FIFA tournam ent s tadium s and training s ites Vers ion Control, 2020.
S. Teknik, E. V. A. Risti, J. Teknik, E. Fakultas, and U. Malikussaleh, Rancang Bangun Sistem Monitoring Energi Listrik Pada Gedung Laboratorium Teknik Elektro Berbasis Internet Of Things ( Iot ) Tugas Akhir. 2021.
R. Rudini, E. Priatna, and I. Usrah, Analisis Pencahayaan Penerangan Jalan Umum Di Jalan Tol Kabupaten Pangandaran Dan Peluang Hemat Energi, J. Energy Electr. Eng., vol. 3, no. 1, 2021, doi: 10.37058/jeee.v3i1.2693.
P. Ferschin, M. Di Angelo, and G. Suter, Exploring the Potential of Game Engines for Real-Time Light Simulation, pp. 499-504, 2009.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ilham Amiruddn

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Jurnal Energi Elektrik as the first party to publish the article.
